Home » » Perkebunan Durian Desa Mendalanwangi, Wagir : Wisata Agro Populer

Perkebunan Durian Desa Mendalanwangi, Wagir : Wisata Agro Populer

Perkebunan Durian Desa Mendalanwangi, Wagir : Wisata Agro Populer – Durian adalah salah satu  komoditas hortikultura yang banyak diminati masyarakat, permintaan dan harga durian yang tinggi menjadikan budidaya Durian sebagai satu peluang usaha agrobisnis yang menjanjikan. Seperti halnya perkebunan Durian di dusun Sekarputih, desa Mendalanwangi, kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Perkebunan Durian Desa Mendalanwangi, Wagir : Wisata Agro Populer
Fery di Perkebunan Durian Desa Mendalanwangi
Pemilik perkebunan durian di desa Mendalanwangi ini adalah Bapak Drs. Ir. Heru Susanto, seorang Purnawirawan. Polisi, yang tinggal di Jakarta sedangkan pengelolah perkebunan buah berduri tajam ini diserahkan kepada orang kepercayaannya yaitu Bapak Umar.

Perkebunan Durian Desa Mendalanwangi, Wagir : Wisata Agro Populer
Pintu gerbang perkebunan durian Mendalanwangi
Dengan lahan seluas 6 Hektar,dan memiliki 4 – 6 pekerja, perkebunan durian Mendalanwangi, menanam  700 pohon buah Durian Montong yang setiap tahunnya dapat berbuah hingga 400-500 buah per panen. Dan, memiliki pendapatan per tahunnya hingga mencapai 117 - 135 juta per panen dimana harga buah durian perkilonya dibandrol Rp. 40.000,- dengan berat buah durian antara 2 - 12 kg, maka harga sebuah durian Montong ini berkisar hingga Rp.500.000,-.

Wow, satu harga yang cukup mahal namun sebanding dengan cita rasanya.

Saat ini, perkebunan durian di desa mendalanwangi ini menjadi salah satu wisata agro yang sangat populer yang banyak dikunjungi wisatawan baik warga Malang maupun dari berbagai daerah lainnya. Namun, waktu terbaik berkunjung ke perkebunan ini adalah pada pagi hari karena saat itu banyak buah-buah durian yang masak pohon berjatuhan.

Perkebunan Durian Desa Mendalanwangi, Wagir : Wisata Agro Populer
Fery dan anak-anak di bawah pohon durian
Buah durian yang masak dipohon inilah yang banyak diburu wisatawan karena memang rasanya jauh lebih nikmat dibandingkan buah durian yang diperam atau dipetik langsung dari pohonnya. Meskipun begitu, buah yang dipetik dari pohonnya tetap enak rasanya terlebih lagi jika kita pandai memilihnya.

Berikut ini adalah foto-foto yang sempat diabadikan reporter smanda88.com, Fery Feriansyah, saat mengunjungi perkebunan durian desa Mendalanwangi bersama keluarganya dan teman-teman.

Perkebunan Durian Desa Mendalanwangi, Wagir : Wisata Agro Populer
Fery dan putrinya Raline

Perkebunan Durian Desa Mendalanwangi, Wagir : Wisata Agro Populer
Yuntyas berpose dengan buah durian  Montong

Perkebunan Durian Desa Mendalanwangi, Wagir : Wisata Agro Populer
Mas Qomariah dan durian Montong

Sekilas Tentang Pemanenan Buah Durian

Waktu panen buah durian berbeda-beda tergantung pada jenis varietasnya. Jenis Monthong sekitar 125 - 135 hari setelah bunga mekar dan jenis Chanee sekitar 110 - 116 hari setelah bunga mekar. 
Buah durian mengalami tingkat kematangan sempurna 4 bulan setelah bunga mekar. 

Perkebunan Durian Desa Mendalanwangi, Wagir : Wisata Agro Populer
Erdik dan durian Montong

Buah durian yang sudah layak petik memiliki tanda-tanda fisik sebagai berikut :
  • Ujung duri coklat tua
  • Garis-garis di antara duri lebih jelas
  • Tangkai buah lunak dan mudah dibengkokkan
  • Ruas-ruas tangkai buah membesar
  • Baunya harum
  • Terdengar bunyi kasar dan bergema jika buah dipukul
Cara panen yang baik adalah dengan memetik atau memotong buah di pohon dengan pisau atau galah berpisau. Bagian yang dipotong adalah tangkai buah dekat pangkal batang dan usahakan buah durian tidak sampai terjatuh karena akan mengurangi kualitas buah.

Cara Menetralkan Bau Durian

1. Bau Durian di tangan

Untuk menghilangkan bau durian yang ada di tangan, tuangkan air putih ke dalam cekungan kulit durian lalu gunakan untuk cuci tangan dengan air tersebut.

2. Bau Durian di Mulut

Sama seperti menghilangkan bau ditangan, untuk menghilangkan bau durian di mulut setelah habis makan dapat dilakukan dengan cara menuangkan air putih atau air mineral ke dalam cekungan kulit durian lalu gunakan untuk kumur-kumur hingga baunya hilang. Jika belum juga hilang, minum air yang ada dalam cekungan kulit durian tersebut.

3. Bau Durian di Dalam Ruangan

Saat kita menyimpan durian di dalam ruangan maka aroma buah tersebut akan menyebar ke seluruh ruangan sehingga untuk mengatasinya ada beberapa cara antara lain sebagai berikut :
  • Letakkan potongan pandan di sudut-sudut ruangan
  • Gunakan Aroma terapi
  • Cacah kulit jeruk lalu tumbuk dengan kayu manis, setelah itu panaskan campuran tersebut di atas kompor selama 1 sampai 2 menit, kemudian letakkan di beberap sudut ruangan.
  • Campurkan potongan daun kemangi dan mint serta daun jeruk lalu letakkan di pojok ruangan.
  • Letakkan serbuk kopi ke beberapa sudut ruangan

Penutup

Demikian sekelumit ulasan tentang perkebunan durian di desa Mendalanwangi, Wagir, Kabupaten Malang, yang merupakan salah satu wisata agro populer dan banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah.

Bagi anda pecinta durian Montong, jangan lewatkan kesempatan untuk berkunjung ke perkebunan Durian ini apabila sedang berada di Kota Malang.


6 comments:

  1. Harga segitu perkilonya apakah ditimbang dengan kulit dan bijinya ???

    ReplyDelete
  2. harga durian pada musim ini bisa dibilang cukup tinggi,...

    ReplyDelete
  3. Bagi pecinta durian, wisata agro ini sangat layak dikunjungi

    ReplyDelete
  4. Aku suka artikelnya... tapi aku tidak suka durian karena penuh berduri...

    ReplyDelete
  5. Aku suka artikelnya... tapi aku tidak suka durian karena penuh duri...

    ReplyDelete