Home » » Cerita Dibalik Peserta Singosari Lampion Festival 2018 : Desa Losari,Singosari, Malang

Cerita Dibalik Peserta Singosari Lampion Festival 2018 : Desa Losari,Singosari, Malang

Cerita Dibalik Peserta Singosari Lampion Festival 2018 : Desa Losari – Saat menyaksikan kemeriahan Singosari Lampion Festival 2018 yang lalu dan melihat berbagai bentuk lampion serta atraksi yang ditampilkan oleh para peserta, timbul pertanyaan dalam hati. Bagaimana kisah dibalik terwujudnya bentuk lampion dan atraksi budaya terebut?

Setelah beberapa hari, barulah penulis menemukan jawabannya ketika seorang sahabat dolenners yang membaca artikel “Kemeriahan Singosari Lampion Festival 2018”, memberikan masukan bahwa desanya adalah salah satu pemenang dalam acara itu.

Anggota lengkap Desa Losari Dalam Singosari Lampion Festival 2018
Anggota lengkap Desa Losari Dalam Singosari Lampion Festival 2018

Adalah Endang Setyowati, sahabat dan seorang penduduk Desa Losari, yang memberikan informasi seputar persiapan desanya dalam menyambut Singosari Lampion Festival 2018.

Pose bersama di Singosari Lampion Festival 2018
Pose bersama Tim Desa Losari di Singosari Lampion Festival 2018
Nah, untuk mengetahui cerita dibalik persiapan peserta Singosari Lampion Festival 2018 yang lalu, mari ikuti ulasan ayodolenrek berikut ini tentang bagaimana Desa Losari mempersiapkan diri dalam mengikuti agenda wisata tahunan di Kecamatan Singosari ini.

Desa Losari Dan Persiapan Menyambut Singosari Lampion Festival 2018

Bagi setiap desa di wilayah Singosari, menjadi pemenang festival tahunan ini merupakan satu kebanggaan tersendiri sehingga mereka berusaha sebaik mungkin untuk menciptakan bentuk  lampion yang unik dan menarik serta menyajikan atraksi yang meriah.

Karang Taruna RT. 03 Desa Losari
Karang Taruna RT. 03 Desa Losari Bersama Hasil Karyanya
Satu acara yang menjadi ajang daya cipta dan kreatifitas. Dan, gaung kemeriahan acara Singosari Lampion Festival 2018 telah terdengar sejak lama oleh masing-masing desa, salah satunya adalah Desa Losari.

Maka, Wiryawan Wahyu Wibisono.S.Stp, sebagai Lurah Desa Losari, menunjuk muda mudi atau Karang Taruna RT.03/RW. 04 untuk menjadi peserta dalam Singosari Lampion Festival 2018 ini. Tidak hanya memberikan tanggung jawab saja, Pak Lurah juga memberikan dana yang dibutuhkan dan memberi kebebasan para pemuda itu untuk berkreasi.

Anggota Karang Taruna RT. 03 Desa Losari
Anggota Karang Taruna RT. 03/RW. 04 Desa Losari

Tanggung jawab dan tantangan kreatifitas itu diterima oleh Karang Taruna RT. 03/RW. 04 Desa Losari. Kemudian, mereka bahu membahu  melakukan kerjasama demi menciptakan kreasi baru yang dapat menjadi kebanggaan desa tercintanya.

Hasil Karya Kartar RT. 03 Desa Losari
Hasil Karya Kartar RT. 03 Desa Losari
Lampion Garuda dan Pengiringnya

Hal pertama yang dilakukan adalah menentukan tema, setelah berunding akhirnya mereka sepakat membuat lampion dan atraksi bertema burung Garuda. Ditunjuk sebagai pemrakarsa pembuatan lampion adalah Wahyu sedangkan atraksinya diserahkan kepada Rere.

Garuda atau Jatayu, Tema Lampion Kartar RT. 03 Desa Losari
Garuda atau Jatayu, Tema Lampion Kartar RT. 03 Desa Losari

Wahyu mendesign, merancang dan menuangkan ide-idenya untuk membuat kerangka berbentuk burung Garuda termasuk aksesoris dan perlengkapannya. Dalam waktu kurang lebih sebulan, karya lampionnya yang unik dan menarik, selesai dibuat.

Model Pengiring Garuda Karya Karang Taruna Desa Losari
Model Pertama Pengiring Garuda Karya Karang Taruna Desa Losari

Model Kedua Pengiring Garuda Karya Karang Taruna Desa Losari
Model Kedua Pengiring Garuda Karya Karang Taruna Desa Losari

Model Ketiga Pengiring Garuda Karya Karang Taruna Desa Losari
Model Ketiga Pengiring Garuda Karya Karang Taruna Desa Losari

Sedangkan Rere, sebagai seorang guru tari, berusaha menyajikan atraksi yang menarik untuk semakin menambah daya tarik Lampionnya. Bersama pemuda dan pemudi serta ibu-ibu muda warga RT 03/RW. 04 yang menjadi model dan penari. ia menciptakan koreografi, menambahkan musik pengiring, membuat kostum dan make up.

Rere, Salah satu pemrakarsa Tim Desa Losari
Rere, Guru Tari yang menjadi salah satu pemrakarsa Tim Desa Losari

Pengiring Lampion Garuda Desa Losari
Pengiring Lampion Garuda Desa Losari

Pengiring Lampion Garuda Desa Losari
Pengiring Lampion Garuda Desa Losari

Akhirnya, semua persiapan telah dilakukan oleh Karang Taruna RT. 03/RW. 04 Desa Losari. Perjuangan dan kerja keras mereka telah maksimal.

Dan, di penghujung acara, Desa Losari meraih Juara II dalam Singosari Lampion Festival 2018 yang diikuti oleh 50 peserta dari berbagai daerah di Malang Raya. 

Tim Pengiring Lampion Garuda Desa Losari
Tim Pengiring Lampion Garuda Desa Losari

Satu prestasi yang membanggakan. Meskipun bukan juara I, namun karya pemuda pemudi RT. 03/RW. 04 Desa Losari ini mampu menyedot perhatian ratusan penonton yang berjubel menyaksikan kemeriahan Singosari Lampion Festival 2018.

Semoga pada festival berikutnya, Karang Taruna RT. 03/RW. 04 menjadi lebih inovatif dengan menerapkan teknologi modern dalam karya seninya sehingga membuat karyanya semakin menarik, dan Desa Losari mampu meraih Juara I.

Video Penampilan Desa Losari Dalam Singosari Lampion Festival 2018

Berikut ini adalah video penampilan tim Desa Losari saat mengikuti Singosari Lampion Festival 2018.



Penutup

Sahabat dolenners, itulah cerita dibalik persiapan peserta  Pawai Lentera Singosari 2018 yang dilakukan oleh Desa Losari.Jika dilihat dari hasil karyanya, Pemuda Desa Losari layak mendapatkan apresiasi karena karyanya sudah merupakan karya besar yang dapat mewakili desanya ke jenjang lebih luas.

Harapan ke depannya, pemuda Desa Losari semakin giat dalam meningkatkan kemampuan, ketrampilan dan kreatifitasnya sehingga dapat menjadi yang terbaik.

Selamat Untuk Para Pemuda RT. 03/RW. 04 Desa Losari dan Selamat Untuk Pak Lurah Wiryawan !!

Nah, tunggu apalagi? Mari terus berkarya dan terus mengembangkan kemampuan diri.

3 comments:

  1. Semangat buat Losari....
    Bisa jadi contoh desa-desa yang lain

    ReplyDelete
  2. untung ada artikelnya
    meskipun kehilangan moment nton langsung
    mantaaap

    ReplyDelete