Gudeg Bu Budi, Pilihan Kuliner Jogyakarta di Kota Malang

Ayo Dolen Rek - Gudeg Bu Budi Malang merupakan warung yang menyajikan kuliner gudeg dengan citarasa khas asli Jawa Tengah yang unik dan jarang ditemukan di kota Malang. Warung yang telah berdiri sejak lama ini dapat mengobati kerinduan pecinta kuliner Jogyakarta yang ada di kota Malang.

gudeg malang; gudeg di malang; gudeg bu budi malang; gudeg klaten di malang; gudeg klaten; warung bu budi gudeg klaten kota malang jawa timur; gudeg bu harman malang; gudeg bu ratmi malang; gudeg bunda kota malang jawa timur; gudeg bu harman kota malang jawa timur; warung bu ratmi gudeg jogja kota malang jawa timur; warung gudeg gardu malang kota malang jawa timur;
Warung Gudeg Bu Budi Malang

Makanan khas Jogya atau Jawa Tengah pada umumnya memiliki citarasa yang manis. Namun, gudeg yang ada di warung Bu Budi ini merupakan resep gudeg asli Klaten yang rasa manisnya disesuaikan dengan selera warga Malang. Sehingga cocok dan pas di lidah warga Malang dan Jawa Timur.

gudeg malang; gudeg di malang; gudeg bu budi malang; gudeg klaten di malang; gudeg klaten; warung bu budi gudeg klaten kota malang jawa timur; gudeg bu harman malang; gudeg bu ratmi malang; gudeg bunda kota malang jawa timur; gudeg bu harman kota malang jawa timur; warung bu ratmi gudeg jogja kota malang jawa timur; warung gudeg gardu malang kota malang jawa timur;
Gudeg Makanan Khas Jogyakarta

Mengolah makanan khas Yogyakarta dan Jawa Tengah yang terbuat dari nangka muda dengan campuran daun jati sehingga menimbulkan warna kecoklatan ini membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga lebih cepat dan praktis jika membelinya di warung gudeg bu Budi yang ada di Jl. Raya Mondoroko, Malang.

gudeg malang; gudeg di malang; gudeg bu budi malang; gudeg klaten di malang; gudeg klaten; warung bu budi gudeg klaten kota malang jawa timur; gudeg bu harman malang; gudeg bu ratmi malang; gudeg bunda kota malang jawa timur; gudeg bu harman kota malang jawa timur; warung bu ratmi gudeg jogja kota malang jawa timur; warung gudeg gardu malang kota malang jawa timur;
Armada Gudeg Bu Budi Malang

Warung gudeg Bu Budi juga melayani pesanan untuk berbagai acara seperti pesta pernikahan, ulang tahun dan acara kebersamaan lainnya. Dan, akan lebih praktis dan mudah lagi jika menginginkan gudeg, sambel krecek, ayam panggang, opor dan pilihan menu lainnya melalui Go Food, GoJek maupun Grab.

Daftar Menu Warung Gudeg Bu Budi

Warung gudeg Bu Budi menyajikan menu makanan khas Jogyakarta dan Jawa Tengah ini dengan harga sebagai berikut.
  • Nasi Gudeg Komplit dengan harga Rp. 22.000
  • Nasi Opor dengan harga Rp. 15.000
  • Ayam Panggang Klaten dengan harga Rp. 80.000
  • Nasi Ayam Panggang Klaten seharga Rp. 25.000
  • Nasi Gudeg Ayam Panggang Klaten seharga Rp. 27.000
  • Teh Hangat seharga Rp. 3.500
  • Jeruk hangat seharga Rp. 5.000

Harga diatas belum termasuk ongkos kirim.

Lokasi Warung Gudeg Bu Budi

Gudeg Bu Budi berada di Jl. Raya Mondoroko No. 23 Malang, tepat di poros jalan Malang Surabaya atau di depan RS. Mardi Waluyo dengan telpon 0341-458856.

gudeg malang; gudeg di malang; gudeg bu budi malang; gudeg klaten di malang; gudeg klaten; warung bu budi gudeg klaten kota malang jawa timur; gudeg bu harman malang; gudeg bu ratmi malang; gudeg bunda kota malang jawa timur; gudeg bu harman kota malang jawa timur; warung bu ratmi gudeg jogja kota malang jawa timur; warung gudeg gardu malang kota malang jawa timur;
Warung Gudeg Bu Budi, Jl. Raya Mondoroko 23 Malang 

Untuk melihat peta lokasinya lebih detil dapat anda lihat disini

Cara Pemesanan Gudeg Bu Budi

Selain dapat menikmati kelezatan gudeg langsung di warung Bu Budi, saat lagi malas keluar rumah namun ingin menyantap kuliner khas Jogyakarta ini, Anda dapat memesannya ke nomor 0818387275 atau 0341-458856.

Nah, tunggu apalagi? Jika anda ingin menikmati kuliner dengan gudeg, krecek, opor dan makanan khas Jogyakarta lainnya, silahkan datang ke Warung Gudeg Bu Budi atau memesannya di nomor diatas.


Situs Sumberawan Sebagai Taman Kasuranggan Atau Taman Bidadari

Situs Sumberawan, Desa Toyomarto, Singosari, Malang - Dalam Kitab Negara Kertagama, Sumberawan disebut dengan nama Kasurangganan yang berarti taman surga atau taman bidadari (nimfa).  

Sebutan taman surga dimana para bidadari berada karena pada masa itu kondisi Sumberawan sangat indah dan menawan bahkan seorang raja besar seperti Hayam Wuruk terpikat akan keindahannya. Sehingga menjadikan Sumberawan sebagai salah satu tempat persinggahannya.

sumberawan; situs sumberawan; situs candi sumberawan; candi sumberawan; candi sumberawan pdf; harga tiket candi sumberawan; mata air sumberawan; candi di malang; arti kata sumberawan; candi singosari; candi kidal; candi jawi; legenda candi sumberawan; arca dwarapala; situs bersejarah di malang; misteri candi sumberawan
Candi Sumberawan, Toyomarto, Singosari, Malang

Sisa-sisa keindahan taman di Sumberawan yang ada saat ini meskipun belum ditata secara professional, memang terlihat indah. Terlebih lagi, jika mendapatkan sentuhan tangan-tangan professional yang memiliki nilai seni yang tinggi.

sumberawan; situs sumberawan; situs candi sumberawan; candi sumberawan; candi sumberawan pdf; harga tiket candi sumberawan; mata air sumberawan; candi di malang; arti kata sumberawan; candi singosari; candi kidal; candi jawi; legenda candi sumberawan; arca dwarapala; situs bersejarah di malang; misteri candi sumberawan
Taman Kasuranggan atau Sumberawan
Tentang keberadaan para bidadari yang menghuni taman ini, mungkin lebih bersifat simbolik. Karena ditempat ini baik pada masa lalu maupun sekarang, menjadi tempat untuk bertapa atau melakukan pendekatan kepada Tuhan atau Sang Hyang WIdhi Wasa. 

Dalam semua agama disebutkan, hanya orang-orang yang berhati bersih, berbudi pekerti luhur dan senang melakukan kebaikan yang akan dapat merasakan indahnya surga atau nirwana termasuk taman-taman di dalamnya.

Sedangkan sebutan taman bidadari atau nimfa menggambarkan sebuah taman yang indah dengan penghuni para bidadari atau hapsari yaitu wanita cantik jelita yang hanya bisa ditemukan di kahyangan, tempat tinggal para dewa.

sumberawan; situs sumberawan; situs candi sumberawan; candi sumberawan; candi sumberawan pdf; harga tiket candi sumberawan; mata air sumberawan; candi di malang; arti kata sumberawan; candi singosari; candi kidal; candi jawi; legenda candi sumberawan; arca dwarapala; situs bersejarah di malang; misteri candi sumberawan
Sumberawan atau Taman Bidadari

Kahyangan digambarkan berada di atas atau di awan. Sosok bidadari digambarkan sebagai sosok yang suci, tetap perawan dan tidak pernah tua. Bidadari sendiri merupakan  sosok yang menjadi dambaan setiap manusia. Dan konon, bidadari dihadiahkan kepada mereka yang menjadi ahli surga.

Dalam kisah pewayangan, bidadari menjadi hadiah bagi mereka yang telah berjasa kepada dewa atau melakukan kebaikan besar. Selain itu, bidadari juga bertugas menyampaikan pesan dari para dewa kepada manusia sekaligus juga bertugas untuk menguji keteguhan orang-orang yang bertapa. 

Kisah-kisah berikut ini mencoba memberikan gambaran tentang makna filosofis dari para bidadari penghuni Taman Kasuranggan ini.

Kisah Arjuna dan 7 Bidadari

Salah satu kisah dalam pewayangan yang terkenal berupa kakawin yang ditulis oleh Mpu Kanwa, pujangga keraton semasa raja Airlangga dengan judul “Arjuna Wiwaha”. 

Dalam kitab Arjuna Wiwaha ini, dikisahkan perjalanan spiritual Arjuna, ksatria ketiga dari Pandawa, dalam mencari senjata pusaka dan memohon kemenangan Pandawa dalam perang Bharatayuda. Untuk melakukan pertapaannya, Arjuna memilih untuk menetap di Gunung Indrakila. 

Lalu merubah namanya menjadi Mintaraga atau Begawan Ciptaning. Nama mintaraga atau mintorogo berasal dari kata “minto” dan ”rogo” yang artinya meminta badan atau raga untuk tirakat atau meminta badan untuk mengurangi kebutuhannya yaitu makan, minum dan kebutuhan lainnya. 

Sedangkan Ciptaning berasal dari kata cipta dan hening atau bening yang artinya mengheningkan cipta atau membeningkan cipta.

Karena dalam melakukan tapa brata ini, Arjuna menghentikan kegiatan sehari-hari yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan ragawi dan mengarahkan angan-angan dan fikirannya atau ciptanya supaya hening dan bening.

sumberawan; situs sumberawan; situs candi sumberawan; candi sumberawan; candi sumberawan pdf; harga tiket candi sumberawan; mata air sumberawan; candi di malang; arti kata sumberawan; candi singosari; candi kidal; candi jawi; legenda candi sumberawan; arca dwarapala; situs bersejarah di malang; misteri candi sumberawan
Candi Sumberawan

Dengan berusaha sekuat tenaga akhirnya Arjuna mampu membeningkan ciptanya sehingga menimbulkan daya yang mampu membuat kahyangan berguncang. Disaat yang hampir bersamaan, Kahyangan Suralaya sedang mendapatkan ancaman dari Raja Raksasa bernama Niwatakawaca.

Sang Raja Raksasa ingin meminang Dewi Supraba namun ditolak oleh para dewa sehingga Niwatakawaca marah lalu membuat onar di kahyangan. Dan, tidak ada satupun Dewa yang mampu menandingi kesaktiannya, sehingga Bathara Guru, pemimpin para dewa, mencari sosok yang dapat menjadi jago untuk melawan Raja Raksasa ini.

Ketika mengetahui Arjuna sedang bertapa, maka Hyang Girinatha mengutus 7 bidadari yang paling cantik di kahyangan untuk menguji ketekunan tapa sang Panengah Pandawa.

sumberawan; situs sumberawan; situs candi sumberawan; candi sumberawan; candi sumberawan pdf; harga tiket candi sumberawan; mata air sumberawan; candi di malang; arti kata sumberawan; candi singosari; candi kidal; candi jawi; legenda candi sumberawan; arca dwarapala; situs bersejarah di malang; misteri candi sumberawan
Arjuna dan 7 Bidadari
Gambar : sinar cakrawala

Dengan berbagai daya upaya para sosok wanita cantik jelita ini berusaha menggoda, membujuk dan merayu sang Arjuna. Namun, ksatria yng dijuluki sebagai “lelananging jagad” ini tetap tidak bergeming, hingga akhirnya ketujuh bidadari tersebut putus asa lalu kembali ke Kahyangan.

Kegagalan tujuh bidadari ini membuat Bathara Guru turun tangan sendiri untuk membangunkan pertapaan Arjuna dalam bentuk seorang ksatria.  Arjuna berhasil dibangunkan, kemudian melalui perantaraan seekor babi hutan terjadilah perkelahian di antara mereka untuk menentukan siapa yang berhak atas babi itu.

Akhirnya Bathara Guru berubah ke wujud aslinya dan berjanji akan memenuhi segala permintaan Arjuna, asalkan Arjuna mampu mengalahkan Niwatakawaca yang telah membuat keributan di kahyangan. Arjuna menyanggupi. Bathara Guru memberikan pusaka sakti panah Pasopati sebagai hadiahnya.

Terjadi pertempuran antara Arjuna melawan Raja Raksasa itu. Setelah bertempur sekian lama dengan mengeluarkan berbagai kesaktian, akhirnya Raja Niwatakawaca mati terbunuh. Kerongkongannya tertembus panah Pasopati saat sedang tertawa terbahak-bahak.

Atas jasanya ini, Arjuna mendapatkan hadiah 7 bidadari yang dulu pernah menggodanya. Jerih payahnya dalam melakukan tapa brata mendapatkan hasil yang memuaskan. Selain mendapatkan pusaka Pasopati yang ampuh, Arjuna juga mendapatkan hadiah tujuh bidadari yang sangat cantik jelita.

Kisah Joko Tarub dan Nawangwulan

Kisah lainnya yang menjadi legenda di masyarakat adalah kisah Joko Tarub dan Dewi Nawangwulan, seorang bidadari dari kahyangan. Kisah ini hampir mirip dengan kisah dalam kakawin Arjuna Wiwaha, hanya berbeda tokoh dan penamaannya saja.

Kisah Jaka Tarub dan Dewi Nawangwulan ini dapat ditafsirkan seperti perjalanan spiritual Arjuna dalam melakukan tapa brata. Jaka Tarub dapat diartikan sebagai seorang jejaka yang sedang melakukan ta’aruf atau tapa brata lalu mendapatkan anugerah seorang bidadari bernama Nawangwulan.

sumberawan; situs sumberawan; situs candi sumberawan; candi sumberawan; candi sumberawan pdf; harga tiket candi sumberawan; mata air sumberawan; candi di malang; arti kata sumberawan; candi singosari; candi kidal; candi jawi; legenda candi sumberawan; arca dwarapala; situs bersejarah di malang; misteri candi sumberawan
Mushola di Sumberawan

Pada masa itu, Agama Islam sudah mulai berkembang di tanah Jawa sehingga kata taaruf atau tarub menurut sebutan orang Jawa, digunakan sebagai simbol orang yang sedang melakukan tapa brata atau pendekatan kepada Tuhan YME agar tercapai segala hajat dan cita-citanya.

Taaruf sendiri berasal dari kata dalam bahasa Arab yaitu ta’aarafa yang artinya berkenalan atau saling mengenal. Seperti terdapat pada firman Allah yang artinya, 
“Hai manusia, sesungguhnya kami telah menciptakan kalian dari seorang pria dan seorang wanita, lalu menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kalian saling mengenal (ta’arofu)….” (Q.S. Al Hujurat: 13)
Dalam ayat tersebut, kata li ta’aarafuu mengandung makna bahwa tujuan dari semua ciptaan Allah adalah agar kita semua saling mengenal satu sama lain. 

Arti taaruf yang sesungguhnya adalah perkenalan atau berkenalan. Secara lebih spesifik, taaruf antarlawan jenis diartikan sebagai proses perkenalan atau berkenalannya seorang laki-laki dengan seorang perempuan untuk mendapatkan keyakinan terkait kelanjutan hubungan mereka: menikah atau terhenti di taaruf.

Bidadari Nawangwulan sendiri, sosok wanita cantik jelita yang menjadi dambaan semua pria merupakan simbol anugerah yang menjadi hadiahnya.

Konon, setelah melakukan ta’aruf, sang jejaka menjadi pemuka di desanya dengan gelar Ki Ageng Tarub. Kemudian, Ki Ageng Tarub bersahabat baik dengan Raja Brawijaya, hingga menitipkan anak kandungnya yang bernama Bondan Kejawan.

Ki Ageng Tarub memiliki seorang putri yang dalam kisah disebutkan bernama Nawangsih, hasil perkawinannya dengan Dewi Nawangwulan. Akhirnya, Bondan Kejawan menikah dengan Dewi Nawangsih, putri Ki Ageng Tarub, kemudian menurunkan seorang putra bernama Ki Ageng Getas Pandawa. Dan, Ki Ageng Getas Pandawa memiliki seorang putra yang bergelar Ki Ageng Sela hingga Raden Sutawijaya atau Panembahan Senopati, pendiri Kesultanan Mataram.

Penutup

Kisah Jaka Tarub dan Dewi Nawangwulan seperti halnya kisah Arjuna dan 7 Bidadari ini memberi kita pelajaran tentang kesabaran, keteguhan dan kewaspadaan dalam melakukan tapa brata sehingga mendapatkan hadiah dari langit atau tercapai segala hajat dan cita-citanya.

Dan, Sumberawan atau Taman Kasurangganan menjadi salah satu tempat yang diyakini masyarakat sebagai telaga tempat turunnya para bidadari dari surga yang menunggu Jaka Tarub atau para jejaka melakukan ta’aruf untuk mempersuntingnya.

Wisata Sejarah Lainnya :

Fakta Terbaru di Situs Sekaran, Diperkirakan Bangunan Rumah Bangsawan Majapahit

Situs Sekaran, Dusun Sekaran, Desa Sekarpuro, Pakis, Malang – Pada hari keenam proses Ekskavasi Penyelamatan Situs Sekaran yang berada di dusun Sekaran, desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, area ekskavasi semakin diperluas untuk mendapatkan gambaran lebih detil tentang bentuk bangunan dan waktu pembuatannya.

Menurut arkeolog BPCB Trowulan Jawa Timur, Wicaksono Dwi Nugroho, mengatakan, “Bentangan semakin lebar sampai 15 meter. Bisa semakin luas setara candi.” Sehingga proses eskavasi meluas hingga seluas 375 meter persegi dengan kedalaman 40  centimeter dari permukaan tanah.

situs sekaran; situs segaran malang; situs indoxxi sekarang; situs kumpulbagi sekarang; situs gunung padang sekarang; situs gunung merapi sekarang; situs peradaban mesopotamia sekarang berada di negara; situs sekaran malang; situs sekaran dusun sekaran desa sekarpuro pakis malang; ekskavasi situs sekaran malang; situs di tol pandaan-malang; situs di tol malang
Proses Ekskavasi Penyelamatan Situs Sekaran

Seperti penemuan-penemuan situs langka atau peristiwa-peristiwa ganjil lainnya, akan selalu menarik perhatian masyarakat. Begitu pula dengan penemuan situs Sekaran ini. Saat Tim dari Komunitas Pemerhati Budaya dan Sejarah, Jaya Wisnu Wardhana, mengunjungi tempat ini, tampak masyarakat dari berbagai daerah berkumpul untuk melihat langsung proses ekskavasi.

situs sekaran; situs segaran malang; situs indoxxi sekarang; situs kumpulbagi sekarang; situs gunung padang sekarang; situs gunung merapi sekarang; situs peradaban mesopotamia sekarang berada di negara; situs sekaran malang; situs sekaran dusun sekaran desa sekarpuro pakis malang; ekskavasi situs sekaran malang; situs di tol pandaan-malang; situs di tol malang
Animo masyarakat melihat temuan situs Sekaran

Kebetulan pada hari Minggu, tanggal 17 Maret 2019, bertepatan dengan acara “Bhakti Situs Sekaran” sehingga banyak relawan yang turut membantu arkeolog dan pekerja Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan Jawa Timur. Salah satunya adalah relawan dari komunitas “Jelajah Malang”.

Terlihat beberapa anak muda bersama pekerja BPCB, tengah sibuk membersihkan batu bata selapis demi selapis dengan tekun dan hati-hati. Sementara warga yang datang berkerumun memperhatikan mereka bekerja.

situs sekaran; situs segaran malang; situs indoxxi sekarang; situs kumpulbagi sekarang; situs gunung padang sekarang; situs gunung merapi sekarang; situs peradaban mesopotamia sekarang berada di negara; situs sekaran malang; situs sekaran dusun sekaran desa sekarpuro pakis malang; ekskavasi situs sekaran malang; situs di tol pandaan-malang; situs di tol malang
Gerakan Bhakti Situs Sekaran
Tampak Bpk. Imam Santoso bersama arkeolog BPCB dan relawan dari
komunitas "Jelajah Malang"

Kabar tentang penemuan artefak kuno berupa guci dan koin kuno juga menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat. Selain itu, situs Sekaran ini dapat menjadi spot foto bagi mereka yang akan diunggah ke media sosial.

Proses ekskavasi akan dilakukan hingga Kamis pekan depan. Dimana, arkeolog sedang melakukan pendataan temuan dengan mengkompilasi struktur batu bata dan temuan lepas di tempat lain. Temuan lainnya seperti artefak berupa serpihan keramik, gerabah, koin kuno dan perhiasan emas, akan menjadi bahan analisa untuk mengetahui waktu kapan struktur bangunan dibuat.

situs sekaran; situs segaran malang; situs indoxxi sekarang; situs kumpulbagi sekarang; situs gunung padang sekarang; situs gunung merapi sekarang; situs peradaban mesopotamia sekarang berada di negara; situs sekaran malang; situs sekaran dusun sekaran desa sekarpuro pakis malang; ekskavasi situs sekaran malang; situs di tol pandaan-malang; situs di tol malang
Tempat istirahat tim ekskavasi situs Sekaran

Hasilnya, akan dilaporkan ke berbagai pihak guna mengambil kebijakan atau keputusan selanjutnya. Khususnya yang menyangkut usaha pelestarian benda cagar budaya yang ditemukan dan juga memberikan masukan bagi Perusahaan Umum Jasa Marga untuk proyek jalan tol selanjutnya.

Baca Juga : Situs Sumberawan Sebagai Taman Kasuranggan atau Taman Bidadari

Bentuk Situs Sekaran

Hasil temuan BPCB yang terlihat di lokasi ekskavasi adalah tumpukan batu bata berwarna merah. Diperkirakan, struktur bata yang ditemukan tersebut merupakan bagian dinding bangunan kuno dengan arah bangunan diperkirakan menghadap ke arah barat daya atau timur laut. 

situs sekaran; situs segaran malang; situs indoxxi sekarang; situs kumpulbagi sekarang; situs gunung padang sekarang; situs gunung merapi sekarang; situs peradaban mesopotamia sekarang berada di negara; situs sekaran malang; situs sekaran dusun sekaran desa sekarpuro pakis malang; ekskavasi situs sekaran malang; situs di tol pandaan-malang; situs di tol malang
Area ekskavasi di situs Sekaran semakin meluas

Bangunan kuno di situs Sekaran ini berada pada permukaan tanah dengan ketinggian 486 meter di atas permukaan laut. Dan, kemungkinan area yang menjadi struktur bangunan kuno ini akan semakin luas dan besar serta memiliki tambahan bangunan-bangunan tambahan lainnya.

situs sekaran; situs segaran malang; situs indoxxi sekarang; situs kumpulbagi sekarang; situs gunung padang sekarang; situs gunung merapi sekarang; situs peradaban mesopotamia sekarang berada di negara; situs sekaran malang; situs sekaran dusun sekaran desa sekarpuro pakis malang; ekskavasi situs sekaran malang; situs di tol pandaan-malang; situs di tol malang
Susunan batu bata di situs Sekaran, desa Sekarpuro, Pakis, Malang

Batu bata yang ditemukan di situs Sekaran ini memiliki ukuran yang lebih besar dari ukuran bata yang ditemukan di situs Trowulan. Dengan demikian, untuk sementara disimpulkan jika bangunan kuno ini merupakan peninggalan pada masa pra Majapahit hingga masa Majapahit.

Menurut Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid dalam siaran persnya, mengatakan, “Hasil identifikasi, temuan struktur memenuhi kriteria sebagai cagar budaya berdasarkan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.” 

situs sekaran; situs segaran malang; situs indoxxi sekarang; situs kumpulbagi sekarang; situs gunung padang sekarang; situs gunung merapi sekarang; situs peradaban mesopotamia sekarang berada di negara; situs sekaran malang; situs sekaran dusun sekaran desa sekarpuro pakis malang; ekskavasi situs sekaran malang; situs di tol pandaan-malang; situs di tol malang
Struktur batu bata di situs Sekaran

Temuan batu bata yang membentuk struktur bangunan berbentuk persegi dengan dimensi lebar 205 centimeter, tinggi 110 centimeter dan tersusun atas 15 lapis batu bata. Dalam struktur bangunan tersebut, terdapat tiga jenis bata dengan dimensi yang berbeda, yaitu :
  • Batu bata pertama berukuran 38 centimeter lebar 25 centimeter dan tebal 8 sentimeter, 
  • Batu bata kedua berukuran panjang 32 centimeter lebar 23 centimeter dan tebal 6 centimeter, 
  • Batu bata ketiga panjang 35 centimeter lebar 20 centimeter, dan tebal 7 centimeter

Ada beberapa prediksi tentang bentuk bangunan kuno di situs Sekaran ini, antara lain adalah :

1. Bangunan Suci

Perkiraan yang disampaikan oleh Lutfi, bangunan kuno ini merupakan bangunan suci. Tetapi, belum bisa dipastikan apakah bentuk bangunan tersebut berupa candi atau petirtaan. Sedangkan bangunan suci, tidak harus berupa candi, mungkin merupakan tempat pertapaan, asrama, perguruan atau mandala.

Menurutnya, perkiraan situs ini sebagai bangunan suci karena di dekat struktur bangunan ditemukan sebuah arung atau terowongan bawah tanah yang digunakan untuk memasok air ke bangunan suci guna memudahkan ritual untuk menyucikan diri.

“Kalau ada arung di sini pasti ada sumurnya,” kata Lutfi. Arung juga ditemukan di sebuah tempat pertapaan Mpu Purwa di Polowijen, Kota Malang. Sehingga eskavasi diperluas untuk mengetahui seberapa luas situs yang berada di kawasan proyek jalan tol tersebut.

2. Bangunan Rumah Bangsawan Majapahit

Menurut Bapak Imam Santoso, Ketua Komunitas Pemerhati Budaya dan Sejarah yang berkantor di perumahan Candirenggo Singosari, memperkirakan bangunan kuno ini merupakan bangunan rumah bangsawan pada era Majapahit.

Budaya pada masa itu, masih dipengaruhi oleh agama Hindu dan Budha. Seperti di pulau Bali, setiap rumah memiliki tempat pemujaan berupa pura dan makam keluarga. Hal ini diperkuat dengan adanya makam yang ada tidak jauh dari lokasi ekskavasi, tepatnya dibalik rerimbunan pohon bambu.

Menurut kitab Negarakretagama, dalam lawatannya menuju Lumajang, Raja Hayam Wuruk singgah di beberapa petirtaan suci di wilayah Singosari dan Pakis seperti Sumberawan, Sumber Biru, Sumber Nagan dan Wendit.

Kemungkinan, dalam perjalanan dari Singosari menuju petirtaan Wendit, Raja Hayam Wuruk singgah ditempat ini, karena tidak jauh dari lokasi ekskavasi yakni di dusun Kabalan, terdapat makam dari anak Hayam Wuruk. 

Itulah beberapa prediksi sementara yang disampaikan para ahli tentang bentuk bangunan yang berada di situs Sekaran. Tentang kepastiannya, menunggu pengumuman dari BPCB Trowulan setelah proses ekskavasi selesai.

Penemuan Benda Artefak

Selain struktur bangunan kuno yang ada di situs Sekaran, masyarakat juga menemukan dan menyimpan beberapa artefak benda cagar budaya berupa keramik Cina dan koin kuno. Keramik tersebut diduga berasal dari masa Dinasti Ming, dimana pecahan tutup guci dibuat dengan bahan dengan tingkat kerapatan yang halus dan berwarna biru muda, satu warna keramik yang jarang ditemukan dalam artefak porselen di Jawa Timur.

Sedangkan koin-koin kuno, diperkirakan berasal dari Cina yang diproduksi oleh Dinasti Song pada 960 hingga 1268. Koin tersebut merupakan alat tukar yang sah dan digunakan di Jawa sampai era Dinasti Yuan (1280-1368).

Arkeolog BPCB, Wicaksono, meminta kepada masyarakat yang menemukan dan menyimpan artefak benda cagar budaya agar melaporkan ke pemerintah desa setempat lalu diteruskan ke  BPCB Trowulan Jawa Timur. 

Kedua penemuan artefak itu memiliki peranan penting untuk meneliti lebih jauh situs Sekaran. Untuk itu, BPCB Jawa Timur akan memberikan kompensasi yang sesuai dengan harga pasaran barang antik ditambah nilai sejarah, serta memberikan penghargaan atas kejujuran dan itikad baik masyarakat.

Kisah Mistis Dibalik Penemuan Situs Sekaran

Menurut Bapak Gatot, tokoh masyarakat dusun Sekaran, keberadaan situs Sekaran ini tidak dapat dilepaskan dengan adanya sebuah makam kuno yang berada tidak jauh dari lokasi situs. Makam itu tidak terurus dan berada di bawah pohon kamboja yang dikelilingi semak belukar.

situs sekaran; situs segaran malang; situs indoxxi sekarang; situs kumpulbagi sekarang; situs gunung padang sekarang; situs gunung merapi sekarang; situs peradaban mesopotamia sekarang berada di negara; situs sekaran malang; situs sekaran dusun sekaran desa sekarpuro pakis malang; ekskavasi situs sekaran malang; situs di tol pandaan-malang; situs di tol malang
Makam kuno tak terawat di bawah pohon kamboja di situs Sekaran

Sosok gaib penghuni makam itu sering menemui Pak Gatot untuk diantarkan ke Ampel Dento dimana suaminya berada. Sosok gaib itu bernama Sekar Putih dan suaminya bernama Joyo Kusumo.

Eyang Sekar Putih sering menemui Pak Gatot dalam bentuk seekor kucing. Namun, ukurannya bertambah besar hingga sebesar seekor harimau. Menurut Pak Gatot, saat penulis mengambil gambar pohon Kamboja tersebut, sosok gaib itu keluar dan menyambut kedatangan kami. Tapi sayangnya, kami tidak bisa melakukan komunikasi lebih jauh.

situs sekaran; situs segaran malang; situs indoxxi sekarang; situs kumpulbagi sekarang; situs gunung padang sekarang; situs gunung merapi sekarang; situs peradaban mesopotamia sekarang berada di negara; situs sekaran malang; situs sekaran dusun sekaran desa sekarpuro pakis malang; ekskavasi situs sekaran malang; situs di tol pandaan-malang; situs di tol malang
Penulis bersama Tim Komunitas Pemerhati Budaya dan Sejarah "Jaya Wisnu Wardhana"
di situs Sekaran

Sebelum ditemukannya situs Sekaran ini, dulunya pernah didirikan sebuah pondok pesantren ditempat itu. Kemudian pondok pesantren itu pindah. Namun beberapa orang santrinya bersama Pak Gatot masih sering mengunjungi tempat ini.

Penutup

Sahabat dolenners, itulah ulasan ayodolenrek tentang penemuan situs Sekaran yang berada di dusun Sekaran, desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Semoga proses ekskavasi penyelamatan situs Sekaran ini segera selesai dan dilanjutkan tindakan-tindakan untuk memelihara dan menjadikan situs ini sebagai warisan budaya atau sebagai objek wisata sejarah segera dilakukan.

Nah, tunggu apalagi? Ayo dolen rek…

10 Foto Unik dan Menarik Di Bunga Cengkeh Homestay & Café

10 Foto Unik dan Menarik Di Bunga Cengkeh Homestay & Café – Bagi penggemar fotografi, hampir semua tempat dapat menjadi objek foto yang unik dan menarik. Terlebih lagi jika tempat itu baru dan belum banyak yang mengunggah foto-fotonya ke media sosial seperti di Bunga Cengkeh Homestay & Café.

Homestay yang ada di Jalan Cengkeh Malang ini, baru diresmikan pada hari Sabtu, 9 Maret 2019. Indah, sang pemilik homestay ini, jauh-jauh hari sudah mempersiapkan segala kebutuhan untuk acara peresmian ini. Salah satunya dengan membeli beberapa lukisan di Pasar Seni Sukowati Bali.

Tepat sebelum acara peresmian Bunga Cengkeh homestay & cafe, Indah, sang pemilik, mengundang beberapa teman untuk melihat-lihat bangunan baru miliknya. Dan, kebetulan, mereka yang diundang adalah ibu-ibu jelita milenial yang gemar berfoto ria.

bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe; bunga cengkeh malang; homestay malang; homestay malang bebas; jonas homestay malang; homestay malang dekat ub; homestay malang murah 2019;homestay malang dekat um; homestay malang dekat poltek; homestay malang dekat polinesia; homestay malang dekat brawijaya; homestay syariah malang; bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe
Foto 1 : Gaya centil dan nakal Jelita Milenial

Maka, kesempatan berada di tempat baru dengan segala keunikannya ini dimanfaatkan untuk ber-swafoto maupun foto bersama sehingga terciptalah foto-foto lucu, unik dan menarik seperti berikut ini.

10 Foto Unik dan Menarik Di Bunga Cengkeh Homestay & Café

Dengan memanfaatkan berbagai property yang ada di setiap ruangan Bunga Cengkeh, para penggemar swa foto ini secara jeli mengambil sudut gambar yang tepat sehingga dihasilkan foto yang unik dan menarik.


bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe; bunga cengkeh malang; homestay malang; homestay malang bebas; jonas homestay malang; homestay malang dekat ub; homestay malang murah 2019;homestay malang dekat um; homestay malang dekat poltek; homestay malang dekat polinesia; homestay malang dekat brawijaya; homestay syariah malang; bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe
Foto 2 : Gaya sedih Eny Black seolah habis dimarahi suaminya 

bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe; bunga cengkeh malang; homestay malang; homestay malang bebas; jonas homestay malang; homestay malang dekat ub; homestay malang murah 2019;homestay malang dekat um; homestay malang dekat poltek; homestay malang dekat polinesia; homestay malang dekat brawijaya; homestay syariah malang; bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe
Foto 3 : Gaya bebas Eny seolah berkata "yo wes ben bojoku galak.."

bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe; bunga cengkeh malang; homestay malang; homestay malang bebas; jonas homestay malang; homestay malang dekat ub; homestay malang murah 2019;homestay malang dekat um; homestay malang dekat poltek; homestay malang dekat polinesia; homestay malang dekat brawijaya; homestay syariah malang; bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe
Foto 4 : Duo Centil Jelita Milenial

bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe; bunga cengkeh malang; homestay malang; homestay malang bebas; jonas homestay malang; homestay malang dekat ub; homestay malang murah 2019;homestay malang dekat um; homestay malang dekat poltek; homestay malang dekat polinesia; homestay malang dekat brawijaya; homestay syariah malang; bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe
Foto 5 : Gaya bartender dan tamu Cafe Bunga Cengkeh
bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe; bunga cengkeh malang; homestay malang; homestay malang bebas; jonas homestay malang; homestay malang dekat ub; homestay malang murah 2019;homestay malang dekat um; homestay malang dekat poltek; homestay malang dekat polinesia; homestay malang dekat brawijaya; homestay syariah malang; bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe
Foto 6 : Gaya bertengkar dua Jelita Milenial
bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe; bunga cengkeh malang; homestay malang; homestay malang bebas; jonas homestay malang; homestay malang dekat ub; homestay malang murah 2019;homestay malang dekat um; homestay malang dekat poltek; homestay malang dekat polinesia; homestay malang dekat brawijaya; homestay syariah malang; bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe
Foto 7 : Dua Jelita Milenial tengah bercengerama
bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe; bunga cengkeh malang; homestay malang; homestay malang bebas; jonas homestay malang; homestay malang dekat ub; homestay malang murah 2019;homestay malang dekat um; homestay malang dekat poltek; homestay malang dekat polinesia; homestay malang dekat brawijaya; homestay syariah malang; bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe
Foto 8 : Gaya campuran Jelita Milenial
bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe; bunga cengkeh malang; homestay malang; homestay malang bebas; jonas homestay malang; homestay malang dekat ub; homestay malang murah 2019;homestay malang dekat um; homestay malang dekat poltek; homestay malang dekat polinesia; homestay malang dekat brawijaya; homestay syariah malang; bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe
Foto 9 : Gaya manis dan imut Jelita Milenial

bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe; bunga cengkeh malang; homestay malang; homestay malang bebas; jonas homestay malang; homestay malang dekat ub; homestay malang murah 2019;homestay malang dekat um; homestay malang dekat poltek; homestay malang dekat polinesia; homestay malang dekat brawijaya; homestay syariah malang; bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe
Foto 10 : Yuntyas dengan gaya Dewi Mabuk

Penutup

Sahabat dolenners, itulah sekelumit ulasan ayodolenrek tentang 10 foto unik dan menarik dari ibu-ibu jelita milenial saat berada di Bunga Cengkeh Homestay & Café, Malang.

Untuk melihat lebih detil tentang Bunga Cengkeh Homestay & Café, silahkan baca artikel sebelumnya yang berjudul, “Bunga Cengkeh Homestay & Café : Syariah, Bersih dan Nyaman.

Nah, tunggu apalagi? Ayo dolen rek…


Bunga Cengkeh Homestay & Café : Syariah, Bersih dan Nyaman

Homestay Bunga Cengkeh & Café : Syariah, Bersih dan Nyaman  - Seiring dengan perkembangan bidang pariwisata di Malang Raya, pertumbuhan sektor property juga semakin meningkat. Salah satunya adalah homestay Bunga Cengkeh & Café yang turut meramaikan persaingan bisnis ini. Mengusung konsep syariah, bersih dan nyaman dengan layanan layaknya hotel, Bunga Cengkeh homestay & café, siap memanjakan tamunya.

homestay malang; homestay malang bebas; jonas homestay malang; homestay malang dekat ub; homestay malang murah 2019;homestay malang dekat um; homestay malang dekat poltek; homestay malang dekat polinesia; homestay malang dekat brawijaya; homestay syariah malang; bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe
Bunga Cengkeh Homestay & Cafe Malang

Homestay Bunga Cengkeh & Café memiliki 3 lantai dengan 25 kamar yang terbagi dalam beberapa tipe yaitu Rose, Orchid, Lily dan Cloves. Fasilitas kolam renang, taman, penataan ruang dengan meja kursi terbuat dari kayu, membuat homestay di jalan Cengkeh Malang ini berbeda dengan homestay lainnya yang lebih dulu.

homestay malang; homestay malang bebas; jonas homestay malang; homestay malang dekat ub; homestay malang murah 2019;homestay malang dekat um; homestay malang dekat poltek; homestay malang dekat polinesia; homestay malang dekat brawijaya; homestay syariah malang; bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe
Receptionist di Bunga Cengkeh homestay & cafe

Lokasinya sangat strategis dan dekat dengan beberapa perguruan tinggi ternama di kota Malang seperti Universitas Brawijaya, Poli Tenik Negeri Malang, Universitas Widya Gama, STMIK Asia dan lain-lain. Tempat kuliner dan wisata serta pusat perbelanjaan, juga banyak di sekitarnya sehingga membuat homestay Bunga Cengkeh menjadi pilihan terbaik untuk menikmati liburan, bulan madu maupun menemani anak kuliah.

homestay malang; homestay malang bebas; jonas homestay malang; homestay malang dekat ub; homestay malang murah 2019;homestay malang dekat um; homestay malang dekat poltek; homestay malang dekat polinesia; homestay malang dekat brawijaya; homestay syariah malang; bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe
Indah, pemilik homestay sedang berada di
lantai dasar Bunga Cengkeh Homestay & Cafe

Suasana yang tenang dan nyaman ditambah keberadaan Café yang ada di lantai 3 dengan sajian kuliner olahan cheff terkenal, membuat pengunjung homestay ini akan betah tinggal berlama-lama ditempat ini. Dan, tidak perlu bingung lagi mencari makanan atau tempat hang out.

Jika mau beribadah lebih khusyu’, tidak jauh dari homestay Bunga Cengkeh, terdapat sebuah masjid. Cukup dekat, hanya tinggal menyeberang jalan saja.

Fasilitas di Homestay Bunga Cengkeh

Fasilitas yang tersedia di homestay ini terbilang cukup lengkap. Berikut ini adalah beberapa fasilitas yang ada di homestay Bunga Cengkeh.

1. Kolam Renang

Bagi semua tamu homestay Bunga Cengkeh diijinkan untuk menggunakan kolam renang yang memang diperuntukkan buat para tamu.

homestay malang; homestay malang bebas; jonas homestay malang; homestay malang dekat ub; homestay malang murah 2019;homestay malang dekat um; homestay malang dekat poltek; homestay malang dekat polinesia; homestay malang dekat brawijaya; homestay syariah malang; bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe
Kolam renang di Bunga Cengkeh homestay & cafe

2. Ruang Keluarga

Ruang tunggu atau ruang keluarga atau ruang berkumpul ada di lantai dasar. Dengan furniture yang terbuat dari kayu memberi kesan unik dan heritage serta jendela transparan akan membuat tamu merasa lebih nyaman.

homestay malang; homestay malang bebas; jonas homestay malang; homestay malang dekat ub; homestay malang murah 2019;homestay malang dekat um; homestay malang dekat poltek; homestay malang dekat polinesia; homestay malang dekat brawijaya; homestay syariah malang; bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe
Seorang tamu sedang menikmati suasana di
Ruang keluarga Bunga Cengked homestay & cafe

3. Taman

Sebuah taman dengan bunga beraneka ragam menghiasi keliling kolam renang membuat suasana menjadi sejuk, teduh dan asri. Dengan atap terbuka akan membuat sirkulasi udara berjalan lancar dan bersih. 

4. Wifi Gratis

WiFi gratis yang disediakan pemilik homestay akan memberi kemudahan bagi para tamu untuk mengakses internet.

5. Welcome Drink

Setiap tamu yang akan menginap di homestay Bunga Cengkeh akan mendapatkan welcome drink.

6. Lift 

Untuk memudahkan mencapai kamar-kamar yang berada di lantai 2 atau lantai 3, para tamu dapat menggunakan lift. Namun, jika ingin sambil berolahraga, silahkan menggunakan tangga.

homestay malang; homestay malang bebas; jonas homestay malang; homestay malang dekat ub; homestay malang murah 2019;homestay malang dekat um; homestay malang dekat poltek; homestay malang dekat polinesia; homestay malang dekat brawijaya; homestay syariah malang; bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe
Lift di lantai 3 Bunga Cengkeh homestay & cafe

7. Tempat Parkir yang luas

Homestay Bunga Cengkeh menyediakan lahan parkir  yang luas dan dapat menampung 8 hingga 10 mobil serta puluhan sepeda motor.

homestay malang; homestay malang bebas; jonas homestay malang; homestay malang dekat ub; homestay malang murah 2019;homestay malang dekat um; homestay malang dekat poltek; homestay malang dekat polinesia; homestay malang dekat brawijaya; homestay syariah malang; bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe
Ruang parkir yang luas di Bunga Cengkeh homestay & cafe

Itulah beberapa fasilitas yang ada di Bunga Cengkeh homestay & café.

Café Bunga Cengkeh

Café Bunga Cengkeh mengusung konsep semi terbuka dengan sebuah mini bar yang unik dan meja kursi terbuat dari kayu membuat suasana café menjadi unik dan klasik. Sambil menikmati sajian makanan dan minuman, para tamu dapat menikmati pemandangan diluar homestay ini, karena sebagian terbuka dan sebagian lainnya tertutup dinding kaca tembus pandang.

homestay malang; homestay malang bebas; jonas homestay malang; homestay malang dekat ub; homestay malang murah 2019;homestay malang dekat um; homestay malang dekat poltek; homestay malang dekat polinesia; homestay malang dekat brawijaya; homestay syariah malang; bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe
Sepasang tamu sedang menikmati suasana Cafe Bunga Cengkeh

Selain kopi dan minuman lainnya, sajian makanan di café ini juga sangat beragam. Tergantung pada selera tamu dan diolah oleh cheff yang sudah berpengalaman.

homestay malang; homestay malang bebas; jonas homestay malang; homestay malang dekat ub; homestay malang murah 2019;homestay malang dekat um; homestay malang dekat poltek; homestay malang dekat polinesia; homestay malang dekat brawijaya; homestay syariah malang; bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe

homestay malang; homestay malang bebas; jonas homestay malang; homestay malang dekat ub; homestay malang murah 2019;homestay malang dekat um; homestay malang dekat poltek; homestay malang dekat polinesia; homestay malang dekat brawijaya; homestay syariah malang; bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe

homestay malang; homestay malang bebas; jonas homestay malang; homestay malang dekat ub; homestay malang murah 2019;homestay malang dekat um; homestay malang dekat poltek; homestay malang dekat polinesia; homestay malang dekat brawijaya; homestay syariah malang; bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe

Daftar Harga Kamar Homestay Bunga Cengkeh

Harga kamar di homestay Bunga Cengkeh ini bervariasi tergantung pada posisi, luas kamar dan fasilitas yang disediakan. Berikut ini adalah harga dan fasilitas yang tersedia di masing-masing kamar homestay Bunga Cengkeh.

1. Type Rose

Merupakan type standard dengan harga Rp. 325.000. Fasilitas yang disediakan adalah single bed untuk 2 orang, AC, televisi dan kamar mandi dalam.

homestay malang; homestay malang bebas; jonas homestay malang; homestay malang dekat ub; homestay malang murah 2019;homestay malang dekat um; homestay malang dekat poltek; homestay malang dekat polinesia; homestay malang dekat brawijaya; homestay syariah malang; bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe


2. Type Orchid

Type Orchid dibanderol dengan harga Rp. 375.000. Fasilitas yang disediakan adalah double bed, AC, televisi dan kamar mandi dalam.

homestay malang; homestay malang bebas; jonas homestay malang; homestay malang dekat ub; homestay malang murah 2019;homestay malang dekat um; homestay malang dekat poltek; homestay malang dekat polinesia; homestay malang dekat brawijaya; homestay syariah malang; bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe


3. Type Lily

Merupakan type khusus dengan harga Rp. 425.000. Fasilitas yang disediakan adalah double bed plus extra bed, AC, televisi dan kamar mandi dalam.

homestay malang; homestay malang bebas; jonas homestay malang; homestay malang dekat ub; homestay malang murah 2019;homestay malang dekat um; homestay malang dekat poltek; homestay malang dekat polinesia; homestay malang dekat brawijaya; homestay syariah malang; bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe


4. Type Cloves

Merupakan type family room dengan harga Rp. 499.000. Fasilitas yang disediakan adalah double dan extra bed untuk 2 orang, AC, televisi dan kamar mandi dalam.

homestay malang; homestay malang bebas; jonas homestay malang; homestay malang dekat ub; homestay malang murah 2019;homestay malang dekat um; homestay malang dekat poltek; homestay malang dekat polinesia; homestay malang dekat brawijaya; homestay syariah malang; bunga cengkeh homestay; bunga cengkeh cafe


Lokasi Bunga Cengkeh Homestay & Café

Lokasi homestay Bunga Cengkeh ini berada di Jalan Cengkeh, Malang. Dapat diakses dengan mudah dengan menggunakan GoJek, Grab atau jasa Tour & travel.

Jalan Cengkeh merupakan jalan yang dekat dengan Jalan Soekarno Hatta atau Suhat yang merupakan jalan poros menghubungkan ke pusat kota Malang, Batu dan Surabaya atau kota lainnya di Jawa Timur.

Reservasi Homestay Bunga Cengkeh

Untuk melakukan reservasi homestay Bunga Cengkeh, Anda dapat menghubungi nomer-nomer berikut ini.
  • 0822 5599 9130
  • 0341 - 4382512

Tempat Wisata Dekat Homestay Bunga Cengkeh

Berikut ini adalah beberapa tempat wisata yang cukup dekat dijangkau dari homestay Bunga Cengkeh.
  1. Museum Mpu Purwa
  2. Jembatan Soekarno Hatta
  3. Ijen Boulevard
  4. Museum Brawijaya
  5. Kampung Wisata Polowijen
  6. Alun-alun Malang
  7. Objek Wisata Kota Batu
Jika Anda ingin menjelajah objek-objek wisata di Jawa Timur, Bunga Cengkeh homestay memiliki rekanan jasa tour & travel yaitu Markipic Trans yang siap mengantarkan menuju tempat wisata yang Anda inginkan.

Kuliner Dekat Homestay Bunga Cengkeh

Sedangkan tempat kuliner yang dekat dengan homestay Bunga Cengkeh antara lain adalah sebagai berikut.

  1. Bius Café & Restaurant
  2. Ocean Garden Suhat
  3. 7 Seven Chicken Suhat
  4. RM. Ringin Asri
  5. Makanan kaki lima sepanjang Jalan Suhat
  6. Dan lain-lain.

Kampus Dekat Bunga Cengkeh Homestay & Cafe

Berikut ini adalah beberapa kampus dari perguruan tinggi di Malang yang cukup dekat dengan lokasi Bunga Cengkeh homestay & cafe.
  1. Politeknik Negeri Malang atau POLINEMA
  2. Universitas Brawijaya Malang
  3. Universitas Islam Malang atau UNISMA 
  4. Universitas Widya Gama
  5. STMIK Asia
  6. Universitas Muhamadiyah Malang atau UMM

Penutup

Sahabat dolenners, inilah ulasan tentang homestay Bunga Cengkeh & Café yang memiliki fasilitas lengkap, bersih dan nyaman.

Nah, tunggu apalagi? Mari menginap di Bunga Cengkeh homestay & café.!





Sumber Biru, Dusun Biru, Singosari : Wisata Spiritual Yang Jarang Diketahui Para Pelaku

Sumber Biru, Dusun Biru, Singosari – Satu lagi objek wisata spiritual yang jarang diketahui  oleh orang awam dan hanya sebagian kecil para pelaku spiritual adalah Sumber Biru atau Sumber Botorubuh yang berada di dusun Biru, Singosari, Malang. 

Sumber Biru, Batarubuh, Botorubuh, Mbiru, Singosari, Malang, Sumber Nagan, Sumberawan
Sumber Biru, Singosari, Malang

Sumber Biru ini juga sering disebut sebagai Sumber Batarubuh atau bata yang jatuh sebab terdapat beberapa batu bata kuno berukuran 30 x 40 cm yang berserakan di sekitar area. Meskipun diberada di wilayah Singosari, diperkirakan batu bata tersebut dibuat pada jaman kerajaan Majapahit, karena pada jaman Singosari dahulu, bangunan-bangunan yang ada masih menggunakan batu andesit. 

Dan, bangunan tersebut juga diperkirakan merupakan sisa reruntuhan bangunan rumah kediaman seorang pejabat atau orang kaya pada masa kerajaan Majapahit. Karena, tidak ada situs-situs peninggalan Majapahit yang terkait di sekitar wilayah Singosari ini.

Asal Nama Sumber Biru

Nama Sumber Biru atau mata air yang berwarna biru disematkan pada sumber Batarubuh ini karena banyak orang yang pernah melihat fenomena dimana air yang berada di sumber ini berwarna biru layaknya cairan tinta yang biru.

Sumber Biru, Batarubuh, Botorubuh, Mbiru, Singosari, Malang, Sumber Nagan, Sumberawan
Sumber Biru, fenomena langka dimana airnya berwarna biru
Sebiru Milagros

Meskipun hanya orang-orang tertentu saja yang dapat melihatnya yakni para pelaku spiritual, namun jumlahnya banyak dan semakin bertambah seiring bertambahnya jumlah pengunjung mata air ini sehingga  nama Sumber Biru semakin melekat.

Baca Juga : Luar Biasa! Ternyata Kandungan Mineral Air di Petirtaan Jolotundo Terbaik No. 3 Dunia

Keindahan Alam Sumber Biru

Pemandangan alam yang ada di Sumber Biru ini terlihat sangat asri dan sejuk. Pohon-pohon dan tanaman perdu tumbuh subur sepanjang jalan setapak. Hijau segar dan berkilauan memantulkan cahaya matahari. Semakin menentramkan hati ketika terdengar suara kicau burung yang beraneka ragam.

Terdapat empat bagian di area Sumber Batarubuh ini yaitu :
  1. Sumber Air 
  2. Tempat Istirahat
  3. Mushola
  4. Tempat Mandi
Baca Juga : Situs Sumberawan Sebagai Taman Kasuranggan atau Taman Bidadari

Mata Air Sumber Biru

Mata air Biru berada tepat dibawah pohon yang sangat besar berumur ratusan tahun, sejenis pohon Ipik-ipik dengan akar yang melintang. Airnya mengalir kecil bergelembung namun tidak pernah berhenti sepanjang masa yang ditampung dalam sebuah kolam air kecil.

Sumber Biru, Batarubuh, Botorubuh, Mbiru, Singosari, Malang, Sumber Nagan, Sumberawan
Mata Air di Sumber Biru, SIngosari

Sumber Biru memiliki dua sumber kecil, yaitu Sumber Kahuripan dan Sumber Biru dengan air yang berbeda. Satunya mengeluarkan air yang bersih, sedangkan dari bawah akar pohon ipik-ipik mengeluarkan air yang putih seperti air gamping. Namun, kedua jenis air yang berbeda warna itu tidak saling mempengaruhi.

Diatas kolam ini terdapat tempat pendupaan atau tempat membakar dupa atau sesajian bagi pengunjung yang melakukan ritual “suguh” atau penghormatan kepada arwah leluhur yang ada ditempat ini.

Dan, jika beruntung, kita dapat menyaksikan munculnya fenomena langka yaitu gumpalan-gumpalan air yang berwarna biru seperti tinta di mata air ini. Konon, pada setiap malam Jumat Legi, Sumber Biru diyakini warga setempat bisa berubah warna menjadi biru. 

Meskipun tidak semua orang bisa menyaksikan fenomena ini,  karena untuk dapat melihat perubahan warna itu kita harus melakukan ritual terlebih dahulu guna membersihkan hati dan pikiran.

Tempat Istirahat Di Sumber Biru

Karena pengunjung Sumber Biru berasal dari berbagai daerah dan menempuh perjalanan yang cukup jauh untuk sampai ke tempat ini, maka pihak pengelolah menyediakan tempat istirahat berupa bangku-bangku dengan keramik. Sebuah kolam air berisi bunga Teratai semakin membuat nyaman tempat peristirahatan ini.

Sumber Biru, Batarubuh, Botorubuh, Mbiru, Singosari, Malang, Sumber Nagan, Sumberawan
Matt Dolan bersama seorang pengunjung di Sumber Biru

Mushola

Selain tempat istirahat, di Sumber Batarubuh ini juga dibangun sebuah mushola yang telah dipugar beberapa kali sehingga terlihat semakin bagus dan nyaman. Bagi pengunjung yang mau menginap, mushola ini juga dapat dijadikan sebagai tempat istirahat meskipun pada umumnya para pengunjung adalah para pelaku spiritual yang jarang tidur pada malam hari.

Mushola, Sumber Biru, Batarubuh, Botorubuh, Mbiru, Singosari, Malang, Sumber Nagan, Sumberawan
Mushola di Sumber Biru, Singosari

Tempat Mandi di Sumber Batarubuh

Bagi pengunjung yang ingin merasakan kesegaran air Sumber Biru, tersedia dua bilik yang digunakan sebagai tempat mandi. Keduanya, memancarkan air dari sumber air yang berada diatasnya. Jernih dan mengalir deras.

Lokasi dan Akses Menuju Sumber Biru

Lokasi Sumber Biru berada di Dusun Kreweh, Desa Gunungrejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Memang agak terpencil namun mudah untuk dijangkau karena masyarakat setempat hampir semuanya mengetahui tempatnya.

Jika kita berada di Candi Singosari, maka kita hanya akan menempuh perjalanan sejauh sekitar 1,5 kilometer ke arah barat laut. Ketika sampai di SDN Gunungrejo, jika masih bingung, kita dapat bertanya kepada penduduk setempat karena letaknya sudah cukup dekat. 

Sumber Biru, Batarubuh, Botorubuh, Mbiru, Singosari, Malang, Sumber Nagan, Sumberawan
Jalan menuju Sumber Biru yang masih alami

Jika baru pertama kali mengunjungi Sumber Biru, sebaiknya, kita menemui juru kuncinya yaitu Bapak Wariono terlebih dahulu. Beliau akan menceritakan kisah dan asal usul Sumber Biru ini. Selain itu, kita juga dapat menitipkan sepeda motor disini.

Sumber Biru, Batarubuh, Botorubuh, Mbiru, Singosari, Malang, Sumber Nagan, Sumberawan
Matt Dolan di Sumber Biru, Singosari

Setelah itu, kita harus berjalan kaki melalui pematang sawah dengan jalan yang menurun tetapi tidak terlalu jauh, hanya sekitar 150 meter dari tepi jalan. Maka, sampailah kita di Sumber Biru.

Legenda Sumber Biru

Menurut penuturan Bapak Rusno, seorang spiritualis dan Penasehat Yayasan Pemerhati Budaya dan Purbakala, Jaya Wisnu Wardhana, pada masa lalu yang tinggal di kawasan Sumber Biru ini adalah seorang pertapa sakti bersama seorang putri dan anjing peliharaannya.

Sumber Biru, Batarubuh, Botorubuh, Mbiru, Singosari, Malang, Sumber Nagan, Sumberawan
Ilustrasi Anjing di Sumber Biru, Singosari

Begawan Wiyasa namanya. Beliau mengasingkan diri ke daerah terpencil ini untuk menenangkan diri dan menjauhi keramaian dunia.

Namun, ketenangannya terusik dengan kedatangan musuhnya. Dan musuhnya ini yang tega membunuh putri dan anjing peliharaannya dengan memenggal kepalanya. Begawan Wiyasa marah sehingga terjadi pertempuran antara kedua orang sakti ini. Akhirnya, Begawan Wiyasa berhasil mengalahkan musuhnya.

Namun, sang Begawan sangat sedih melihat putri dan anjing kesayangannya menjadi turut korban. Maka, Begawan Wiyasa memohon kepada Hyang Widhi untuk diperkenankan menghidupkan kembali putri dan anjingnya.

Permohonan diluar wewenang manusia dari Begawan Wiyasa diterima. Lalu setelah mendapatkan petunjuk, sang Begawan melakukan ritual untuk menghidupkan kembali putri kesayangan dan anjing peliharaannya tersebut.

Sumber Biru, Batarubuh, Botorubuh, Mbiru, Singosari, Malang, Sumber Nagan, Sumberawan
Ilustrasi Manusia berkepala Anjing di Sumber Biru, Singosari
Gambar : liputan6.com

Namun, sudah menjadi ketetapan Hyang Maha Agung, terjadi kesalahan ketika meletakkan kedua kepala tersebut kepada kedua tubuhnya. Dimana, kepala putrinya diletakkan pada tubuh anjing, sementara kepala anjing diletakkan pada tubuh putrinya.

Dan, keduanya hidup kembali, akan tetapi,  kondisinya diluar kewajaran. Seekor anjing berkepala manusia dan manusia berkepala anjing.

Begawan Wiyasa menyadari kesalahannya. Namun, nasi sudah menjadi bubur. Kedua mahluk itu tidak dapat dikembalikan lagi seperti semula dan mereka hidup sampai ajal menjemputnya.

Sampai sekarang, saat Malam Jumat Legi atau pada malam-malam tertentu, warga setempat sering mendengar suara lolongan anjing dan tangis kesedihan kedua mahluk itu. 

Tarif Masuk Sumber Biru

Untuk menikmati suasana alam yang indah dan tenang di Sumber Biru, pengunjung tidak dikenakan tarif masuk, hanya biaya penitipan kendaraan saja yang nilainya sukarela.

Pengunjung Sumber Biru

Hingga saat ini, masih jarang wisatawan umum yang berkunjung ke Sumber Biru. Hanya para pelaku spiritual dan peneliti saja yang banyak berkunjung, terutama pada hari-hari tertentu. Namun, meskipun tidak banyak, Sumber Biru selalu dikunjungi orang setiap hari, baik sekedar mengambil airnya saja, mandi atau melakukan ritual.

Sumber Biru, Batarubuh, Botorubuh, Mbiru, Singosari, Malang, Sumber Nagan, Sumberawan
Matt Dolan di tempat peristirahatan di Sumber Biru


Potensi Wisata Sumber Biru

Dengan alamnya yang rindang ditambah mata airnya yang jernih dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan serta dipercaya dapat meningkatkan daya spiritual, Sumber Biru memiliki potensi yang sangat besar untuk dijadikan sebagai tujuan wisata spiritual atau wisata rohani di Malang.

Sumber Biru, Batarubuh, Botorubuh, Mbiru, Singosari, Malang, Sumber Nagan, Sumberawan
Kolam air dengan bunga Teratai di Sumber Biru

Infra struktur jalan yang masih berupa jalan setapak dari tanah serta belum adanya penerangan membuat tempat ini sulit dijangkau dan terkesan angker.  Sehingga masih dibutuhkan sentuhan tangan professional dan investor yang dapat merubah kesan misterius tempat ini menjadi tempat yang aman, nyaman dan memberi ketenangan.
  

Sumber Biru dan Sumber Nagan

Dari Sumber Biru kita dapat mengunjungi Sumber Nagan melewati jalan setapak dari tanah dengan tanaman perdu yang cukup rimbun. Jaraknya cukup dekat, namun agak licin karena ada saluran pipa air yang bocor.

Sumber Biru, Batarubuh, Botorubuh, Mbiru, Singosari, Malang, Sumber Nagan, Sumberawan
Jalan Pintas menuju Sumber Nagan, Singosari

Meskipun harus menempuh medan yang agak sulit, namun rute ini merupakan jalan pintas tercepat menuju Sumber Nagan dibandingkan melewati jalan raya.

Baca Juga : Sumber Nagan, Mbiru, Singosari : Sumber Air Masyarakat Dan Objek Wisata Spiritual

Penutup

Sahabat dolenners, itulah ulasan ayodolenrek tentang Sumber Biru, yang berada di Dusun Biru, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Satu tempat wisata spiritual yang jarang diketahui dan sebaiknya wajib diketahui oleh para pelaku spiritual atau para pencari.

Nah, tunggu apalagi? Ayo dolen rek…