Home » , , , » Kita Harus Bangga Menjadi Warga Malang ! Ternyata, Ken Arok Adalah Seorang Ahli Pembuat Emas

Kita Harus Bangga Menjadi Warga Malang ! Ternyata, Ken Arok Adalah Seorang Ahli Pembuat Emas

Ken Arok Adalah Seorang Ahli Pembuat Emas - Dikisahkan dalam Pararaton, jika ketenaran nama Ken Arok sebagai seorang perampok membuat takut banyak orang sehingga ia mendapat julukan sebagai Penguasa Padang Karaotan. Namun, tidak semua orang menjadi sasaran kejahatan Ken Arok. Inilah yang terjadi pada Pu Palot, seorang pendeta dari desa Turyantapada, sekarang menjadi Turen.

ken arok; ken angrok; joko lola; singosari; singhasari; tumapel; situs karuman; situs sekaran; sekarpuro; prasasti turriyan; turen; situs watu godek; mpu sindok
Ternyata, Ken Arok Adalah Seorang Ahli Pembuat Emas
Gambar : liputan6.com

Pu Palot memiliki keahlian dalam membuat emas. Ilmunya ini didapatkan dari para pendeta di Kabalon yang memang dikenal ahli dalam membuat emas. Saat itu, Pu Palot mau pulang kembali ke Turyantapada dengan membawa emas seberat 5  tail. Tetapi, ia takut pulang sendiri karena terdengar kabar adanya perampok bernama Ken Arok tengah mencari mangsa sehingga ia tidak berani melanjutkan perjalanannya.

Ketika itulah, ia bertemu dengan seorang pemuda yang tidak lain adalah Ken Arok sendiri dan Pu Palot tidak mengenalinya.

Akan pergi kemanakah tuan?” Tanya Ken Arok.

Saya dari Kabalon, akan pulang ke Turyantapada, tapi saya takut karena di perjalanan ada perampok bernama Ken Angrok,"' jawab Pu Palot.

Jangan takut tuan. Mari saya antarkan pulang ke Turyantapada ! Jika perampok bernama Ken Arok itu muncul, biar saya yang akan melawannya.” Kata Ken Arok sambil tersenyum.

Pu Palot sangat senang dan merasa berhutang budi ada orang yang mau mengantarkannya pulang ke tempat tinggalnya sehingga sesampainya di Turyantapada, ia memberikan ilmu membuat emas kepada Ken Arok sebagai balas jasanya. 

Ken Arok belajar dengan sungguh-sungguh sehingga dalam waktu singkat ia memiliki keahlian seperti Pu Palot.  Pu Palot merasa senang, lalu mengangkat Ken Arok sebagai anaknya. Sehingga oleh Ken Arok, Turyantapada diakui sebagai daerahnya Bapa. 

Karena ilmu tentang membuat emas yang dimiliki oleh Pu Palot dirasa kurang, maka Pu Palot menyuruh Ken Arok pergi ke Kabalon untuk memperdalam keahliannya dalam membuat emas pada para pendeta di sana dengan membawa sisa bahan emas yang dimilikinya.

Ken Arok berangkat ke Kabalon. Namun, sesampainya disana, penduduk Kabalon tidak percaya kepadanya.

Semoga ada bunga di perapian.” Kata Ken Arok marah sambil berusaha menusuk seorang penduduk Kabalon dengan keris. Tetapi, penduduk Kabalon itu lari ke kediaman para pendeta lalu mengadukan perbuatan Ken Arok. Sehingga kaum pertapa di Kabalon keluar dengan membawa berbagai peralatan, mengejar Ken Arok.

Ken Arok tak berdaya dikeroyok oleh orang-orang Kabalon. Namun, saat mereka hendak membunuhnya, terdengar suara dari langit.

Wahai para pertapa, jangan bunuh orang itu ! Ia adalah anakku,tugasnya  di dunia ini masih belum selesai.”

Mendengar suara itu, mereka ketakutan. Lalu, Ken Arok ditolong dan tujuannya untuk memperdalam ilmu membuat emas diterima. Setelah kemampuan dalam membuat emas semakin mahir, maka Ken Arok bersumpah, “tidak ada pertapa di sebelah timur Gunung Kawi yang tidak mengenal ilmu membuat emas dengan baik.

Lalu, Ken Arok kembali ke Turyantapada dan menularkan ilmu membuat emas kepada para pertapa disana sehingga para pendeta di daerah ayah angkatnya ini dikenal pandai membuat emas.

Jejak Sejarah Keahlian Membuat Emas Ken Arok

Situs Sekaran, Sekarpuro, Malang

Baru-baru ini, telah ditemukan situs purbakala di daerah Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Malang. Lokasi situs ini tidak jauh dari daerah Kabalon yang sekarang lebih dikenal dengan nama Kebalen, tempat dimana dulu Ken Arok memperdalam ilmu membuat emas.

ken arok; ken angrok; joko lola; singosari; singhasari; tumapel; situs karuman; situs sekaran; sekarpuro; prasasti turriyan; turen; situs watu godek; mpu sindok
Situs Sekaran, Sekarpura, Malang

Menurut arkeolog BPCB Jawa Timur, situs Sekaran ini adalah tempat pertapaan pada masa kerajaan sebelum Majapahit atau pada masa kerajaan Singhasari. Dan, saat ditemukan pertama kali, terdapat banyak emas dan perhiasan di daerah ini.

Sehingga, cerita yang terdapat dalam serat Pararaton tentang keahlian pendeta Kabalon dalam membuat emas mendekati kenyataan. Karena, jika ekskavasi situs Sekaran ini diperluas, maka akan terhubung sampai ke wilayah Kebalen atau Kabalon.

Asal Nama Tlogomas

Jejak sejarah berkaitan dengan keahlian Ken Arok dalam membuat emas dapat ditelusuri di Situs Karuman, Tlogomas Gg. VIII, Dinoyo, Malang. Pada masa lalu, daerah ini disebut dalam Pararaton sebagai dukuh Karuman, tempat kediaman Bango Samparan, ayah angkat Ken Arok.

ken arok; ken angrok; joko lola; singosari; singhasari; tumapel; situs karuman; situs sekaran; sekarpuro; prasasti turriyan; turen; situs watu godek; mpu sindok
Situs Karuman, Tlogomas, Dinoyo, Malang

Selain ditemukan jejak sejarah keberadaan Ken Arok di tempat ini berupa goa dan petirtaan, nama “tlogomas” yang dikenal sekarang ini, menjadi bukti sejarah apabila Joko Lola adalah seorang yang ahli dalam membuat emas. Tlogomas berasal dari kata “telogo” yang berarti telaga dan “emas”. 

Menurut penuturan Elang, pengelolah Situs Karuman, pada jaman dulu, sebelum dibuatkan pemandian, sumber air di situs Karuman ini mengalir membentuk sebuah telaga. Saat hujan turun, tetesan air dari langit yang menimpa telaga ini terlihat seperti gumpalan-gumpalan emas sehingga daerah ini disebut sebagai Tlogo Mas atau Telaga Emas.

Apakah fenomena ini hanya satu kebetulan saja atau berhubungan dengan keberadaan Joko Lola atau Ken Arok di daerah ini? 

Tentunya, tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Semuanya ada keterkaitan dan benang merahnya seperti halnya dengan keberadaan Joko Lola atau Ken Arok yang ahli dalam membuat emas dengan dukuh Karuman ini sehingga nama daerah ini berubah menjadi Tlogomas.

Prasasti Turriyan atau Situs Watu Godek

Prasasti Turriyan atau lebih dikenal dengan nama Situs Watu Godek dibuat pada 24 Juli 929 M atau 851 Saka. Konon, prasasti ini merupakan pennggalan Raja Empu Sindok. Dan prasasti ini merupakan cikal bakal nama Turen yang dalam Pararaton disebut Turyantapada.

ken arok; ken angrok; joko lola; singosari; singhasari; tumapel; situs karuman; situs sekaran; sekarpuro; prasasti turriyan; turen; situs watu godek; mpu sindok
Prasasti Trriyan, Turen, Malang

Selain menjadi jejak keberadaan Ken Arok di desa Turyantapada atau Turriyan atau Turen saat ini, apakah ada hubungan antara Mpu Sindok dengan pemuda dari dusun Pangkur ini?

Pada masa lalu, para pujangga mengungkapkan segala sesuatu dengan simbol atau menggunakan perumpamaan atau kiasan guna menutupi fakta yang sebenarnya. Masih dalam perdebatan para ahli sejarah tentang kaitan antara Mpu Sindok dengan Ken Ndog, ibu dari Ken Arok.

Kisah Pu Palot dalam Pararaton diatas, masih harus ditelusuri lebih jauh lagi. Jika memang, ia membawa emas seberat 5 tail, yang pada waktu itu merupakan benda yang sangat berharga, tentunya, ia tidak mau diantarkan oleh orang yang baru dikenalnya begitu saja.

Alasan yang masuk akal adalah Pu Palot sudah mengenal Ken Arok terlebih dahulu sebagai seseorang yang memiliki hubungan dengan Mpu Sindok karena Turyantapada atau Turriyan adalah wilayah kekuasaannya. Sehingga, dengan tujuan merubah kenakalan pemuda ini, Pu Palot mau diantarkan lalu mengajarkan ilmu membuat emas agar Ken Arok tidak merampok lagi.

Atau Pu Palot mendapat perintah dari Mpu Sindok untuk menemui Ken Arok lalu merubah cara hidupnya? 

Penutup

Emas. Sejak jaman dulu hingga sekarang merupakan benda sangat berharga. Bahkan, status sosial seseorang dapat dinilai dari jumlah emas  yang dimilikinya. Begitu pula dengan kerajaan-kerajaan pada masa lalu.

Dalam rangka menjadi seorang raja, tentunya Ken Arok membutuhkan banyak emas untuk membiayai perjuangannya sehingga ia belajar cara membuat emas dan menyebar-luaskan ilmu yang langka ini kepada pendeta di Turyantapada.

Maka, wajarlah kita sebagai warga Malang, tempat dimana sosok Ken Arok berkiprah, merasa bangga apabila leluhurnya adalah seorang raja besar dan seorang ahli pembuat emas.

0 comments:

Post a Comment