Home » » Gunung Panderman : Lokasi dan Jalur Pendakian Serta Perjalanan Agus Priono

Gunung Panderman : Lokasi dan Jalur Pendakian Serta Perjalanan Agus Priono

Gunung Panderman : Lokasi dan Jalur Pendakian Serta Perjalanan Agus Priono – Bagi orang awam atau pendaki gunung pemula, mendaki Gunung Panderman merupakan tahap awal untuk menjadi seorang pendaki gunung. Berbeda dengan Agus Priono, alumni smanda88 yang sudah mendaki beberapa gunung dipulau Jawa termasuk Gunung Semeru, mendaki kembali gunung Panderman merupakan perjalanan yang sudah biasa dia lakukan.

Gunung Panderman : Lokasi dan Jalur Pendakian Serta Perjalanan Agus Priono

Dengan ketinggian sekitar 2000 mdpl dan dapat ditempuh dalam waktu 2-3 jam, Gunung Panderman memang cocok digunakan sebagai ajang latihan bagi pendaki pemula atau para pendaki senior yang tidak banyak memiliki waktu luang.

Berikut ini adalah ulasan tentang perjalanan Agus Priono bersama teman-temannya pada hari Sabtu, 14 April 2018, saat mendaki  gunung Panderman, Batu.

Baca Juga : Luar Biasa ! Keluarga Ini Mendaki Gunung Semeru Bersama

Asal Usul Nama Panderman

Gunung yang berada di kota Batu ini memiliki hubungan yang erat dengan bangsa Belanda yang pernah menjajah tanah air kita selama 350 tahun lamanya. Kota Batu, dulunya merupakan tempat peristirahatan bagi para pejabat Belanda, salah satunya bernama Van Der Man.

Sehingga saat menikmati keindahan Batu terutama gunungnya, Van Der Man sangat terkesan dan mengagumi ciptaan Maha karya sang pencipta ini, maka ia memberikan namanya sebagai tanda kekagumannya. Gunung itu diberi nama Van Der Man.

Nama Van Der Man akhirnya melekat menjadi nama gunung yang berada di gugusan gunung putri tidur, Kawi ini. Namun karena lidah masyarakat Batu untuk memudahkan menyebutkannya maka nama Van Der Man diucakan menjadi Panderman.

Hingga sekarang gunung itu disebut Gunung Panderman.

Lokasi dan Jalur Pendakian Gunung Panderman

Lokasi gunung Panderman berada di dusun Toyomerto Kelurahan Songgokerto, desa Pasanggrahan, kota Batu. Untuk menuju dusun Toyomerto yang menjadi basecamp pendakian cukup mudah. Ada dua arah menuju kota Batu, dari arah Kediri atau dari Malang.

Sebagai patokan awal adalah alun alun Batu dimana kita bisa bersantai sejenak untuk melepas lelah sehabis perjalanan dari luar kota sambil menikmati taman dan kuliner yang tersedia di sekelilingnya.

Kemudian dari alun-laun Batu kita menuju dusun Toyomarto.  Jika tidak tahu, kita bisa bertanya pada penduduk setempat atau gunakan fasilitas Google Maps. Belum ada angkutan umum sehingga sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi.

Temukan gapura “Wisata Gunung Panderman” lalu ikuti jalannya hingga meemukan basecamp pendakian di dusun Toyomarto.

Tarif masuk menuju puncak Gunung Panderman sebesar Rp. 7.000 untuk setiap orangnya. Harga yang cukup murah untuk pengalaman yang berkesan.

Apabila menggunakan sepeda motor, motor matic dilarang naik hingga basecamp karena cukup berbahaya sehingga sebaiknya sepeda motor diparkir di kampung yang ada dibawah basecamp. Selanjutnya anda bisa berjalan kaki, menumpang mobil pick up warga atau naik ojek dengan tarif  Rp. 10.000.

Jalur Pendakian Gunung Panderman

Ada dua jalur pendakian menuju puncak gunung Panderman yaitu :

1. Jalur Dusun Toyomarto, Desa Pesanggrahan
Jalur ini merupakan rute yang paling umum digunakan oleh para pendaki karena medannya tidak terlalu berat.

2. Jalur Curah Banteng
Sedangkan jalur Curah Banteng ini jarang dilewati oleh para pendaki pemula hanya digunakan oleh pendaki yang sudah berpengalaman dan mengenal medan. Medan tempuhnya cukup berat dan belum ada dan kurangnya informasi tentang jalur pendakian ini.

Itulah dua jalur pendakian menuju puncak gunung Panderman.

Perjalanan Agus Priono Dkk. Mendaki Gunung Panderman

Jika sebelumnya Agus Priono mengunjungi Coban Rais bersama keluarganya, maka kali ini ia bersama teman-temannya mendaki Gunung Panderman. Ada enam orang termasuk Agus yaitu Hendrawan, Bayu, Sule, Bagus dan Pencit.

Baca Juga : Coban Rais : Lokasi, Rute Dan Perjalanan Agus Priono

Pos-pos Pendakian Gunung Panderman

1. Dusun Toyomarto – Latar Ombo

Latar Ombo, sesuai namanya yang berarti halaman luas, merupakan pos pendakian yang dapat ditempuh dalam waktu sekitar setengah jam. Berupa padang yang luas dengan rumput dan tanaman perdu liar yang menghiasinya.

Base Camp Pendakian Desa Pesanggrahan
Basecamp Pendakian Dusun Toyomarto

2. Latar Ombo – Watu Gede

Demikian pula dengan Watu Gede, merupakan pos pendakian kedua yang berupa batu besar sebagai tandanya. Untuk menuju Watu Gede dari Latar Ombo dibutuhkan waktu sekitar setengah jam.

Latar Ombo
Agus Pri dkk di Latar Ombo
Watu Gede
Agus dkk
Di Watu Gede, Panderman

3. Watu Gede – Puncak Panderman  

Selanjutnya dari Watu Gede menuju puncak Panderman. Kurang lebih setengah jam perjalanan dari Watu Gede akan kita temukan sebuah tanjakan ekstrim yang diberi nama Tanjakan Setan. Disebut demikian karena sulitnya dan terjalnya tanjakan tersebut untuk dilalui/

Watu Gede
Agus dan Pencit di Watu Gede

Setelah Tanjakan Setan diperlukan waktu sekitar dua jam untuk sampai kepuncak Panderman.

Tanjakan Setan
Tanjakan Setan

Setelah melewati pos-pos pendakian tersebut maka kita jerih payah kita akan terbayar dengan indahnya suasana  puncak Panderman. Berfoto dibawah monument puncak Panderman akan menjadi kenangan indah dan kebanggaan telah mendaki Gunung Panderman.

Puncak Panderman
Agus Priono dkk.
Di Puncak Panderman

Di puncak Panderman, kita akan menemukan pemandangan yang khas yaitu kumpulan monyet yang bermain kesana kemari.

Monyet di Puncak Panderman
Monyet bermain di Puncak Panderman

Monyet di Puncak Panderman
Monyet di Puncak Panderman

Berikut ini adalah rekaman video perjalanan Agus Priono dan kawan-kawan saat mendaki Gunung Panderman.




Penutup

Nah, cukup sekian ulasan tentang Gunung Panderman baik asal usul namanya, jalur pendakian dan perjalanan Agus Priono bersama-sama teman-temannya mendaki gunung yang berada di dusun Toyomarto, desa Pesanggrahan, kota Batu.

Semoga informasi ini dapat membantu memberikan pengetahuan dan panduan bagi para pendaki pemula yang ingin sampai ke puncak Panderman.

Semoga bermanfaat..

3 komentar: