Home » » Inilah 5 Desa Terunik Dan Menarik Di Indonesia 2018 Yang Wajib Kita Ketahui

Inilah 5 Desa Terunik Dan Menarik Di Indonesia 2018 Yang Wajib Kita Ketahui

5 Desa Terunik Dan Menarik Di Indonesia 2018 – Pada jaman modern seperti sekarang ini, pengaruh media penyiaran dan teknologi informasi melalui penggunaan gadget yang semakin merakyat, tidak hanya di perkotaan saja tapi juga di pedesaan di seluruh Indonesia. Hanya di desa-desa tertentu di Indonesia, kita bisa menemukan suasana yang masih alami, tradisi dan budaya tetap terjaga bahkan menolak penggunaan teknologi.

Desa Kete Kesu, Toraja
Desa Kete Kesu, Toraja
Gambar : liputan6.com

Itulah, desa-desa terunik yang ada di Indonesia. Ketika desa-desa lain berusaha meningkatkan potensi dan kekayaan alamnya agar menjadi lebih maju dan modern, desa-desa unik ini tetap tak bergeming. Mereka tetap mempertahankan tradisi dan budaya yang telah diwariskan turun temurun.

Nah, untuk mengenal 5 Desa Terunik dan menarik  yang ada di Indonesia, mari ikuti ulasan ayodolenrek berikut ini yang diambil dari berbagai sumber.

5 Desa Terunik Dan Menarik di Indonesia

1. Desa Wae Rebo

Desa Wae Rebo merupakan desa terunik pertama di Indonesia yang telah dikenal dunia. Lokasinya berada di kecamatan Satarmase, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. 

Keunikan desa ini terletak pada 7 rumah utama yang berbentuk kerucut dengan tinggi dan diameternya hampir sama. Hanya 6 hingga 8 keluarga saja yang bisa tinggal di rumah unik ini. Rumah-rumah kerucut ini tersusun membentuk satu lingkaran atau melingkar.

Desa Wae Rebo
Desa Wae Rebo

Selain unik, Desa Wae Rebo juga memiliki pemandangan alam yang luar biasa indahnya. Hamparan perbukitan yang hijau berpadu dengan birunya cakrawala yang membentang membentuk lukisan alam nan mempesona.

2. Desa Penglipuran

Selain terkenal akan pantai-pantainya yang indah, pulau Bali yang sudah dikenal dunia, juga memiliki salah satu desa unik di Indonesia yaitu Desa Penglipuran. Satu desa yang memegang teguh adat warisan leluhur dan pernah mendapatkan penghargaan Kalpataru sebagai salah satu desa terbersih di pulau Dewata.

Desa Penglipuran, Bali
Desa Penglipuran

Desa Penglipuran terletak di kelurahan Kubu, kecamatan Bangli, kabupaten Bangli, Bali. Desa unik yang menjadi objek wisata ini memiliki luas sekitar 112 hektar dimana 9 hektarnya digunakan untuk pemukiman warga. 

Nama Penglipuran berasal dari kata “Pengeling Pura” yang memiliki makna tempat suci yang ditujukan untuk mengenang para leluhur. Dan, ternyata masyarakat yang tinggal di desa ini memang sangat menjunjung tinggi amanat dari para leluhur mereka. 

Desa Penglipuran, Bangli, Bali
Desa Penglipuran, Bangli, Bali

Dapat dibuktikan dari bentuk rumah di desa Penglipuran yang sangat mengutamakan kerukunan dengan ciri khas yang sangat menonjol yaitu arsitektur bangunan tradisional di desa ini rata-rata memiliki desain yang sama persis dari ujung desa ke ujung lainnya.

Satu desa yang sangat indah, bersih dan tertata rapi serta bebas polusi karena pengunjung tidak diperbolehkan membawa kendaraan bermotor.

3. Desa Baduy

Suku Baduy adalah nama suku yang sangat populer di Indonesia sebagai suku yang memegang kuat adat dan tradisi para leluhurnya. Dan, desa yang menjadi tempat tinggal suku Baduy juga merupakan desa unik yang ada di Indonesia.

Desa Baduy terbagi menjadi dua yaitu Baduy Luar dan Baduy Dalam dimana pembagian wilayah ini berkaitan dengan kekuatan warganya dalam memegang adat dan tradisi. Desa baduy luar masih mau menerima teknologi seperti televisi, radio dll. Namun, pada bagian dalam, perangkat tersebut tidak dapat diketemukan.

Desa Baduy, Lebak, Banten
Desa Baduy, Lebak, Banten

Pintu masuk untuk mengunjungi perkampungan Baduy adalah Desa Ciboleger. Namun, butuh stamina yang prima menuju pemukiman Baduy Luar dan Baduy Dalam karena membutuhkan waktu sekitar 5 jam. 

Meskipun melelahkan, di sepanjang jalan kita dapat menikmati  sejuknya udara pegununga  dan pemandangan alam perbukitan yang mempesona.

Di Desa baduy ini,kita dapat melihat rumah-rumah yang terbuat dari bambu dan tertata rapi serta sungai yang mengalir di pemukiman ini juga sungguh jernih, karena Suku Baduy sangat menghargai alam. 

4. Desa Trunyan

Kebalikan dari Desa Penglipura, Desa Trunyan memiliki daya tarik magis yang sangat kental dimana desa ini merupakan kuburan dari jenazah-jenazah yang dibiarkan begitu saja di atas tanah hingga membusuk. Sangat berbeda dengan adat warga Bali pada umumnya yang melakukan upacara Ngaben atau pembakaran mayat.

Desa Trunyan, Bali
Desa Trunyan, Bali

Sangat kontras pemandangan di desa Trunyan ini.

Pemandangan alam yang hijau di desa ini nanun  banyak tengkorak manusia yang berserakan dimana-mana. Tapi inilah keunikan dari desa Bungli yang memiliki kuburan di sisi timur Danau Batur. 

5. Desa Kete Kesu

Kesan seram dan magis seperti halnya yang ada di Desa Trunyan akan kita ketemukan juga di belahan wilayah Indonesia lainnya yaitu di Desa Kete Kesu yang terletak di Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Hal ini didukung dengan kepercayaan masyarakat setempat jika menguburkan jenazah manusia di tebing batu merupakan hal yang baik. 

Desa Kete Kesu, Toraja
Desa Kete Kesu, Toraja

Maka, jangan heran jika kita akan menyaksikan tengkorak-tengkorak manusia yang berserakan di berbagai sisi tebing di Desa Kete Kesu.

Ada dua cara pemakaman di desa Kete Kesu ini. Cara pertama, Jenazah ditaruh di gunung batu dan gua alam, Kedua, jenazah dimakamkan di makam rumah yang disebut patane dalam bahasa Toraja. 

Keunikan dari desa di Toraja ini adalah adanya berbagai aksesoris orang mati seperti peti mati orang Toraja yang disebut Erong. Bentuk Erong ini sangat unik, ada yang berupa alat kelamin atau kepala hewan. Dan, pada umumnya usia Erong ini telah mencapai 500 tahunan.

Penutup

Sahabat dolenners, itulah beberapa desa yang memiliki keunikan dalam memegang adat dan tradisi nenek moyang di Indonesia.

Melihat gencarnya arus modernisasi di berbagai daerah di Indonesia, mungkin saja desa-desa ini pada masa mendatang akan tergusur dan dijadikan sebagai perumahan, pusat perbelanjaan dan lain-lain. Bila, generasi penerusnya tidak dapat lagi memegang tradisi leluhurnya.

Semoga desa-desa unik di Indonesia ini tetap lestari hingga nanti.

Nah, tunggu apalagi? Ayo dolen rek…

Sumber : GNFI

2 comments: