Home » » Pantai Bajul Mati, Pemandangan Alam Yang Indah Dibalik Nama Seramnya

Pantai Bajul Mati, Pemandangan Alam Yang Indah Dibalik Nama Seramnya

Pantai Bajul Mati, Pemandangan Alam Yang Indah Dibalik Nama Seramnya  – Sepanjang Jalur Lintas Selatan Malang memang memiliki deretan pantai-pantai yang indah dengan segala keunikannya masing-masing. Salah satunya adalah Pantai Bajul Mati. Bajul Mati merupakan nama yang terdengar menyeramkan. Namun, keindahan pantainya sangat mempesona sehingga sangat layak dijadikan destinasi wisata pilihan pada akhir pekan atau hari libur lainnya.

Pantai Bajul Mati sudah ditemukan sejak abad ke-19 namun baru terekspos baru baru ini. Alasan pemberian nama yang angker ini karena saat ditemukan pertama kali, ada seekor buaya atau “bajul” dalam bahasa Jawa, yang mati ditempat ini.

Versi lain mengatakan, karena di pantai ini terdapat sebuah pulau yang menyerupai seekor buaya. Namun, karena hanya diam saja maka dianggap sebagai buaya yang mati atau bajul mati. Dan lama kelamaan nama Bajul Mati melekat sebagai nama pantai yang indah ini. 

ery di Pantai Bajul Mati
Fery Feriansyah di Pantai Bajul Mati

Untuk lebih mengenal secara detail seluk beluk Pantai Bajul Mati, mari ikuti ulasan ayodolenrek dengan nara sumber salah satu sahabat dolenners yaitu Fery Feriansyah berikut ini.

Pantai Bajul Mati

Hamparan pasir kecoklatan membentang sepanjang pantai Bajul Mati. Bersih dan hampir tak terlihat sampah-sampah berserakan ditempat ini. Terdapat beberapa pondok-pondok kecil sebagai tempat berteduh di sepanjang bibir pantai. Sebagian beratapkan ijuk, sebagian lainnya beratap genting.

Pantai Bajul Mati, Pemandangan Alam Yang Indah Dibalik Nama Seramnya
Pantai Bajul Mati, Pemandangan Alam Yang Indah Dibalik Nama Seramnya

Pantai Bajul Mati dikelilingi oleh bukit-bukit kecil yang terlihat hijau dan beberapa pulau kecil. Sebuah pulau yang menyerupai buaya sedang mengincar mangsanya berdiri di sisi kanan pantai, terlihat angker namun terasa semakin melengkapi daya tarik pantai ini.

Air laut yang jernih kebiruan nampak semakin jernih ketika tertimpa sinar mentari sehingga terlihat dasar pantai dengan pasir yang lembut serta karang-karang kecil di dalamnya. Ombak laut secara berkala menghantam lembut bibir pantai.

Seperti pada umumnya pantai di sisi selatan Pulau Jawa, ombak laut di Pantai Bajul Mati juga ada kalanya berubah menjadi besar dan menakutkan sehingga ada larangan bagi pengunjung agar tidak mandi di laut saat ombak tidak bersahabat.

Lokasi Pantai Bajul Mati

Pantai Bajul Mati berada di Jalur Lintas Selatan Malang atau JLS, tepatnya di Jalan Lintas Selatan Rt. 42 Rw 05, Gajahrejo, Umbulrejo, Gajahrejo, Gedangan, Malang, Jawa Timur, Indonesia.

Tidak sulit untuk menemukan Pantai Bajul Mati ini karena berada pada jalur yang sama dengan pantai-pantai lainnya. Setelah jembatan Sitiarjo Sumawe lalu Pantai Ungapan maka sampailah kita di Pantai Bajul Mati. 

Tarif Masuk Pantai Bajul Mati

Untuk dapat menikmati keindahan Pantai Bajul Mati, wisatawan cukup membayar dengan tarif sebesar Rp. 4.000 dan tarif parkir kendaraan sebesar Rp. 3.000.

Fasilitas Di Pantai Bajul Mati

Pihak pengelolah Pantai sudah menyediakan beberapa fasilitas umum untuk kenyamanan pengunjung seperti toilet dan kamar mandi. Karena masih sepi pengunjung maka masih belum banyak warung-warung makanan yang berjualan di sekitar pantai ini.

Rute Menuju Lokasi Pantai Bajul Mati

Jarak perjalanan dari pusat kota Malang menuju Pantai Bajul Mati sekitar 61 kilometer dan dapat ditempuh dalam waktu 3 jam perjalanan. Akses menuju ke pantai ini dapat ditempuh menggunakan kendaraan pribadi baik roda 2 dan roda 4. Namun, belum ada angkutan umum yang menuju ke Pantai ini.

Akan tetapi banyak jasa Travel  yang akan mengantarkan Anda menjelajah pantai-pantai di sepanjang Jalur Lintas Selatan ini termasuk ke Pantai Bajul Mati.

Jalanan Menuju Pantai Bajul Mati
Jalanan Menuju Pantai Bajul Mati

Infra struktur jalanan di JLS sudah beraspal dan mulus sehingga nyaman dilewati, namun beberapa ruas jalan sebelumnya masih banyak yang berlobang dan bergelombang.

Rute perjalanannya, dari kota Malang menuju arah Turen lalu menuju Sumbermanjing Wetan lalu ambil jalan lurus menuju  ke Pantai Sendang Biru. Tidak begitu lama, kita akan sampai di daerah Gajah Rejo tempat dimana Pantai Bajul Mati berada.

Sebuah papan penunjuk arah yang berada di pertigaan jalan akan mengarahkan kita menuju Pantai Bajul Mati.

Jembatan Sitiarjo Sumawe 

Setelah melewati pertigaan dan memilih arah menuju Pantai Bajul Mati, maka dalam perjalanan kita akan menemukan sebuah bukit yang telah dipotong tebingnya dan berada di pinggir jalan. Bukit itu terlihat masih gersang, namun lima atau sepuluh tahun lagi akan terlihat hijau dan akan menambah keindahan JLS.

Jembatan Sitiarjo Sumawe
Jembatan Sitiarjo Sumawe

Tidak terlalu jauh dari bukit itu, kita akan menemukan sebuah jembatan yang membelah sebuah sungai dan menghubungkan daerah Sitiarjo dan Sumawe sehingga disebut Jembatan Sitiarjo Sumawe. Desain jembatan sangat artistic dengan panjang 90 m dan berbentuk setengah lingkaran.

Karena keindahannya, banyak wisatawan yang berhenti terlebih dahulu di jembatan ini lalu berfoto atau sekedar melihat pemandangan alam yang indah di sekelilingnya. 

Pintu Gerbang Pantai Bajul Mati
Pintu Gerbang Pantai Bajul Mati

Nah, setelah melewati Jembatan Sitiarjo Sumawe, maka kita akan menemukan pintu gerbang Pantai Ungapan, dan tidak begitu lama lagi, kita akan menemukan Pantai Bajul Mati.

Dilarang Mandi Di Pantai Bajul Mati

Ombak tinggi dengan hembusan angin yang kencang merupakan ciri khas pantai di pesisir selatan pulau Jawa. Sehingga pengunjung Pantai Bajul Mati dilarang mandi, terutama ketika ombak sedang tidak bersahabat.

Larangan mandi di Pantai Bajul Mati
Larangan mandi di Pantai Bajul Mati

Keganasan ombak Pantai Bajul Mati pernah menelan korban jiwa sehingga sebaiknya jangan mandi di pantai ini. Namun, ada satu tempat yang aman untuk bermain air maupun mandi yaitu di sebuah muara sungai yang tenang.

Muara sungai di Pantai Bajul Mati
Muara sungai di Pantai Bajul Mati

Selain aman, muara sungai ini memiliki pemandangan yang indah dan menjadi tempat pertemuan air sungai yang berwarna hijau dengan air laut yang berwarna biru sehingga membuat air disini memiliki fenomena warna alami yang menarik.

Mitos Buaya Putih Di Pantai Bajul Mati

Nama Bajul Mati yang berarti buaya mati dihubungkan dengan ditemukannya seekor buaya yang mati di muara sungai dan keberadaan pulau yang bentuknya mirip dengan seekor buaya.

Namun, masyarakat setempat juga meyakini bahwa di Pantai ini merupakan tempat pertarungan antara Nyi Roro Kidul melawan buaya putih yang merupakan perwujudan dari Prabu Dewata Cengkar. Dan, akhirnya buaya putih kalah dan mati. 

Meskipun hanya mitos, namun kisah ini menjadi pelengkap daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Pantai Bajul Mati.

Camping Ground Di Pantai Bajul Mati

Aktifitas yang paling menyenangkan di Pantai Bajul Mati adalah berkemah. Menikmati pemandangan alam yang indah baik sunset maupun sunrise, jalan-jalan di pasir kecoklatan yang lembut dan melakukan berbagai aktifitas camping lainnya.

Camping ground Pantai Bajul Mati

Camping ground disini sangat luas sehingga jika kita ingin tinggal lebih lama maka kita dapat berkemah atau mendirikan tenda maupun laybag.

Video Pantai Bajul Mati

Berikut ini adalah video yang dapat memberikan gambaran lebih jelas tentang pemandangan alam yang indah baik dalam perjalanan maupun keindahan pantai Bajul Mati.



Penutup


Sahabat dolenners, itulah ulasan tentang salah satu objek wisata pantai yang berada di Jalur Lingkar Selatan Malang yaitu Pantai Bajul Mati. Keangkeran namanya dan mitos seram dibaliknya tidak sebanding dengan keindahan pemandangan alamnya yang begitu indah.

Maka, untuk semakin menambah perbendaharaan objek wisata di Malang Raya, mari kita kunjungi Pantai Bajul Mati.

Tunggu apalagi? Ayo dolen rek…

Wisata Pantai Lainnya :


3 comments:

  1. ncene ciamik malangku
    pengen wisata model opo ae wis dicepakno
    gusti Allah
    MALANG KUCECWARA

    ReplyDelete
  2. Waduh....lagu di video mengajak bernostalgia....jadi ingat yang enggak2...masa lalu..

    ReplyDelete