Home » » Reuni Akbar SMADA 2018 Dengan Sajian Kuliner Khas Banyuwangi

Reuni Akbar SMADA 2018 Dengan Sajian Kuliner Khas Banyuwangi

Reuni Akbar SMADA 2018 Dengan Sajian Kuliner Khas Banyuwangi – Pada hari kedua Lebaran, alumni SMA Negeri Dua Banyuwangi atau SMADA angkatan 1988, mengadakan acara Halal Bihalal sekaligus juga reuni akbar dengan sajian kuliner khas Banyuwangi.

Reuni Akbar SMADA 2018 Dengan Sajian Kuliner Khas Banyuwangi

Setelah 30 tahun lamanya berpisah,baru kali ini alumni SMADA Banyuwangi angkatan 1988 bertemu kembali sehingga reuni akbar kali ini merupakan reuni yang pertama sekaligus menjadi awal kebersamaan.  Dan, moment kebangkitan alumni SMADA 88 ini dijadikan sebagai tema dalam pertemuan akbar kali ini yaitu, 
“Jenggirat sadar ring Alumni, Almamater lan Lingkungan.”

Tema tersebut merupakan himbauan dan ajakan bagi seluruh alumni SMA Negeri Dua Banyuwangi untuk segera bangkit, sadar dan peduli terhadap alumni, almamater dan lingkungannya.

Reuni Akbar SMADA 2018 Dengan Sajian Kuliner Khas Banyuwangi

Satu himbauan yang membangkitkan semangat kebersamaan dan persatuan lulusan SMADA Banyuwangi sehingga dapat memberikan manfaat bagi para alumni sendiri, almamater dan lingkungannya. 

Acara reuni akbar ini diselenggarakan di sekolah yang dulunya merupakan sekolah SMADA namun sekarang menjadi milik SMU 1 Giri yaitu di Jalan HOS. Cokro Aminoto, Banyuwangi.

Reuni Akbar SMADA 2018 Dengan Sajian Kuliner Khas Banyuwangi

Adalah Mul Pangsit, nama julukannya, yang menjadi ketua panitia reuni akbar SMADA angkatan 1988 ini. Bersama panitia lainnya, ia mulai melacak keberadaan teman-teman masa SMA satu demi satu sehingga acara reuni akbar ini dapat terselenggara dengan meriah.

Meskipun dari 320 alumni SMADA Banyuwangi yang terdaftar sementara yang dapat hadir hanya sekitar 160 alumni saja, boleh dikatakan acara ini sudah berhasil. Mengingat baru kali ini diadakan.  Dan, semoga di tahun-tahun mendatang, jumlah alumni yang dapat menghadiri acara reuni semakin bertambah banyak.

Keunikan Reuni Akbar SMADA Banyuwangi 2018

1. Para peserta pria mengenakan Udeng Batik Gajah Oleng.

Udeng Batik Gajah Oleng merupakan udeng khas masyarakat Banyuwangi sehingga dengan mengenakan ikat kepala ini, acara reuni akbar SMADA ini juga turut mengangkat kearifan budaya local. Mengingat semakin lama budaya asli Indonesia sedikit demi sedikit terkikis kemajuan teknologi dan pengaruh budaya asing melalui media internet.

Udeng Batik Gajah Oleng
Rina Rayis dan Bayu Sakti Wicaksono dkk
yang mengenakan Udeng Batik Gajah Oleng

Udeng Batik Gajah Oleng

2. Kuliner Khas Banyuwangi

Sebagai lulusan SMADA Banyuwangi, meskipun sudah lama meninggalkan tanah Blambangan, kerinduan para alumni terhadap kuliner khas Banyuwangi sangatlah tinggi. Sehingga dalam acara reuni Akbar ini, Panitia menyajikan makanan khas Banyuwangi seperti Rujak Kecut, Rujak Soto, Sego Cawuk dan tidak ketinggalan adalah jajanan pasar.

Kuliner Ketan Uli
Kuliner Ketan Uli

Rujak Kecut
Rujak Kecut Banyuwangi

Rujak Soto Banyuwangi
Rujak Soto Banyuwangi

Jajanan Pasar
Jajanan Pasar

Kuliner Sego Cawuk
Sego Cawuk Banyuwangi


3. Tarian Gandrung Banyuwangi

Sambil menikmati kuliner khas Banyuwangi dan bercengkerama dengan teman-teman lama yang sudah terpisah selama 30 tahun, kerinduan para alumni terhadap almamater dan bumi Minak Jinggo ini terobati dengan menyaksikan tarian Gandrung Banyuwangi.

Rina Rayis bersama teman-temannya
Rina Rayis, no 2 bersama teman-teman SMADA Banyuwangi

Itulah beberapa keunikan pada acara reuni akbar SMADA Banyuwangi angkatan 1988 yang berlangsung pada tanggal 16 Juni 2018 mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.

Moment Kebersamaan 30 Tahun Lalu

30 tahun bukanlah waktu yang singkat. Jika pada masa SMA dulu, alumni SMADA 1988 masih berusia 16 hingga 19 tahun, maka setelah berpisah sekian lama, sekarang ini mereka semua sudah menginjak masa jelita atau jelang lima puluh tahun bahkan ada yang sudah lolos limapuluh tahun atau Lolita.

Satu usia yang sudah cukup matang.

Sehingga moment kebersamaan ini tidak di sia-siakan oleh para alumni. Mereka segera berbaur, mengulang kembali penggalan-penggalan kisah lama masa SMA baik tentang guru-guru pengajar, kenakalan masa remaja dan mungkin kenangan cinta masa SMA.

Rina bersama Arbioda
Arbioda, Arek Biologi Dua SMADA Banyuwangi 

Pada umumnya, kenangan bersama teman-teman satu kelas akan lebih melekat dalam otak. Maka secara spontan mereka akan berkumpul dalam kelompok atau kelasnya masing-masing, setelah itu baru teman-teman lainnya.

Penutup

Itulah ulasan ayodolenrek tentang  “Reuni Akbar SMADA 2018 Dengan Kuliner Khas Banyuwangi.” Sebagai nara sumber tulisan ini adalah Rina Rayis, alumnus SMADA Banyuwangi angkatan 1988, tinggal di kota Serpong, yang turut menghadiri acara ini.

Harapannya, moment kebersamaan alumni SMADA Banyuwangi angkatan 1988 ini tidak berhenti disini saja, melainkan dapat berlanjut hingga tahun-tahun berikutnya. Dan, hubungan pertemanan di antara para alumni dapat terjalin semakin erat dan kuat.


Semoga bermanfaat..
Sumber : Rina Rayis, alumni SMADA Banyuwangi 1988

Artikel Lainnya :




3 comments:

  1. Dari 360 alumni yang hadir 160 orang, sudah termasuk berhasil acara ini...

    ReplyDelete
  2. Dari 360 alumni yang hadir 160 orang, sudah termasuk berhasil acara ini...

    ReplyDelete
  3. Salah satu manffaat sosmed yang bisa menghubungkan silaturahmi yang terputus sementara.....akhirnya....bisa terhubung kembali....Selamat Berbahagia SMADA

    ReplyDelete