Home » » Goa Mlaten Atau Goa Polaman, Tempat Eksotis Hanya Untuk Para Pemberani

Goa Mlaten Atau Goa Polaman, Tempat Eksotis Hanya Untuk Para Pemberani

Ayo Dolen Rek Ke Goa Mlaten atau Goa Polaman - Selain Candi dan Sumber air, salah satu situs sejarah yang berkaitan dengan kerajaan  Singosari adalah sebuah goa di tebing sebuah bukit kecil tepatnya berada di Dusun Sumber Mlaten, Desa Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Goa itu dikenal dengan nama Goa Polaman karena dekat dengan sumber Polaman atau Goa Mlaten karena berada di dusun Sumber Mlaten.

goa mlaten; goa mlaten lawang; goa polaman; goa polaman lawang; goa polaman lawang malang; situs wura wari; kidung wukir polaman; polaman semarang; polaman dampit; sumber polaman; sumber polaman lawang
Goa Mlaten atau Goa Polaman Lawang, Malang

Goa ini berada di cerukan sungai Mlaten, dibawah jembatan Sumber Mlaten dan tepat di depan Makam Muslim Kalirejo. Sebelum memasuki jalan menuju Goa Mlaten ini terdapat sebuah rumah warga yang tidak terurus lagi dan dibiarkan terbengkalai begitu saja. Sementara di sisi kanan goa berdiri beberapa rumah warga.

goa mlaten; goa mlaten lawang; goa polaman; goa polaman lawang; goa polaman lawang malang; situs wura wari; kidung wukir polaman; polaman semarang; polaman dampit; sumber polaman; sumber polaman lawang

Meskipun dekat dengan rumah warga dan berada dipinggir jalan raya namun suasana magis dan menyeramkan sangat terasa mengingat di depan goa ini adalah makam dengan tanaman Kamboja berumur puluhan bahkan ratusan tahun. Ditambah lagi dengan keberadaan sebuah rumah kosong yang terlihat angker.

Sehingga orang enggan mendatangi tempat ini meskipun pada siang hari. Terlebih lagi pada malam hari. Maka, hanya mereka yang memiliki jiwa petualang,  para pejalan malam, pelaku spiritual dan mereka yang tertarik pada sejarah saja yang berani datang ke tempat ini.

Dapat disimpulkan, Goa Mlaten atau Goa Polaman ini lebih tepat dijadikan sebagai salah satu objek wisata spiritual dan hanya untuk para pemberani. Dan, karena sarat dengan nilai-nilai sejarah, maka BPCB Jawa Timur menjadikan Goa Polaman sebagai salah satu cagar budaya yang harus dilindungi.

Sebelumnya, untuk sampai ke goa yang penuh dengan sejarah ini sangatlah sulit, karena belum ada jalannya sehingga pengunjung harus melewati semak belukar dan memanjat batu-batuan besar. Namun pada tahun 2015, Lembaga Komunitas Pemerhati Budaya dan Sejarah “Jaya Wisnu Wardhana”, menerima hibah dari pemerintah propinsi Jawa Timur untuk melakukan perbaikan jalan menuju Goa Polaman ini.

goa mlaten; goa mlaten lawang; goa polaman; goa polaman lawang; goa polaman lawang malang; situs wura wari; kidung wukir polaman; polaman semarang; polaman dampit; sumber polaman; sumber polaman lawang
Lembaga Komunitas Pemerhati Sejarah dan Budaya
Jaya WIsnu Wardhana

Sekarang, jalanan menuju ke goa Polaman ini sudah cukup baik dimana di sisi jalan ditambahkan tanaman-tanaman hias yang memberi kesan asri dan dua gubuk terbuat dari bambu yang disediakan bagi para wisatawan untuk beristirahat.

Kebetulan, Penulis mengunjungi Goa Mlaten ini bersama Bapak Imam Santoso, Ketua Lembaga Komunitas Pemerhati Budaya dan Sejarah “Jaya Wisnu Wardhana”, sehingga dapat dengan mudah menemukan lokasinya.

Apa Saja yang ada di Goa Polaman?

Biasanya, keberadaan sebuah goa terletak di lereng-lereng bukit yang terjal, penuh semak belukar dan sulit dijangkau manusia. Namun, berbeda dengan Goa Polaman yang sudah dikemas sebagai salah satu objek wisata sejarah dan spiritual sehingga mudah dijangkau dan diharapkan dapat menarik wisatawan untuk berkunjung.

goa mlaten; goa mlaten lawang; goa polaman; goa polaman lawang; goa polaman lawang malang; situs wura wari; kidung wukir polaman; polaman semarang; polaman dampit; sumber polaman; sumber polaman lawang
Pemandanfan eksotis di Goa Mlaten, Lawang, Malang

Selain itu, dengan memanfaatkan kondisi alam di sekitar Goa Polaman, ditambahkan beberapa fasilitas dan benda-benda kuno sebagai penambah daya tariknya seperti berikut ini.

Lingga Setomo dan Nyai Setomi

Di depan pintu goa Polaman terdapat dua buah batu kuno dengan lobang ditengahnya, diperkirakan sebuah lingga sehingga disebut lingga Kyai Setomo dan Nyai Setomi. Kedua batu berlobang ini ditemukan oleh komunitas “Jaya Wisnu Wardhana”  saat melakukan perbaikan jalan menuju goa Polaman ini.

Tentang sejarah dan asal-usulnya masih belum diketahui dengan jelas.

Ruang Meditasi

Di dalam goa terdapat ruangan kecil yang hanya muat untuk tubuh satu orang dewasa saja. Diperkirakan, ruangan inilah yang digunakan untuk bertapa oleh leluhur kita dahulu.

Selain ruangan di dalam goa, tersedia dua gubuk terbuat dari bambu yang terdapat di jalan menuju goa dan di sisi kiri goa tepat diatas batu-batu besar. Gubuk-gubuk inilah yang sering dimanfaatkan pengunjung untuk melakukan perenungan, meditasi maupun bercengkerama dengan teman-teman.

Batu-batu Gunung dan mata air

Satu pemandangan yang jarang ditemukan ditempat lain dan hanya ada di Goa Mlaten ini adalah kumpulan batu batu gunung dengan ukuran sangat besar yang diantaranya mengalir sebuah mata air kecil dan membentuk sebuah kolam kecil.

goa mlaten; goa mlaten lawang; goa polaman; goa polaman lawang; goa polaman lawang malang; situs wura wari; kidung wukir polaman; polaman semarang; polaman dampit; sumber polaman; sumber polaman lawang
Unik dan Eksotis, Suasana di Goa Polaman Lawang, Malang
Sementara, dibelakangnya rumpun-rumpun pohon bambu dan pohon-pohon lainnya seolah menaungi dan memberi keteduhan tempat ini.

Tempat Sesaji

Karena situs Goa Polaman ini merupakan warisan sejarah jaman kerajaan dahulu, maka budaya yang berlaku pada masa itu, masih tetap dipertahankan hingga kini yaitu ritual “suguh” atau sesajian.

Tepat di depan pintu goa, terdapat semacam altar yang digunakan untuk mengantarkan sesaji atau membakar dupa. 
Itulah beberapa daya tarik Goa Mlaten yang dapat kita temukan saat mengunjungi objek wisata sejarah ini.

Sejarah Goa Polaman

Terdapat beberapa versi tentang sejarah Goa Polaman ini, semuanya berkaitan dengan kisah-kisah sejarah pada masa lampau. Namun, karena belum dilakukan penelitian lebih mendalam oleh para ahli sejarah sehingga cerita yang beredar di masyarakat masih simpang-siur.

goa mlaten; goa mlaten lawang; goa polaman; goa polaman lawang; goa polaman lawang malang; situs wura wari; kidung wukir polaman; polaman semarang; polaman dampit; sumber polaman; sumber polaman lawang

Meskipun demikian, keberadaan kisah dan legenda tentang Goa Polaman akan semakin memperkaya dan menambah daya tarik objek wisata sejarah ini.

Satu versi sejarah yang dapat meyakinkan BPCB Jawa Timur adalah versi dari Komunitas Pemerhati Budaya dan Sejarah “Jaya Wisnu Wardhana” sehingga kemudian pemerintah mau memberikan hibah untuk memperbaiki jalan menuju Goa Polaman ini.

Goa Polaman dan Kerajaan Wurawari

Menurut penuturan Bapak Imam Santoso, Ketua Lembaga Komunitas Pemerhati Budaya dan Sejarah “Jaya Wisnu Wardhana”, Goa Polaman ini erat kaitannya dengan keberadaan kerajaan Wurawari. Menurutnya, Goa Polaman ini merupakan pusat dari kerajaan para raksasa yang pernah menjadi sekutu kerajaan Sriwijaya.

Kerajaan Wurawari ini beribukota di Lowrang atau Lowarang. Diperkirakan berada di Lawang karena ada kemiripan pengucapan dari Lowarang berubah menjadi Lowang dan kemudian menjadi Lawang. Dan, Lawang adalah kecamatan dimana Goa Polaman ini berada.

Menurut Prof. Dr. Slamet Mulyana dalam bukunya “Nagarakretagama Dan Tafsir Sejarahnya”, menceritakan bahwa pada zaman pemerintahan Raja Sindok, ibukota kerajaannya pada kwartal pertama abad sepuluh adalah di Watu Galuh.

goa mlaten; goa mlaten lawang; goa polaman; goa polaman lawang; goa polaman lawang malang; situs wura wari; kidung wukir polaman; polaman semarang; polaman dampit; sumber polaman; sumber polaman lawang


Kemudian, ibukota kerajaan dipindahkan ke Watan yang berada di kaki gunung Penanggungan, sebelah selatan Sidoarjo yang juga merupakan tempat dimakamkannya Raja Dharmawangsa. Dalam prasasti Pucangan, disebutkan jika Raja Dharmawangsa tewas karena serangan mendadak Raja Wurawuri pada tahun 1006.

Setelah Raja Erlangga berhasil memusnahkan Raja Wurawuri dan merebut kembali kerajaan yang didudukinya, ibukota kerajaan dipindahkan ke Watan Mas di kaki gunung Penanggungan.

Nah, dari cerita tersebut, serangan mendadak dari kerajaan Wurawuri dapat berhasil dengan baik karena lokasinya berdekatan dengan kerajaan Dharmawangsa. Dan, lokasi terdekat dari Watan atau kaki gunung Penanggungan sebelah timur adalah Lawang. 

Sehingga cukup beralasan apabila Goa Polaman ini merupakan situs sejarah yang menjadi pusat kerajaan Wurawari yang merupakan kerajaan para raksasa.

Pengalaman Mistis Selama Pembangunan Jalan Menuju Goa Polaman

Proses pembangunan jalan menuju ke Goa Polaman tidaklah semudah membangun jalan ditempat-tempat lain yang tidak ada peninggalan sejarahnya. Selain harus berhati-hati agar situs tersebut tidak rusak, pihak pemborong harus memahami dan mengerti budaya dalam rangka minta ijin dan menghormati penghuni gaib tempat tersebut.

goa mlaten; goa mlaten lawang; goa polaman; goa polaman lawang; goa polaman lawang malang; situs wura wari; kidung wukir polaman; polaman semarang; polaman dampit; sumber polaman; sumber polaman lawang
Jalan menuju Goa Polaman Lawang, Malang

Itulah yang dilakukan Pak Imam bersama rombongannya. Mereka mengadakan selamatan terlebih dahulu untuk minta ijin kepada para penghuni gaib Goa Polaman dan sekitarnya agar tidak mengganggu para pekerja saat pembangunan berlangsung.

Pada malam harinya, mereka mengadakan ritual “melekan” atau tidak tidur semalaman sekaligus menjaga barang dan bahan bangunan dari tangan-tangan jahil. Saat beberapa malam melakukan “melekan” itulah, mereka menyaksikan beberapa fenomena gaib  seperti berikut ini.

Penampakan Rombongan Bajang

Pada malam itu, Pak Imam Santoso bersama beberapa orang yang rata-rata memiliki kemampuan spiritual, sedang duduk-duduk sambil berbincang di lokasi gubug pertama menuju Goa Polaman. Tepat didepan gubug tersebut ada satu tanjakan atau tanah yang menanjak.

Kira-kira jam 1 malam, mereka melihat penampakan rombongan bajang atau anak raksasa kecil keluar dari tanah yang menanjak tersebut. Mereka tidak berani menegur, hanya mengucapkan salam sambil berdoa dalam hati. Penampakan itu berlangsung cukup lama, sampai seluruh rombongan dengan segala tingkah polahnya keluar dari tanah tersebut.

Setelah para bajang itu hilang dari pandangan, barulah mereka berbisik-bisik memperbincangkannya. Hampir semua orang ditempat itu melihat penampakan gaib ini.

Penampakan Ular Weling Raksasa

Pada malam berikutnya, bersama orang-orang yang sama, Pak Santoso, menyaksikan penampakan gaib lainnya berupa ular weling raksasa yang lewat dihadapan mereka. Umumnya, seekor ular weling berukuran paling besar adalah sekitar sebesar ibu jari. Namun, ular weling yang muncul ini sebesar lengan orang dewasa.

Mengingat bahaya racun akibat digigit ular weling itu, mereka bersikap waspada dengan mempersenjatai diri dengan ranting-ranting bambu untuk membela diri apabila ular tersebut menyerang.

Akan tetapi, ular tersebut hanya melewati mereka saja, tidak menggangu atau menyerang. Anehnya, ular tersebut berjalan sangat pelan, tidak seperti ular yang sedang berhadapan dengan manusia, bergerak cepat menghindar atau menyerang.

Saat menunggu ular weling tersebut segera berlalu, jantung pak Santoso dkk berdegup kencang karena khawatir jika tiba-tiba ular itu berbalik lalu menyerang mereka. Dan, ketika sang ular hilang dari pandangan, barulah mereka menarik nafas lega.

Goa Polaman Pada Masa Kerajaan Singosari 

Pada masa kerajaan Singosari, konon, goa Polaman dipercaya menjadi salah satu tempat pertapaan dari Ken Arok dan Jayakatwang.

Legenda Goa Polaman

Konon, Goa Mlaten ini dipercaya merupakan jalan rahasia menuju istana kerajaan Singhasari. Hal ini berdasarkan legenda yang dipercaya masyarakat setempat yaitu legenda percintaan antara raja dari Pulau Bali, Kelana Rangga Puspita dengan putri kerajaan Singosari, Dyah Rangga Munti.

Menurut sebuah sumber yang tidak mau disebutkan namanya, legenda Rangga Puspita ini adalah kisah rekaan yang menyamarkan keberadaan tokoh sesungguhnya. Dalam Serat Pararaton memang tidak disebutkan secara detil bagaimana kelanjutan hubungan antara Ken Arok dan Ken Dedes setelah Ken Arok melihat cahaya yang terpancar dari tubuh Ken Dedes.

Apakah cinta Ken Arok bertepuk sebelah tangan?

Brahmana Logawe, guru dan ayah angkat Ken Arok, memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Mpu Purwa, ayah Ken Dedes. Dan, Mpu Purwa marah ketika putri kesayangannya dibawa paksa oleh Tunggul Ametung sehingga terucap kutukannya pada rakyat Polowijen.

Brahmana Logawe sendiri adalah seorang brahmana Hindu yang datang dari India hanya untuk menemui dan membimbing Ken Arok. Karena sang Brahmana yakin jika pemuda nakal ini memiliki tanda-tanda sebagai  titisan dari Hyang Wisnu yang bertugas menyelamatkan dunia dari kejahatan dan angkara murka.

Sebagai seorang Brahmana, Lohgawe sudah mendengar dan menyaksikan sendiri apa yang dilakukan oleh Prabu Dandang Gendis atau Kertajaya di Kediri yang mengaku sebagai Bathara Siwa lalu memaksa semua brahmana di wilayah kekuasaannya untuk tunduk dan mengakuinya.

Jika dihubungkan, maka tugas yang diberikan kepada Ken Arok sebagai titisan Bathara Wisnu adalah untuk mengalahkan Raja Kertajaya di Kediri. Dan, untuk mencapai tujuan itu, Ken Arok harus menjadi seorang Raja terlebih dahulu.

Jalan untuk menjadi raja adalah dengan menikahi Ken Dedes seorang wanita istimewa yang memiliki tanda sebagai ibu para raja terlebih dahulu. Maka, dibuat satu cerita tentang Rangga Puspita dengan Dyah Rangga Munti sebagai penutup kisah percintaan antara Ken Arok dan Ken Dedes.

Jika memang benar Goa Polaman merupakan jalan menuju istana Tumapel maka orang yang tepat dan dapat melakukannya adalah Ken Arok.

Akses dan Lokasi Goa Polaman

Goa Polaman berada di wilayah Dusun Sumber Mlaten, Desa Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. 

Ases menuju goa Mlaten ini dapat di capai dari arah Jalan Malang-Surabaya, kemudian berjalan ke arah barat setelah Pasar Lawang dan masuk ke Jalan Indrokilo lalu menuju dusun Sumber Mlaten.

goa mlaten; goa mlaten lawang; goa polaman; goa polaman lawang; goa polaman lawang malang; situs wura wari; kidung wukir polaman; polaman semarang; polaman dampit; sumber polaman; sumber polaman lawang
Jalan menuju Goa Mlaten Lawang, Malang
Angker dan menyeramkan..

Atau saat mengunjungi Sumber Polaman, Anda dapat bertanya pada penduduk sekitar tentang lokasi Goa Polaman atau Goa Mlaten.

Tarif Masuk Goa Polaman

Karena masih baru dan masih belum banyak pengunjung yang mendatangi objek wisata sejarah ini, maka kita tidak dikenakan bea masuk atau gratis.

Objek Wisata Dekat Goa Polaman

Untuk menjelajahi objek-objek wisata lainnya baik wisata alam atau wisata yang berkaitan dengan sejarah kerajaan Singosari lainnya, silahkan kembali ke Pasar Lawang. Dari pasar ini, kita dapat mengunjungi beberapa objek wisata lainnya seperti berikut ini.

0 comments:

Post a Comment