Home » » Air Terjun Coban Jahe, Lokasi, Rute Dan Jalan-jalan Bersama

Air Terjun Coban Jahe, Lokasi, Rute Dan Jalan-jalan Bersama

Air Terjun Coban Jahe - Mengisi hari libur bersama keluarga dan teman-teman akan terasa lebih menyenangkan dan lebih meriah, apalagi jika dilakukan sambil berolah raga bersama. Itulah, yang dilakukan oleh para alumni SMP Negeri 1 Malang angkatan 1983, jalan-jalan bersama menyusuri keindahan alam di Air Terjun Coban Jahe.

Selain badan menjadi sehat, silaturahmi akan menjadi lebih erat dan kuat.

Berikut ini adalah tulisan pengalaman Dwi Andayani, istri dari Mas Juli yang merupakan alumni SMPN 1 Malang angkatan 1983, saat bersama sang suami mengikuti jalan-jalan bersama ke Coban Jahe.

Dwi Andayani Di Coban Jahe
Dwi Andayani Di Coban Jahe

Air Terjun Coban Jahe

Nama Coban Jahe adalah salah satu wisata alam baru berupa air terjun yang memiliki keindahan alam yang eksotis dan perawan. Dengan ketinggian 45 meter ditambah gugusan batu-batu cadas berukuran raksasa yang menghiasi tebingnya serta kolam dan sungai kecil mengalir dibawahnya, membuat objek wisata ini tampak garang dan menantang.

Suara deburan air, percikan air dan jernihnya aliran air ditambah hawa khas pegunungan yang menyegarkan, membuat kita tergoda untuk menceburkan diri, larut dalam harmoni alam semesta.

Bagi anda pecinta wisata alam, Coban Jahe yang dikenal juga dengan nama lain Air Terjun Begawan ini, menawarkan keindahan dan medan yang cukup menantang.

Lokasi Dan Rute Air Terjun Coban Jahe

Lokasi Air Terjun Coban Jahe

Air terjun Coban Jahe atau coban Begawan ini berada di dusun Begawan, desa Pandansari Lor, Jabung, Tumpang, Kabupaten Malang.Untuk pengelolaannya, Air terjun Coban Jahe dikelolah dan berada dalam pengawasan Perhutani Unit II RPH Sukopuro-Jabung.

Rute Perjalanan Menuju Coban Jahe

Untuk mengunjungi Coban Begawan ini kita harus singgah dulu atau hanya sekedar melewati ke Kota Malang, kemudian menuju Kecamatan Tumpang lalu  belok ke kiri ke arah Desa Pandansari Lor, Dusun Begawan hingga menemukan pintu masuk ke Coban Jahe.

Ada petunjuk arah menuju Air Terjun Coban Jahe yang berada tidak jauh dari gapura pintu masuk kota Tumpang.


Jalan-jalan Bersama Alumni SMPN 1 Malang Ke Coban Jahe                    

Jam berdering jam 5 pagi membangunkan tidurku.Segar terasa badanku dan aku bersiap siap utk Mbolang hari ini.Kupacu motorku menuju titik kumpul di joglo di jalan Cokroaminoto Pakis.Sebuah bangunan rintisan tempat usaha yang dibangun oleh teman yang sudah berhasil di Jakarta.

Dalam perjalanan menuju Titik kumpul aku melihat sekelompok ibu-ibu sarapan dipojok pasar Pakis sehingga memancing selera kami berdua untuk mencoba kuliner khas desa yang lama sudah tidak pernah kami rasakan dan dapatkan di kota malang, yaitu nasi empok beserta sayur pedes, urap-urap, mendol dan ikan asin serta sambal bajak.

Murah meriah, satu porsi hanya seharga Rp 5000,_ saja, sudah membuat perut kenyang dan rasanya sangat enak. Terbukti secara lumintu banyak orang yang membungkus untuk dibawa pulang.

Sesampainya kami dititik kumpul, masih sepi dan belum banyak yang hadir ketika kami dating sehingga kami memutuskan untuk memandu teman-teman lainnya yang belum hadir. 

Sambil menunggu teman-teman dating, kuamati bangunan rumah Joglo pindahan dari salah satu desa di Jawah Tengah yang dibuat pada tahun 1800-an. Nampak kayu kayunya begitu kokoh dan artistik, khas joglo jawa tengah.

Rumah Joglo Tempat Berkumpul
Rumah Joglo di Pakis, tempat berkumpul
alumni SMPN 1 Malang

Tepat pukul 8.00 wib kami berangkat melewati rute alternatif dgn jarak tempuh sejauh 10,5 km..dr titik kumpul.kami susuri jalan desa serta persawahan yg membentang disepanjang perjalanan dg pemandangan yg menyejukan kalbu...

Teman-teman alumni SMP Negeri 1 angkatan 1983 yang terlambat datang, akhirnya menyusul kami dengan menggunakan ojek lalu menunggu kami diperempatan jalan desa sekitar 3 km dari titik kumpul.Dengan kelompok besar sekitar 40 orang para aremanula bergerak menuju ke Coban Jahe berjalan kaki.

Selfie sejenak ditengah perjalanan
Selfie sejenak ditengah perjalanan

Perjalanan ini sangat mengasyikkan meskipun jarak tempuh cukup jauh namun dengan berjalan kaki bersama terasa ringan ditambah lagi dengan pemandangan alam yang asri dan indah sepanjang perjalanan serta udara yang masih segar.

Istirahat sejenak di pondok pinggir sawah
Istirahat sejenak di pondok pinggir sawah

Tibalah kami diwarung pojok pertigaan menuju gerbang Coba Jahe. Kami beristirahat dengan minum teh panas,kopi panas serta bakso panas, khas desa, sambil menunggu guru kami yang setia mendampingi meskipun usia sudah tua.

Dwi Andayani dan Guru
Dwi Andayani dan Guru

Setelah beristirahat kami bergerak lagi menuju Coban Jahe dgn menyusuri jalan makadam. Sepanjang perjalanan kami disuguhi pemandangan yang sangat indah

Tak kusangka tak kuduga ternyata area Coban Jahe sangat asri dan sdh mulai ditata oleh pemda kab.malang.kulihat disisi kiri ada tempat perkemahan the wild wild west sbg tempat perkemahan dan berkegiatan kelompok.

Sabtu 24 maret 2018 ternyata banyak pengunjung yang datang selain kami, para pedagang pun sibuk menjajakan dagangannya.

Ada panggung dangdut disitu yang siap menghibur para pengunjung.kebetulan aku suka sekali berjoget, jadilah aku berjoget disitu dan disambut sorak sorai teman-temanku melihat aku berjoget.

Setelah puas aku berjoget kami bergerak menuju Coban Jahe yang sudah memanggil kami dengan suara dentuman air jatuh dari ketinggian 50m- 70 m diatas tanah..

Tidak kami sia-siakan kami langsung selfie dan berfoto ria...tdk lupa drone juga kami fungsikan utk mengabadikan tingkah pola kami..para aremanula...

Alhamdulillah wa syukurillah...kami sangat bersyukur kehadirat Allah yg telah menciptakan tempat seindah ini di Timur Malang... Subhanallah..

Berikut ini adalah video yang sempat kami abadikan untuk menikmati pemandangan alam dan tingkah laku para aremanula.



Setelah puas bergembira dan menikmati suasana Coban Jahe kami bergerak pulang ke titik kumpul...dg menaiki mobil pick up kami bergerak pulang.meskipun hanya naik mobil pick up tp hati kami gembira...sungguh pengalaman yg tak terlupakan krn seumur2 kami tdk pernah naik mobil pick up..

Sampailah kami pada titik kumpul.Tumpeng nasi kuning serta  bermacam-macam kue tradisional..sudah menunggu kami.setelah makan sambil beristirahat serta pembagian doorprice kami pulang ke rumah masing-masing.

Alhamdulillah..

By grace jones ...atau Dwi Andayani...

Penutup

Demikian ulasan tentang objek wisata alam baru yang berada di Kabupaten Malang, tepatnya di dusun Begawan, desa Pandansari Lor, Jabung, Tumpang yang bernama Coban Jahe atau Coban Begawan.

Jika harus berjalan kaki sendiri menuju air terjun ini, pada umumnya kita akan menolak dan lebih memilih menggunakan moda transportasi darat, namun bila berjalan bersama teman-teman dan keluarga, rasa capek dan lelah menjadi hilang hingga perjalanan terasa ringan dan menyenangkan.

Bersama memang lebih menyenangkan..


Semoga bermanfaat..

0 comments:

Post a Comment