Home » » Mengintip Sisa-sisa Kemarahan Merapi Dalam Wisata Merapi 2018

Mengintip Sisa-sisa Kemarahan Merapi Dalam Wisata Merapi 2018

Mengintip Sisa-sisa Kemarahan Merapi Dalam Wisata Merapi 2018 – Gunung Merapi adalah gunung berapi yang sangat aktif sehingga letusannya membuat wilayah Jogyakarta berantakan. Kemarahannya pada tahun 2010 membuat kota Gudeg seolah menjadi kota mati.

Gunung Merapi Jogyakarta Saat meletus 2010
Gunung Merapi Jogyakarta Saat meletus Tahun 2010

Namun, setelah meluapkan amarahnya, Gunung Merapi menjadi jalan turunnya berkah Tuhan ke bumi Panembahan Senopati ini. Tidak hanya tanah pertanian yang bertambah subur, tapi juga meningkatkan pendapatan di sektor pariwisatanya. Tentunya memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Jogya dan sekitarnya.

Gunung Merapi Setelah Meletus 2010
Gunung Merapi Setelah Meletus 2010
Foto : deviantart.com

Saat ini, Merapi menjadi objek wisata yang banyak dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Pemandangan alamnya yang indah, tempat-tempat bersejarah saat terjadi letusan dan sisa-sisa barang yang terkena lahar Merapi menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Perjalanan wisata kali ini, dilakukanoleh Wisnu Widjanarko, seorang dokter Anastesi, pemilik Bius Café And Restaurant dan juga seorang traveller yang gemar mengisi hari liburnya dengan petualangan. Seperti yang dilakukannya dalam perjalanan wisatanya ke Gunung Merapi berikut ini.

5 Hal Yang Wajib Dilakukan Di Wisata Merapi

Untuk lebih mengenal lebih detil tentang Wisata Merapi, berikut ini adalah beberapa kegiatan yang wajib dan sayang dilewatkan saat melakukan perjalanan wisata ke Gunung Merapi.

1. Mengunjungi Bunker Kaliadem

Bunker atau tempat perlindungan bawah tanah adalah tempat yang menjadi tujuan warga saat mendengar tanda bahaya atau sirine pada masa perang dulu. Dan, bunker Kaliadem merupakan tempat perlindungan masyarakat Desa Kepuharjo, Cangkringan, saat awan panas dari Merapi datang.

Bunker Kaliadem


Namun, tragedi memilukan terjadi di bunker ini ketika material Merapi menimbun tempat ini bersama orang-orang yang ada di dalamnya. Dan, setelah tiga tahun lamanya, barulah bunker ini dapat digali kembali.

Kisah sedih ini yang membuat banyak wisatawan berkunjung ke tempat ini. Selain mengenang kisah itu, banyak spot-spot foto menarik di bunker Kaliadem ini. Sehingga berfoto dengan latar bunker ini menjadi buruan para wisatawan.

2. Menyewa Jeep Lava Tour 

Setelah bunker Kaliadem, kegiatan yang menarik dan menantang lainnya di Merapi adalah mencoba Jeep Lava Tour. Dengan tarif sekitar Rp 350.000 hingga Rp 600.000, tergantung pada paket perjalanan yang dipilih.

Menyewa Jepp Lava Tour
Menyewa Jeep Lava Tour


Memang cukup mahal, tapi sensasi rasa petualangan saat mengendarai Jeep berkeliling jalur lava Merapi, sangat sepadan. Seolah kita menjadi sosok Itang Yunas yang terlihat gagah dengan Jeepnya atau seolah kita berada dalam salah satu tayangan TV petualangan seperti My Trip My Adventure.

3. Mengunjungi Museum Sisa Hartaku

Berbeda dengan museum pada umumnya, Museum Sisa Hartaku merupakan museum penyimpanan barang-barang warga yang masih tersisa setelah adanya letusan Gunung Merapi termasuk barang-barang peninggalan Mbah Maridjan.

Museum Sisa Hartaku
Museum Sisa Hartaku

Tempat yang menjadi Museum Sisa Hartaku ini bukalnah gedung yang megah melainkan bekas rumah yang hanya tersisa dindingnya saja. Disini, kita dapat melihat banyak perkakas sehari-hari yang sudah tidak layak digunakan lagi, mulai dari sepeda motor, TV, meja, kursi, hingga berbagai peralatan dapur.

4. Ziarah Ke Makam Mbah Marijan

Semasa hidupnya, Mbah Maridjan adalah sosok yang terkenal setelah menjadi bintang iklan bersama petinju Chris John. Karena pengabdiannya sebagai juru kunci Merapi yang mengakar dalam jiwanya, beliau rela wafat bersama aliran lahar Merapi pada tahun 2010 lalu dimakamkan ditempat ini.

Makam Mbah Marijan


Sebelumnya, beliau bertempat tinggal di Dusun Kinahrejo, dusun yang berada di sebelah barat Bunker Kaliadem. 

Walau hanya sebuah makam biasa, tapi banyak wisatawan berkunjung ke sini, baik untuk berziarah, maupun sekedar ingin mengetahui kisah Mbah Marijam selama menjadi juru kunci Merapi.

5. Mengunjungi Stonehenge Cangkringan

Satu tempat yang menarik lainnya di Merapi adalah Stonehenge Cangkringan. Disebut Stonehenge karena batu-batuan besar sisa erupsi Merapi tahun 2010 ditata dan ditumpuk sedemikian rupa hingga menyerupai Stonehenge yang ada di Inggris atau Australia.

Stonehenge Cangkringan
Stonehenge Cangkringan

Sehingga kita tidak perlu pergi keluar negeri karena di Desa Kepuharjo, Cangkringan ini sudah ada Stonehenge yang tak kalah indahnya. Bahkan, karena keunikannya ini membuat Stonehenge Cangkringan sering dijuluki sebagai The Lost World Herritage.

Dengan biaya masuk sebesar Rp. 7.500 dan biaya parkir gratis, kita dapat menyaksikan pemandangan yang indah dan berfoto dengan latar belakang batu-batu raksasa ini.

Itulah 5 Kegiatan menarik yang dapat kita lakukan saat berkunjung ke Gunung Merapi.

Penutup

“Dibalik setiap musibah pasti terkandung hikmah di dalamnya.”
Begitu pula dengan dibalik kemarahan Gunung Merapi yang meluluh-lantakkan wilayah Jogyakarta dan sekitarnya, namun setelah peristiwa itu banyak memberikan hikmah dan manfaat bagi masyarakatnya.

Nah, jika anda merasa penasaran dan ingin membuktikan kebenarannya, silahkan melakukan perjalanan wisata ke Gunung Merapi dengan berbagai hal menariknya.

Tunggu apalagi? Ayo dolen rek…

2 komentar: