Home » » Seru Dan Menyenangkan ! Berburu Sunset Di Pantai Ngudel, Malang 2018

Seru Dan Menyenangkan ! Berburu Sunset Di Pantai Ngudel, Malang 2018

Berburu Sunset Di Pantai Ngudel, Malang 2018 – Keindahan pemandangan alam saat matahari terbit maupun terbenam memang memiliki keistimewaan tersendiri, apalagi jika dapat kita saksikan di objek wisata yang indah seperti di Pantai Ngudel, Malang. Dan, dapat mengabadikan moment tersebut merupakan kebanggaan tersendiri bagi seorang traveller.

Berburu Sunset Di Pantai Ngudel, Malang 2018
Panca Wijaya Berburu Sunset Di Pantai Ngudel, Malang 2018

Sehingga banyak traveller yang berburu moment indah saat matahari bangun atau sedang menuju peraduannya. Tidak ketinggalan, Panca Wijaya bersama keluarga. Satu keluarga yang memang menyukai keindahan alam.

Bersma istri tercinta menikmati keindahan Pantai Ngudel, Malang
Bersama istri tercinta menikmati keindahan Pantai Ngudel, Malang

Kali ini, mereka berburu moment sunset di Pantai Ngudel, Malang. Keren dan berkelas!

Dapat mengisi hari libur bersama istri, anak dan cucu di pantai yang indah merupakan satu kesempatan yang jarang bisa kita lakukan di usia Lolita. Namun, semangat kebersamaan keluarga ini memang patut dihargai mengingat kesibukan masing-masing yang cukup padat.

Panca dan keluarga di Pantai Ngudel, Malang
Panca dan keluarga di Pantai Ngudel, Malang
Selepas tengah hari, mereka berangkat menuju Pantai Ngudel. Dan, tepat pada sore hari, saat matahari sudah mulai beranjak dari singgasananya, mereka tiba di pantai Ngudel. Persiapan menunggu sang surya tenggelam pun segera dilakukan.

Tikar dihampar, meja kecil yang khusus untuk travelling pun segera ditata dengan cangkir-cangkir gelas yang masih kosong. Dan, biji-biji kopi pilihan segera diolah. Sebuah kursi santai ditata tepat menghadap ke pantai.

Persiapan kopi menyambut matahari tenggelam di Pantai Ngudel
Persiapan kopi menyambut matahari tenggelam di Pantai Ngudel
Maka, menunggu matahari tenggelam terasa lebih indah dengan secangkir kopi original sambil menikmati suasana romantis di Pantai Ngudel. Hembusan angin, kelembutan pasir pantai dan deru suara ombak serta pengunjung pantai yang mulai sepi semakin menambah syahdu suasana.  

Menikmati kopi sambil menatap pemandangan indah di Pantai Ngudel, Malang
Menikmati kopi sambil menatap pemandangan indah di Pantai Ngudel, Malang
Baca Juga : Toko Kopi Koopen, Malang : Bukan Sekedar Kedai Kopi Biasa

Serasa Pantai Ngudel pada hari itu adalah milik kita sendiri.

Sementara anak-anak kecil bebas bermain pasir, mencari keong dan berlarian kesana kemari di hamparan pasir yang membentang di sepanjang Pantai Ngudel ini.



Waktu yang ditunggu, akhirnya datang juga. Sinar bagaskara mulai meredup dan alam pun perlahan menjadi gelap. Saat perjalanan matahari menyentuh batas lautan maka tercipta pemandangan yang sangat indah.

Pemandangan matahari tenggelam di Pantai Ngudel
Pemandangan  indah saat matahari tenggelam di Pantai Ngudel

Moment inilah yang dinantikan oleh Panca Wijaya dan keluarganya atau oleh para pemburu keindahan alam lainnya. Maka, berfoto dengan latar matahari tenggelam di Pantai Ngudel menjadi satu kenangan yang tak terlupakan.

Indahnya matahari tenggelam di Pantai Ngudel, Malang
Indahnya matahari tenggelam di Pantai Ngudel, Malang

Sahabat dolenners, itulah perjalanan wisata Panca Wijaya bersama keluarga saat berburu sunset di Pantai Ngudel, Malang.

Namun, pada kenyataannya, Pantai Ngudel memang kalah populer dengan pantai-pantai lainnya di Jalur Lintas Selatan (JLS) Malang seperti Pantai Teluk Asmara, Pantai Batu Bengkung, Pantai Ngantep dan Pantai Balekambang.

Sehingga untuk mengenal lebih jauh tentang objek wisata yang tak kalah indahnya dengan pantai-pantai lainnya, mari ikuti ulasan ayodolenrek berikut ini.

Baca Juga :

Tentang Pantai Ngudel, Malang

Pantai Ngudel memang tergolong objek wisata pantai yang baru. Keberadaannya baru diketahui orang setelah proyek pembangunan jalur lintas selatan Malang selesai dilakukan. Tepatnya pada tahun 2016, nama Pantai Ngudel mulai ramai dibicarakan di media sosial setelah beberapa traveller mengunggah foto-fotonya.

Pantai Ngudel, Malang, Jawa Timur
Pantai Ngudel, Malang, Jawa Timur

Pantai Ngudel tergolong pantai yang masih perawan. Karena masih sepi pengunjung membuat pihak pengelolah masih enggan untuk mempercantiknya.

Lokasi Pantai Ngudel, Malang

Lokasi Pantai Ngudel berada di Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.

Harga Tiket Masuk ke Pantai Ngudel 

Untuk dapat menikmati keindahan alam di Pantai Ngudel, wisatawan dikenakan tiket masuk sebesar Rp.15.000 per orang. Akan lebih murah lagi jika kita datang bersama rombongan.

Fasilitas Di Pantai Ngudel

Karena tergolongobjek wisata baru dan masih sepi pengunjung, maka fasilitas yang disediakan pihak pengelolah di Pantai Ngudel, masih belum lengkap dan masih sederhana. Tapi, fasilitas umum seperti toilet dan kamar mandi sudah tersedia meskipun kondisinya kurang terawat.

Akses Menuju Ke Pantai Ngudel

Akses menuju ke Pantai Ngudel cukup mudah. Selesainya jalan di Jalur Lintas Selatan Malang, lebih memudahkan wisatawan untuk menjelajah objek-objek wisata yang ada di sekitarnya termasuk  Pantai Ngudel yang lokasinya bersebelahan dengan Pantai Ngantep.

Jika kesulitan, sebagai pedoman adalah Desa Sumbermanjing. Nah, ketika sudah sampai disini, banyak penunjuk arah yang menuju ke objek wisata sepanjang JLS atau gunakan Google Maps di ponsel anda atau Tanya pada penduduk setempat.

Video Berburu Sunset Di Pantai Ngudel

Berikut ini adalah foto-foto kenangan Panca Wijaya dan keluarga yang mengabadikan moment berburu matahari tenggelam di Pantai Ngudel, Mlang. Foto-foto tersebut dikemas dalam bentuk video berikut ini.


Penutup

Sahabat dolenners, itulah ulasan tentang Pantai Ngudel dan perjalanan wisata Panca Wijaya saat berburu moment matahari terbenam di pantai ini.
“Dibalik keindahan alam semesta tersembunyi kebesaran Sang Penciptanya. Sehingga menikmati keindahannya akan menumbuhkan rasa tunduk dan kagum kepada Sang Maha pencipta. Tuhan Yang Maha Indah.”
Nah, tunggu apalagi? Mari jalan-jalan dan kuliner bersama.



2 comments: