Home » » Seru dan Menyenangkan ! Arisan sambil Menikmati Keindahan Pantai Goa Cina, Malang

Seru dan Menyenangkan ! Arisan sambil Menikmati Keindahan Pantai Goa Cina, Malang

Arisan sambil Menikmati Keindahan Pantai Goa Cina, Malang - Keindahan Pantai Goa Cina memang sudah tidak diragukan lagi semakin populer dengan banyaknya wisatawan yang meng-upload foto-fotonya di media social. Daya tariknya membuat ibu-ibu wali murid SMP Negeri 18 Malang, mengadakan arisan sekaligus menikmati keindahan Pantai di Malang Selatan ini.

Seru dan menyenangkan !

Ibu-ibu wali murid SMPN 18 Malang di Pantai Goa Cina Malang
Ibu-ibu wali murid SMPN 18 Malang di Pantai Goa Cina Malang

Disela-sela kesibukan mengurus rumah tangga dan aktifitas sehari-hari lainnya, para ibu muda ini menyempatkan diri untuk sejenak memanjakan diri dengan berkumpul bersama teman-teman sekaligus berwisata.

Yuntyas di Pantai Goa Cina Malang
Yuntyas di Pantai Goa Cina Malang

Dan, seorang sahabat dolenners yaitu Yuntyas, turut serta dalam keseruan dan kegembiraan acara ibu-ibu wali murid teman-teman anaknya ini. 

Nah, untuk lebih mengenal objek wisata Pantai Goa Cina di dusun Tumpak Awu, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang ini, mari ikuti ulasan ayodolenrek berikut ini.

Pantai Goa Cina, Malang

Pada awalnya pantai ini bernama Pantai Rowo Indah. Namun kehadiran seorang Biksu dari Cina yang menggunakan goa di tempat ini sebagai pertapaannya dan akhirnya menjadi tempat terakhirnya, maka nama pantai ini berubah menjadi Pantai Goa Cina. Perubahan nama ini terjadi pada tahun 1903.

Foto bersama dengan latar Pantai Goa Cina yang indah
Foto bersama dengan latar Pantai Goa Cina yang indah

Keberadaan pertapa Cina ini dapat dibuktikan dengan ditemukannya tulang belulang dan tulisan-tulisan berbahasa China di dinding goa beserta sebuah mangkok. Hal ini mengingatkan pada cerita karya-karya Asmaraman Kho Ping Hoo atau pada sosok Mei Sin, pendekar wanita dari Cina dalam kisah Tutur Tinular, yang mengembara hingga ke pulau Jawa.

Dan, sejak jaman kerajaan dahulu, banyak orang-orang dari daratan Cina atau Mongolia yang mengunjungi pulau Jawa baik untuk berdagang, mangajarkan agama Budha maupun ingin menaklukkan kerajaan di Jawa. Seperti halnya, pasukan Tartar utusan Ku bilai Khan.

Hal-hal Menarik di Pantai Goa Cina, Malang

Sebagai objek wisata, Pantai Goa Cina menawarkan banyak hal menarik bagi pengunjungnya. Berikut ini beberapa hal menarik yang dapat kita lakukan di Pantai Rowo Indah ini.

Menikmati Suasana Pantai Goa Cina

Hal pertama yang kita lakukan saat memasuki satu objek wisata adalah merasakan dan menyesuaikan diri dengan suasana alam sekitarnya lalu perlahan berusaha menikmat keindahan alam di sekeliling kita dengan panca indra dan segenap perasaan.

Hal ini pula yang kita lakukan saat memasuki kawasan Pantai Goa Cina. Pandangan mata kita akan menjelajahi setiap sudut pemandangan yang terhampar di depan kita. Seolah menikmati sebuah lukisan karya yang Maha Indah.

Pose bersama ibu-ibu wali murid SMPN 18 Malang di Pantai Goa Cina
Pose bersama ibu-ibu wali murid SMPN 18 Malang di Pantai Goa Cina

Hamparan laut dengan air yang jernih, ombak-ombak yang berkejaran, cakrawala yang biru, hembusan angin yang menyejukkan serta suara deburan ombak ditambah kelembutan pasir putih yang menyentuh telapak kaki kita. Ditambah lagi gugusan pulau kecil dan deretan tebing.

Semua panca indera kita termasuk perasaan seolah terbawa dalam suasana yang baru dan memberi kedamaian. Sehingga pantas kiranya, jika Biksu dari Cina itu memilih pantai ini sebagai tempat pertapaannya. 

Pemandangan alam yang indah dan suasana sepi, tenang dan damai tanpa gangguan sehingga membuat tenang dalam menyatukan diri dengan alam semesta. Dan, puncaknya menyatukan raga, perasaan , jiwa dan suksma dengan kebesaranNya.  

Menyusuri Jejak Sang Pertapa 

Setelah puas menikmati keindahan alam dan suasananya, maka akan terbersit satu keinginan dalam hati kita untuk menyusuri jejak sang pertapa. Keinginan yang sama dalam hati setiap orang yang mengunjungi Pantai Goa Cina ini. Namun, tidak semua orang melakukannya karena lebih tertarik pada hal lainnya.

Satu tempat dimana biksu ini menyembunyikan diri dari kehidupan manusia, ternyata berada di salah satu pulau kecil ditengah pantai yang disebut pulau Goa Cina. Sebetulnya bukanlah sebuah pulau namun batuan karang yang besar dan ditumbuhi rumput sehingga menyerupai pulau.

Kompak penampilan ibu-ibu wali murid SMPN 18 Malang saat di Pantai Goa Cina
Kompak penampilan ibu-ibu wali murid SMPN 18 Malang
dengan mengenakan dresscode yang sama saat di Pantai Goa Cina

Pulau Goa Cina ini berada 50 meter di sisi kanan Pantai.  Di sebuah goa atau ceruk di pulau inilah, Sang Biksu bertapa hingga akhir hayatnya.

Untuk menyusuri jejak sang pertapa ini kita harus berhati-hati karena rute yang akan dilewati cukup sulit berupa jalanan sempit dan bebatuan karang yang licin dan tajam. Dan, goa itu memiliki pintu setinggi setengah meter saja, namun di dalamnya cukup untuk menampung satu orang dalam posisi bersila.

Jika kita menyusuri jejak pertapa ini karena rasa penasaran saja. Maka, berbeda dengan beberapa orang yang menjadikan goa ini sebagai tempat ritual untuk meminta berkah dengan syarat membawa batang pepaya.

Itulah, salah satu daya tarik pertapaan Goa Cina.

Berkemah Di Pantai Goa Cina

Jika kurang puas menikmati segala keindahan dan daya tarik Pantai Goa Cina lainnya, maka kita bisa mendirikan kemah dan bermalam ditempat ini. Terutama bagi wisatawan yang datang dari luar Malang, pengelolah menyediakan area camping ground yang cukup luas.

Menikmati Kuliner di Pantai Goa Cina

Lelah melakukan berbagai hal yang menarik di pantai ini, saatnya kita menikmati kuliner yang tersedia. Banyak pilihan warung makan ditempat ini. Namun, jika kita membawa bekal sendiri maka akan lebih menyenangkan lagi seperti yang dilakukan oleh ibu-ibu wali murid SMPN 18 Malang ini.

Makan bersama di Pantai Goa Cina Malang
Makan bersama di Pantai Goa Cina Malang

Makan bersama di hamparan pasir dengan menu yang terlihat unik dan mengundang rasa untuk turut mencicipinya. Nasi putih, ikan bakar, sambel dan yang paling menarik adalah petai bakarnya. Sebagai pelepas dahaga yang menyegarkan adalah air kelapa muda, masih lengkap dengan serabutnya, hanya dilobangi diatasnya saja.

Tarif Masuk Pantai Goa Cina

Untuk menikmati keindahan Pantai Goa Cina, wisatawan hanya dikenakan tiket masuk seharga Rp 4.000 per orangnya. Dan, untuk tempat parkir, satu kendaraan akan dipungut biaya Rp 5.000.

Rute Menuju Lokasi Pantai Goa Cina

Untuk menuju pantai yang berada di dusun Tumpak Awu, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang ini, tidaklah susah hanya harus menempuh perjalanan sekitar tiga jam. Dari pusat kota Malang, kita dapat langsung menuju Sumbermanjing wetan dengan melalui Bululawang, Turen dan Dampit.

Sebagai patokan jika kita sudah dekat dengan Pantai Goa Cina ini adalah Jembatan Sumawe atau disebut Jembatan Bajul Mati, karena lokasinya tepat berada di kawasan Pantai Bajul Mati.

Jembatan Sumawe, Patokan Menuju Pantai Goa Cina
Jembatan Sumawe, Patokan Menuju Pantai Goa Cina

Kita dapat berhenti sejenak untuk berfoto sambil menikmati keindahan arsitektur jembatan ini dengan panjang 80 meter dan lebarnya lebih kurang 20 meter untuk kedua jalur. Terlihat cukup menarik karena ada tiang setinggi 20 meter yang melengkung dengan posisi membujur. 

Penutup

Sahabat dolenners, itulah ulasan tentang Pantai Goa Cina yang berada di Jalur Lintas Selatan Kabupaten Malang. Semakin seru dan menyenangkan dengan kehadiran ibu-ibu wali murid SMP Negeri 18 Malang yang mengadakan arisan sekaligus berwisata di pantai yang dulunya bernama Rowo Indah ini.

Apalagi jika membawa makanan yang unik dan menarik seperti Petai Bakar..

Nah, tunggu apalagi? Mari jalan-jalan dan kuliner bersama di Pantai Goa Cina Malang.





2 comments: