Home » » Menikmati Keindahan Dan Mengenal Sejarah Istana Maimun Medan

Menikmati Keindahan Dan Mengenal Sejarah Istana Maimun Medan

Menikmati Keindahan Dan Mengenal Sejarah Istana Maimun Medan – Salah satu ikon kota Medan, Sumatera Utara yang terkenal adalah Istana Maimun, istana yang indah dan menyimpan banyak peristiwa sejarah. Sehingga dapat menikmati keindahan dan mengenal sejarah istana Maimun merupakan satu hal yang menyenangkan dan diinginkan semua orang terutama yang jauh dari Medan.

Menikmati Keindahan Dan Mengenal Sejarah Istana Maimun Medan
Menikmati Keindahan Dan Mengenal Sejarah Istana Maimun Medan
Kesempatan itu datang ketika Lila Zoehry menjalankan tugas dari perusahaannya, Sun Life Insurance berkunjung ke kota Medan. Maka, sambil menyelam minum air, wanita yang hobi travelling ini sekaligus menikmati keindahan dan mengenal sejarah Istana Maimun.

Untuk lebih mengenal istana kebesaran kerajaan Deli ini lebih detail, mari kita ikuti ulasan ayodolenrek berikut ini.

Tentang Istana Maimun Medan 

Ada tiga hal yang menarik dan menjadi ciri khas dari Istana Maimun ini yaitu aristektur bangunan yang indah, keunikan meriam puntung dan legenda Putri Hijau. Sehingga selain menikmati keindahan arsitektur istana, alangkah baiknya jika kita juga mengenal sejarah dan asal usul Meriam Puntung dan Putri Hijau.

Menikmati Keindahan Dan Mengenal Sejarah Istana Maimun Medan
Lila dkk di Istana Maimun Medan


Sejarah Istana Maimun

Istana Maimun dibangun pada masa kekuasaan Sultan Makmun al-Rasyid Perkasa Alamsyah, putra sulung Sultan Mahmud Perkasa Alam, pendiri kota Medan, pada 25 Agustus 1888 Masehi. Istana yang menjadi kebesaran Kerajaan Deli ini didominasi dengan warna kuning, yang merupakan warna kebesaran kerajaan Melayu. 

Menikmati Keindahan Dan Mengenal Sejarah Istana Maimun Medan
Lila dkk di Pintu Masuk Istana Maimun, Medan

Setelah kemerdekaan Indonesia, istana yang pernah dikuasai Belanda ini mulai tahun 1946 dihuni oleh para ahli waris Kesultanan Deli. Layaknya istana raja, berbagai jamuan, pertemuan dan perhelatan  acara keluarga sultan dilaksanakan disini seperti pesta perkawinan, pertunjukan musik tradisional Melayu dan kegiatan sukacita lainnya. 

Acara rutin yang dilakukan oleh keluarga besar istana antara lain adalah acara silaturahmi antar keluarga besar istana yang diadakan dua kali dalam setahun  dan acara Rawatib yang diselenggarakan setiap malam Jumat.

Balairung Istana Maimun
Balairung Istana Maimun

Selain menjadi kediaman keluarga besar Sultan, Istana Maimun juga menjadi objek wisata andalan kota Medan. Para pengunjung dapat melihat-lihat koleksi yang dipajang di ruang pertemuan, seperti foto-foto keluarga sultan, perabot rumah tangga Belanda kuno, dan berbagai jenis senjata. 

Menikmati Keindahan Dan Mengenal Sejarah Istana Maimun Medan
Koleksi Istana Maimun Medan

Dan yang paling sering dikunjungi oleh para wisatawan adalah meriam buntung yang memiliki kisah tersendiri. Meriam Puntung nama yang diberikan oleh orang Medan.

Kisah Meriam Puntung Dan Putri Hijau

Dalam kisahnya, diceritakan jika meriam puntung ini erat kaitannya dengan kisah Putri Hijau. Dimana pada masa lalu ada satu kerajaan di Medan bernama Kerajaan Timur Raya. Dan, disitulah Putri Hijau tinggal. Seorang putri yang cantik jelita dan tubuhnya memancarkan warna kehijauan sehingga dijuluki sebagai Putri Hijau. 

Putri Hijau tidak sendiri melainkan bersama dua orang saudara laki-lakinya yang bernama Mambang Yasid dan Mambang Khayali. 

Menikmati Keindahan Dan Mengenal Sejarah Istana Maimun Medan
Koleksi Istana Maimun Medan

Ketentraman keluarga Kerajaan Timur Raya ini terusik ketika Raja Aceh datang dan berniat meminang Putri Hijau. Akan tetapi, kedua saudara sang putri menolak pinangan tersebut sehingga Raja Aceh menjadi marah, lalu menyerang Kerajaan Timur Raya. 

Pertempuran sengit pun terjadi, namun Raja Aceh berhasil mengalahkan pasukan yang dipimpin oleh Mambang Yasid. Setelah memenangkan pertempuran, Raja Aceh memerintahkan pasukannya untuk menculik Putri Hijau.

Namun, sebelum niatnya itu terlaksana, secara ajaib, Mambang Khayali marah dan berubah menjadi sebuah meriam lalu menembak membabi-buta tanpa henti menyerang pasukan Aceh. Karena menembakkan peluru tanpa henti lama kelamaan meriam itu panas dan terpecah menjadi dua.

Meriam PuntungIstana Maimun Medan
Meriam PuntungIstana Maimun Medan
Gambar : TripAdvisor

Ketika ditemukan, bagian depannya berada di daerah Surbakti, dataran tinggi Karo, dekat Kabanjahe sedangkan bagian belakangnya terlempar ke Labuhan Deli, kemudian dipindahkan ke halaman Istana Maimun.

Itulah sepenggal kisah Meriam Puntung dan Putri Hijau.

Lokasi Istana Maimun

Karena kepopulerannya, cukup mudah bagi kita untuk menemukan Istana Maimun ini, tepatnya berada di Jl. Brigadir Jenderal Katamso, kelurahan Sukaraja, kecamatan Medan Maimun, Medan, Sumatera Utara.

Luas Istana Maimun

Istana kebesaran Kerajaan Deli ini sangat luas, luas istananya saja kurang lebih sekitar 2.772 m, sedangkan luas halamannya mencapai 4 hektar kemudian panjang dari depan kebelakang mencapai 75,50 m dan tinggi bangunan mencapai 14,14 m. Istana dengan bangunan bertingkat dua ini ditopang oleh tiang kayu dan batu. 

Arsitektur Istana Maimun

Bangunan Istana Maimun ini menggunakan arsitektur perpaduan antara ciri arsitektur Moghul, Timur Tengah, Spanyol, India, Belanda dan Melayu. Ciri khas arsitektur Belanda tampak pada bentuk pintu dan jendela yang lebar dan tinggi sementara beberapa pintu lainnya menunjukkan pengaruh Spanyol. 

Menikmati Keindahan Dan Mengenal Sejarah Istana Maimun Medan
Lila Zoehry di beranda Istana Maimun Medan

Sedangkan ciri arsitektur Islam tampak pada keberadaaan lengkungan atau arcade pada atapnya dengan tinggi lengkungan berkisar antara 5 sampai 8 meter. Di kawasan Timur Tengah, India dan Turki, bentuk lengkungan seperti ini sangat populer.

Terdapat tiga ruang utama di Istana Maimun, yaitu : 

  1. Bangunan induk atau Balairung  dengan luas 412 m2, dimana singgasana kerajaan berada. Singgasana kerajaan digunakan dalam acara-acara tertentu, seperti penobatan raja, ataupun ketika menerima sembah sujud keluarga istana pada hari-hari besar Islam.Di Balairung ini terdapat sebuah lampu kristal besar bergaya Eropa yang menambah keindahannya.
  2. Bangunan Sayap kanan 
  3. Bangunan Sayap kiri

Istana Maimun juga memiliki 30 ruangan dengan desain interior yang unik, merupakan perpaduan seni dari berbagai negeri. 

Balairung Istana Maimun
Lila dkk di Balairung Istana Maimun Medan

Jika dilihat dari sisi luar, istana kerajaan Deli yang menghadap ke timur ini terlihat seperti istana para raja Moghul.

Arsitek Istana Maimun

Belum ada kejelasan tentang perancang sebenarnya dari Istana yang indah ini. Sebagian sumber menyebutkan jika perancangnya adalah seorang arsitek berkebangsaan Italia, sedangkan sumber lainnya, mengungkapkan bila arsiteknya adalah seorang Kapitan Belanda bernama T. H. Van Erp.

Akhir Perjalanan Di Istana Maimun 

Setelah menikmati keindahan dan mengenal sejarah Istana Maimun Medan, terasa semakin lengkap perbendaharaan wisata seorang Lila Zoehry. Sudah cukup banyak objek-objek wisata baik di tanah air maupun manca negara yang pernah dikunjunginya.

Menikmati Keindahan Dan Mengenal Sejarah Istana Maimun Medan
Lila di Singgasana Raja Istana Maimun Medan

Tapi, tidak hanya Istana Maimun yang dikunjunginya. Danau Toba yang sangat indah dan memiliki kisah legenda adalah target berikutnya.

Sebagai penutup,
“Jauh berjalan banyak dilihat, lama hidup banyak dirasai.”
Semoga perjalanan wisata ini dapat menjadi tambahan wawasan dan pengetahuan kita tentang objek wisata di tanah air.

Tunggu apalagi? Ayo dolen rek..

Perjalanan Wisata Lainnya :

1 comments: