Home » » Perjalanan Bisnis Ali, Alumni smanda88, Ke Negeri China

Perjalanan Bisnis Ali, Alumni smanda88, Ke Negeri China

Perjalanan Bisnis Alumni smanda88 Ke Negeri Cina – Pada tanggal 28 Maret hingga 4 April 2018, Ali, seorang alumni smanda Malang angkatan 1988, melakukan perjalanan bisnis ke negeri Cina dengan tujuan membeli mesin produksi untuk PT. Eva Indomas, Gresk dan PT. Prima Jaya, Solo yang bergerak di bidang Protective and food packaging.

Jika kita pernah menonton film aksi yang berjudul “Once Upon A Time in China” dengan bintang Jet Li, maka perjalaan bisnis ini merupakan kisah pribadi Ali, alumni smanda88, yang akan kita kenang selalu.

Ali di Liao Guihe Park, Shandong

Sebagai seorang konsultan khususnya dalam pengembangan suatu pabrik, sosok tinggi besar dan sederhana ini, mendampingi klien-nya dalam memilih mesin-mesin produksi yang memiliki ketepatan dan kecermatan dalam menghasilkan produknya. 

Ada dua Negara di Asia yang menjadi referensi dalam mencari mesin produksi yang handal namun harganya terjangkau yaitu Singapura dan Cina. Sebelum mengunjungi negeri Cina, Ali terlebih dahulu berkunjung ke Singapura dengan misi yang sama namun untuk perusahaan berbeda.

Baca Juga :

Tempat Yang Dikunjungi Ali di China

Selama berada di negeri tirai bambu ini, ada kantor pusat dan beberapa perusahaan penyedia mesin produksi yang dikunjungi oleh Ali yaitu :

1. Tongjia Heavy Machinery Co.Ltd  Shandong China

Shandong TongJia Machinery Co, LTD, terletak di Zona Pengembangan Teknologi Tinggi-Baru Kota Jining, Provinsi Shandong. Yang merupakan integrasi antara industri dan perdagangan dari kelompok perusahaan besar modern. 

Tongjia Heavy machinery co.Ltd  Shandong China

Tongjia Heavy machinery co.Ltd  Shandong China

Menjadi salah satu produsen mesin plastik profesional terbesar di Cina, memenangkan tempat kedua pada tahun 2014 dari mesin ekstrusi plastik, dan merupakan perusahaan yang menjadi Wakil Presiden Asosiasi Industri Mesin Plastik China, Wakil Presiden Asosiasi Industri Pengolahan Plastik di Cina. Juga merupakan Perusahaan High-Tech yang memiliki Hak Paten di China serta lulus sertifikasi sistem manajemen internasional, seperti ISO9001: 2008, ISO14000, ISO18000. 

2. Foshan Keli Machinery Co. Ltd. Foshan – China

Perusahaan yang komprehensif khusus dalam pembuatan peralatan mekanik PE, PS dan PVC berbusa dan memproduksi bahan kemasan busa, dan telah terlibat dalam bidang ini selama lebih dari dua puluh tahun.

Foshan Keli Machinery Co. Ltd.

Foshan Keli Machinery Co. Ltd.

Foshan Keli Machinery Co. Ltd berada di zona Fuwan Town, Gaoming, Foshan City, Propinsi Guangdong. China.
Foshan Keli Machinery Co. Ltd

Head Office Foshan Keli Machinery Co. Ltd 


3. Huizhou Fuliyan Machinery Co. Ltd. Huizhou-Guangdong-China

Huizhou Fuliyuan Machinery Co, Ltd adalah perusahaan yang khusus dalam pembuatan tiga seri mesin plastik beralamat di Yifa No.3 Road,Pingtan Town,Huizhou City, Propinsi Guangdong,China.

Huizhou Fuliyuan Machinery Co, Ltd
Huizhou Fuliyuan Machinery Co, Ltd
Ketiga perusahaan tersebut merupakan penyedia mesin produksi dengan kualitas yang sudah teruji.

Pengaruh Pemilihan Mesin Yang Tepat Dalam Proses Break Event Point

Berikut ini adalah tips dari Ali tentang pengaruh pemilihan mesin produksi yang tepat dalam pengaruhnya terhadap pengembalian modal usaha atau lebih dikenal dengan Break Event Point (BEP).

Dalam memulai suatu usaha, factor BEP atau Break Event Point meruapakan factor terpenting yang harus diperhatikan karena sudah menjadi suatu kelaziman apabila seseorang berinvestasi berharap mendapatkan profit dari usaha yang mereka lakukan.

Break Event Point (BEP)


Pengertian Break Even Point (BEP) dalam akuntansi adalah titik impas dimana posisi jumlah pendapatan dan biaya sama atau seimbang sehingga tidak terdapat keuntungan ataupun kerugian dalam suatu perusahaan.

Salah satu variabel penting yang menentukan cepat tidaknya tercapai Break Event Point (BEP) dalam bidang produksi adalah ketepatan dan kecermatan dalam memilih mesin produksi.

Sebagai acuan, dengan fasilitas dan parameter yang setara, dimana harga dari mesin ex. Korea Selatan mencapai 1.5 x harga mesin ex. Cina, harga mesin ex. Taiwan bisa mencapai 2x harga ex. Cina, harga mesin ex. Jepang bisa mencapai 3-4 x harga mesin ex. Cina sedang harga mesin ex. Eropa bisa mencapai 9-10 x mesin ex . Cina.

Ada beberapa faktor yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam memilih mesin yang ideal yaitu :

1. Type/jenis produk

  • Apabila produknya  berkait dengan metalurgi yang membutuhkan precision, accuration, smoothness dan electrical effect dengan signifikan spt misalnya produk kabel , aluminium foil, copper rod maka sebaiknya kita mengambil mesin minimal ex. Jepang.
  • Jika produk metallurgical kuantitanya besar sebaiknya digunakan mesin ex. Eropa dengan mempunyai tingkat akurasi, ketahanan serta output dengan tinggi.
  • Apabila produksi plastik dengan akurasi tinggi dan spesifikasi mekanisnya ( tensile strength dan elongation ) tinggi misal untuk produk BOPP ( Bioxial Poly Propilane ) mk mesin dengan digunakan minimal ex. Jepang.
  • Untuk produk metalurgical dengan tingkat akurasinya tdk terlalu tinggi..spt pipa hollow untuk trust  baik ERW ( electric resistant welded ) maupun clamped system mesin ex. Taiwan atau Jepang masih memenuhi..
  • Untuk produk plastik solid dg akurasi bagus , misalnya injection.mesin untuk sikat gigi dan botol minuman sebaiknya mesin ex . Jepang dan untuk plastik house ware cukup mesin ex. Taiwan.

Produk plastik dengan bersifat foamed, misal EPE foamed, PS foamed cukup dengan mesin ex. Korea Selatan atau Cina.

2). Product Quantity

Besar kecilnya kuantitas produk yang akan diproduksi juga bisa dipakai sebagai pertimbangan dalam memilih mesin

Semakin besar kuantitas produk yang akan diproduksi maka semakin dibutuhkan mesin produksi yang qualified. Dalam hal ini dibutuhkan mesin yang memiliki kriteria High Speed grade, maka pilihan yang tepat adalah mesin ex. Jepang atau Eropa.

Ketersediaan Raw Material

Apabila kuantitas  besar dan ketersediaan bahan baku atau raw material juga besar, maka pemilihan mesin high speed tentunya sangat sesuai, namun jika kuantitas besar tetapi ketersediaan raw material terbatas maka yang perlu diperhatikan adalah tingkat precision atau accurationnya.

Pada umumnya di Indonesia depresiasi mesin dipatok sebagai berikut :
  • Untuk mesin ex. Eropa : 15 - 20 thn;
  • Mesin ex. Jepang dan Taiwan : 10 thn;
  • Mesin ex. Korsel dan Cina : 7 thn.

Akan tetapi jika kita cermat dan tepat dalam memilih mesin, maka dengan mesin tersebut, kita bisa BEP dalam waktu maksimum 3 bulan saja. Apalagi jika kita sudah memiliki pengalaman dalam modifikasi dan aplikasi proses mesinnya.

Pos biaya lain yaitu depresiasi bangunan yang umumnya dipatok 20 tahun,  boleh dikata bisa di-eliminir dengan comparation kenaikan nilai tanah yang lebih tinggi.

Sehingga pos biaya tetap (fixed cost) yang harus dicermati hanya pada depresiasi mesinnya saja. 

Jadi, pemilihan mesin yang cermat dan tepat akan akan mempercepat proses BEP secara total dan profit usaha segera dapat dinikmati.

Penutup

Itulah ulasan tentang perjalanan bisnis Ali, alumni smanda88, ke negeri Cina dalam rangka mencari dan memilihkan mesin produksi yang tepat bagi klien-kliennya. Tidak ketinggalan, Ali juga memberikan tips dalam memilih mesin produksi sehingga dapat mempercepat pengembalian modal usaha atau Break Event Point (BEP).

Semoga Bermanfaat..

2 comments:

  1. Mantaps mas Ali..ada legenda Jet Li disono... disini ada legenda Jet Ali
    Tetap semangat mas Ali..

    ReplyDelete
  2. Hebat temanku Ali
    Sukses selalu ya...

    ReplyDelete