Home » » Tradisi Panjat Pinang Dan Pesta Sekuraan Di Tanggamus, Lampung

Tradisi Panjat Pinang Dan Pesta Sekuraan Di Tanggamus, Lampung

Panjat Pinang Di Hari Lebaran? - Tradisi Panjat Pinang sebagai satu perlombaan pada umumnya dilaksanakan untuk memperingati hari kemerdekaan 17 Agustus. Namun berbeda di Lampung, lomba Panjat Pinang malahan dilaksanakan pada hari Lebaran. Memang cukup aneh. Tapi, bagi masyarakat Lampung hal ini sudah menjadi hal yang biasa dan merupakan satu tradisi yang dilaksanakan dari tahun ke tahun.

Tradisi Panjat Pinang Dan Pesta Sekuraan Di Tanggamus, Lampung
Tradisi Panjat Pinang Dan Pesta Sekuraan Di Tanggamus, Lampung

Mengapa harus Panjat Pinang? 

Pertanyaan itulah yang mengganjal dalam benak saya.

Kebetulan pada Lebaran tahun 2018 ini, Susilowati yang mengikuti suaminya pulang kampung ke kabupaten Tanggamus, Lampung, menyelenggarakan acara Panjat Pinang tepat di halaman rumahnya. Dengan tujuan untuk berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara dan tetangganya.

Sebagai anak tertua dan kebetulan ayahnya adalah saudara tertua juga maka suami Susi menjadi tempat tujuan silaturahmi adik-adiknya sehingga pada hari Lebaran rumahnya menjadi tempat berkumpul bagi keluarga besarnya.

Maka, untuk lebih memeriahkan hari bahagia ini bersama keluarga, mereka bersama-sama mengadakan acara Panjat Pinang dan menggelar kesenian tradisonal Kuda Lumping.

Dari acara inilah, ayodolenrek mengetahui alasan mengapa tradisi Panjat Pinang diselenggarakan pada hari Lebaran.

Untuk lebih mengenal tradisi Panjat Pinang di Tanggamus, Lampung ini, mari kita ikuti sekelumit ulasan ayodolenrek berikut ini.

Tradisi Panjat Pinang Tanggamus, Lampung

Tradisi Panjat Pinang di Kabupaten Tanggamus memang diadakan setiap hari raya Idul Fitri. Namun, ada yang berbeda dengan Panjat Pinang pada umumnya, peserta Panjat Pinang di Tanggamus harus mengenakan topeng sebagai penutup wajahnya. Masyarakat Lampung menyebutnya sebagai pesta Sekuraan atau pesta topeng seribu wajah.

Persiapan Panjat Pinang


Selain itu, pada pesta ini juga menjadi ajang untuk mencari jodoh bagi warga setempat.

Bagi masyarakat yang menonton acara ini, perjuangan dan usaha keras peserta Panjat Pinang memberikan hiburan tersendiri karena tingkah laku dan kejadian-kejadian spontan yang membuat tertawa. Sehingga acara ini dapat memeriahkan dan menambah keceriaan warga di hari Lebaran.

Hadiah Panjat Pinang
Hadiah Panjat Pinang

Sedangkan dana untuk menyelenggarakan acara Panjat Pinang ini berasal dari sumbangan warga dan pengendara kendaraan yang melewati lokasi acara ini. Dengan segala keterbatasan persiapan dan dukungan dana, acara ini tetap berlangsung dengan meriah.

Hadiah Panjat Pinang
Hadiah Panjat Pinang

Hadiah bagi pemenang Panjat Pinang ini akan dibagi bersama-sama dengan tim pendukungnya namun sang pemanjat yang berhasil meraih bendera merah putih yang ada di puncak pohon pinang mendapat keistimewaan dengan boleh memilih dua hadiah yang diinginkannya.

Sedangkan pesta Sekuraan atau pesta topeng merupakan acara yang diselenggarakan setiap Lebaran, dimulai pada tanggal 2 Syawal dan berlangsung sekitar seminggu. Acara ini merupakan bentuk rasa syukur dan wujud kegembiraan masyarakat atas hasil panen yang melimpah. 

Sekura dalam tradisi pesta Sekuraan
Sekura

Dan, pesta Sekuraan ini menjadi agenda tahunan masyarakat Tanggamus.

Dalam pesta Sekuraan, yang disebut sekura adalah pria yang berusaha menutupi wajah dan badannya sedemikian rupa agar tidak dikenali dengan mengenakan topeng dan pakaian wanita. Terdapat dua jenis Sekura yaitu :
  1. Sekura kamak berarti sekura kotor yang berfungsi sebagai penghibur bagi penonton. Sekura ini disebut demikian karena pakaian dan topeng yang dikenakannya kotor, misalnya busana tani atau tumbuhan. Fungsinya menghibur pengunjung.
  2. Sekura kecah berarti sekura bersih. Disebut demikian karena kostum yang dikenakan bersih-bersih dan rapi. Sekura jenis ini berfungsi sebagai pemeriah dan peramai peserta. Sekura inilah yang berkeliling pekon atau dusun untuk melihat-lihat dan berjumpa dengan gadis pujaannya.  

Itulah alasan mengapa di Kabupaten Tanggamus, Lampung, panjat pinang dan pesta Sekuraan menjadi tradisi yang diselenggarakan setiap tahun.

Berikut ini adalah beberapa video tentang panjat pinang dan pesta Sekuraan yang sempat direkam oleh Susi.




Penutup

Itulah ulasan ayodolenrek tentang tradisi panjat pinang di hari Lebaran yang diselenggarakan di beberapa dusun di Kabupaten Tanggamus, Lampung. Salah satunya di rumah suami Susilowati.

Memang hidup terasa lebih indah jika dapat berbagi.

Semoga informasi ini dapat menambahkan wawasan dan pengetahuan kita tentang ragam budaya dan tradisi yang ada di negeri kita Indonesia.

Semoga bermanfaat..

Artikel Lainnya :





1 comments: