Home » » Menyegarkan Jiwa Di Coban Parang Tejo, Dau, Malang Yang Masih Alami

Menyegarkan Jiwa Di Coban Parang Tejo, Dau, Malang Yang Masih Alami

Menyegarkan Jiwa Di Coban Parang Tejo, Malang Yang Masih Alami – Banyak cara untuk menyegarkan kembali jiwa kita setelah mengisinya dengan beban dan kewajiban hidup sehari-hari. Salah satunya adalah dengan kembali ke alam yang masih alami atau masih perawan seperti alam yang ada di Coban Parang Tejo, Dau, Malang.

Coban Parang Tejo, Dau, Malang
Coban Parang Tejo, Dau, Malang
Gambar : Ngalam.co

Udara yang segar, pemandangan alam pegunungan yang hijau penuh dengan pepohonan pinus yang berjajar rapi dan gemercik air sungai yang jernih akan dapat memberikan semangat baru dan melepaskan beban fikiran dan beban hidup lainnya sehingga jiwa kita menjadi segar kembali.

Dengan berada di alam semesta yang masih alami, kita akan merasakan betapa kecilnya diri kita di hadapan alam yang begitu luas dan merasakan betapa besarnya Tuhan Sang Maha Pencipta sehingga kesadaran sebagai hamba secara perlahan akan mengisi jiwa lalu membuat kita tunduk penuh rasa syukur atas segala nikmatNya.

Itulah yang semestinya kita lakukan saat berkunjung ke tempat-tempat wisata. Apapun yang ada dibalik alam semesta seisinya tidak akan lepas dari kekuasaanNya.

Nah, cukup kiranya sedikit sentimental dan bersikap arif. Mari kita kembali ke Coban Parang Tejo, satu objek wisata baru di Dau, kabupaten Malang yang lagi popular.

Kali ini, ayodolenrek mengunjungi objek wisata di desa Dau, Malang, dengan nara sumber Anis Fatchuria, alumni SMP Negeri 6 Malang angkatan 1985, yang memilih menyegarkan jiwanya dengan mengunjungi wisata alam di dusun Princi, Dau, Kabupaten Malang.

Anies Di Coban Parang Tejo
Anies Di Coban Parang Tejo

Sebelumnya, Coban Parang Tejo merupakan salah satu wisata alam air terjun yang masih perawan atau belum tersentuh yang berada di wilayah Kabupaten Malang. Untuk mengembangkan potensi wisatanya, Pemerintah Kabupaten Malang menambahkan beberapa fasilitas menarik dan kekinian yang semakin menambah daya tarik tempat ini terutama spot-spot unik bagi penggemar fotografi.

Sekarang, Air Terjun Alami ini menjadi salah satu objek wisata yang lagi naik daun di kalangan traveller dan foto-foto tentang keindahan alam tempat ini sudah banyak di unggah ke internet baik melalui instagram, facebook dan media social lainnya. Sehingga semakin memikat para wisatawan untuk merasakan sendiri pengalaman berada di Coban Parang Tejo.

Daya Tarik Coban Parang Tejo

Berikut ini adalah beberapa daya tarik dari Coban Parang Tejo yang memikat wisatawan untuk berkunjung langsung ke dusun Princi, Dau, Malang.

1. Bukit Terbang

Sebelum menikmati keindahan air terjun, dalam perjalanan kita akan menemukan sebuah lahan terbuka di sekitar perbukitan dengan taman yang tertata indah serta bangku-bangku yang disediakan untuk wisatawan menikmati pemandangan alam sekitar. Itulah yang dinamakan Bukit Terbang.

Bukit Terbang Coban Parang Tejo
Bukit Terbang Coban Parang Tejo

2. Air Terjun Parang Tejo

Untuk dapat menikmati keindahan alam Coban Parang Tejo, setelah kita sampai di dusun Princi lalu berjalan dan tiba di Bukit Terbang kita harus berjalan kaki lagi melewati  jalan setapak dan menyusuri tebing. Jalanan akan licin dan berlumpur apabila habis turun hujan sehingga kita harus hati-hati melangkah. Jaraknya kurang lebih 500 m.

Air Terjun Parang Tejo, Dau, Malang
Air Terjun Parang Tejo, Dau, Malang
Gambar : liburmulu.com

Namun, jerih payah kita menyusuri jalan setapak akan terbayar lunas berikut bunganya setelah melihat air yang mengalir lembut menyusuri tebing Gunung Butak sepanjang 100 meter. Itulah Coban Parang Tejo.

Pada saat langit sedang cerah dan matahari tengah terik, bias cahayanya yang menimpa percikan air terjun akan membentuk lengkungan berwarna-warni seperti pelangi yang menghiasi tebing.

Sungguh pemandangan alam yang indah.

Sehingga tepat bila air terjun ini diberi nama Parang Tejo. Dalam bahasa Jawa, “parang” berarti tebing dan “tejo” artinya cahaya. Makna keseluruhannya adalah tebing yang dipenuhi cahaya warna warni bak pelangi yang muncul setelah turun hujan.   

Sungai kecil aliran Coban Parang Tejo
Anies di sungai kecil aliran dari
Coban Parang Tejo

Dan air dari Coban di lereng Gunung Butak ini mengalir ke sungai kecil berpadu dengan bebatuan alami sehingga membentuk pemandangan nan eksotis. Jika kita menyusuri alirannya maka akan bertemu dengan Sungai Metro yang mengalir ke Kota Batu hingga wikayah Blitar.

3. Hutan Pinus

Sajian utama di Coban Parang Tejo adalah hamparan pohon pinus yang membentang sepanjang Gunung Butak. Pohon-pohon pinus tinggi berdiri tegar menebarkan aroma khas hutan pinus, di sela-selanya semak dan pohon perdu tumbuh subur. Terlihat hijau dan segar.

Hutan Pinus Coban Parang Tejo
Hutan Pinus Coban Parang Tejo

Udara bersih dan segar menyelimuti objek wisata ini. Meskipun fasilitas dan hiasan yang terpasang masih sedikit namun berjalan-jalan sambil menghirup udara bersih bisa meyegarkan badan kita.

4. Jembatan Panjang

Tempat menarik lainnya untuk sekedar menikmati pemandangan atau berselfie adalah sebuah jembatan panjang terbuat dari papan kayu.  Meskipun fungsinya bukan sebagai penghubung namun memberi kesempatan pada wisatawan hingga lebih leluasa dalam menikmati pemandangan alam. 

Jembatan Panjang Coban Parang Tejo
Anies di Jembatan Panjang Coban Parang Tejo

Jembatan ini disebut Jembatan Panjang.

Berfoto ditempat ini akan terlihat unik dan menarik dengan latar belakang pohon-pohon pinus di sekitarnya. 

5. Spot-spot Selfie Unik dan Menarik

Sebagai objek wisata kekinian, Coban Parang Tejo juga menawarkan spot-spot selfie atau foto yang instagramable. Memang semua tempat dapat digunakan sebagai spot selfie yang menarik, namun pengelolah Coban Parang Tejo menyediakan lebih dari satu spot selfie dan foto yang semuanya bisa digunakan tanpa tambahan biaya. 

Spot Kupu-kupu raksasa di Coban Parang Tejo
Spot Kupu-kupu di Coban Parang Tejo

Spot kupu-kupu raksasa yang tampak seperti lorong pintu masuk atau gapura terbuat dari akar-akaran tumbuhan adalah salah satu yang sering dimanfaatkan wisatawan untuk berselfie-ria, selain itu di area rumah kulu-kulu yang mirip banget dengan rumah akar di destinasi wisata Seribu Batu Songgo Langit Yogyakarta.

Spot Foto Kupu-kupu raksasa Coban Parang Tejo
Spot Foto Kupu-kupu raksasa
di Coban Parang Tejo

Adalagi spot foto seperti di negeri dongeng yang diberi nama Taman Peterpan dan beberapa lagi lainnya.

6. Gardu Pandang

Di Bukit Terbang juga tersedia gardu pandang yang memberikan wisatawan kesempatan menikmati pemandangan perbukitan di seberang tebing, dimana puncak-puncak bukit di kejauhan bisa tampak jelas terlihat saat cuaca cerah, namun juga bisa hilang dibalik pekatnya kabut dilain waktu.

Gardu Pandang Coban Parang Tejo
Anies di Gardu Pandang Coban Parang Tejo

Jika kita tidak mau bersusah payah turun ke air terjun, dengan berdiri di gardu pandang ini kita bisa memandangi Coban Parang Tejo dari ketinggian Bukit Terbang ini juga sudah cukup. Terlihat bagaimana Coban Parang Tejo diapit oleh tebing-tebing bukit di sekitarnya, tampak anggun dalam kesendiriannya.

7. Camping Ground Dan Outbound Anak

Pengelolah objek wisata Coban Parang Tejo juga menyediakan area untuk berkemah atau camping ground serta outbound bagi anak untuk pengunjung yang membawa keluarga dan anak-anaknya.

Penunjuk arah di Coban Parang Tejo
Penunjuk arah di Coban Parang Tejo

Akses Menuju Coban Parang Tejo

Untuk menuju Coban Parang Rejo ada beberapa rute pilihan, bagi wisatawan luar kota, harus sudah berada di Kota Malang terlebih dahulu  lalu menuju Coban Parang Tejo dalam waktu kurang dari sejam, sekitar 45 menit saja dan jarak sekitar 20 kilometer. 

Rute pilihan tersebut adalah :

  1. Jika kita berangkat dari kawasan Dieng atau Universitas Merdeka Malang, lanjutkan perjalanan terus melewati Perumahan Dieng, lalu menuju Petungsewu dan Tegalweru. Kemudian belok kiri di Dukuh Sempu, maka kita sudah sampai di Desa Gading Kulon. 
  2. Tapi bila mengambil rute ke arah Kota Batu, silahkan belok kiri di pertigaan lampu merah Sengkaling, lalu belok kiri di perempatan Semanding, kemudian melewati asrama putri Arrohmah, terus saja lurus di Dukuh Sempu, maka sampailah di Desa Gading Kulon. 

Memang keberadaan Coban Parang Tejo cukup tersembunyi dan belum ada papan penunjuk arah yang jelas sehingga jangan segan bertanya arah kepada warga sekitar daripada kita tersesat dan menghabiskan banyak waktu dalam perjalanan.

Lokasi Coban Parang Tejo

Coban Parang Tejo berada di Dusun Princi, Desa Gading Kulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dengan jam buka mulai pukul 08.00 WIB. Harga tiket masuk sebesar Rp 15.000,- dan biaya parkir motor Rp 3.000,-.

Akhir Perjalanan Di Coban Parang Tejo

Selepas berkeliling menikmati berbagai fasilitas yang ada di objek wisata Coban Parang Tejo maka jiwa dan raga terasa segar kembali sehingga sudah siap kembali melaksanakan rutinitas kerja dan berbagai aktifitas lainnya.

Itulah, ulasan ayodolenrek tentang perjalanan Anies Fatchuria saat menyegarkan jiwa di objek wisata alam Coban Parang Tejo.

Sebagai penutup,
“Jauh berjalan banyak dilihat, lama hidup banyak dirasai.”
Sehingga jika ada kesempatan mari kita berjalan-jalan menikmati keindahan alam sekaligus mengagumi kebesaran Tuhan melalui karya-karyaNya yang indah. Ayo dolen rek..

Semoga bermanfaat..

Wisata Air Terjun Lainnya :


2 comments: