Home » , » Pengalaman Unik, Menarik dan Mistis di Situs Karuman

Pengalaman Unik, Menarik dan Mistis di Situs Karuman

Ayo Dolen Rek Ke Situs Karuman – Banyak cerita-cerita unik dan menarik serta berbau mistis seputar Situs Karuman ini. Namun, cerita-cerita ini akan lebih menarik jika dituturkan langsung oleh pelakunya atau justru kita sendiri yang mengalaminya.

Seperti cerita unik, menarik dan berbau mistis berikut ini yang dituturkan oleh Elang Karuman, pengelolah situs ini dan pengalaman penulis sendiri saat mandi ditempat ini.

Pengalaman Mistis Pengelolah Situs Karuman

Awalnya, petirtaan Ken Arok ini tidak terurus dan terbengkalai. Adalah Elang bersama keluarganya yang masih keturunan langsung dari sesepuh desa, berinisiatif untuk mengubahnya dengan menjadikan tempat ini sebagai satu objek wisata.

Kemudian dibangunlah tempat ini dan dibuat semenarik mungkin sesuai dengan selera anak muda karena jangkauan pasarnya adalah generasi muda. Dibuatlah lukisan-lukisan mural di sepanjang dinding memasuki area ini. Lalu dibuat saung-saung bambu dengan desain unik dan menarik sebagai tempat nongkrong dan bercengkerama.

situs karuman; situs karuman dinoyo; situs karuman tlogomas; situs karuman tlogomas dinoyo malang; jejak masa muda ken arok; joko lola; jejak joko lola; karuman; dinoyo; sungai brantas; mbah aruman
Penampilan baru Situs Karuman, Dinoyo, Malang

Goa Ken Arok dirapikan dan ditata sehingga terlihat bersih dan menarik, begitu pula dengan lingkungan sekitarnya. Sehingga jadilah tempat ini sebagai satu objek wisata yang menarik. Dan, Elang pun berniat membuka dan mengenalkan tempat ini kepada masyarakat umum.

Namun, saat hari pembukaan, justru Elang menemukan mayat seseorang yang terapung di pinggir sungai Brantas. Elang pun mengangkatnya dari sungai lalu melaporkan kejadian itu pada Polisi. Kedatangan Polisi ke tempat ini mengundang kedatangan warga lain dari berbagai daerah untuk melihat sosok mayat tersebut.

situs karuman; situs karuman dinoyo; situs karuman tlogomas; situs karuman tlogomas dinoyo malang; jejak masa muda ken arok; joko lola; jejak joko lola; karuman; dinoyo; sungai brantas; mbah aruman
Sungai Brantas, Dinoyo, Malang

Ternyata sosok mayat tersebut adalah seorang pria berumur 65 tahunan warga Pakisaji, Malang. Entah apa penyebab kematiannya, namun mayat itu terapung di lokasi yang dekat dengan Situs Aruman ini. Dan, Elang adalah orang yang pertama kali melihatnya.

Alih-alih melihat identitas mayat, para warga yang datang justru menikmati suasana baru ditempat ini dengan memesan minuman, duduk di saung-saung bambu dan berfoto di dinding dengan lukisan mural atau berfoto dengan latar jembatan.

Sehingga banyak warga mulai mengenal tempat ini lalu mereka ceritakan lagi kepada sanak kerabat meraka. Dan, Situs Karuman menjadi ramai dikunjungi orang. Boleh dikatakan, jika Elang mendapatkan promosi gratis dengan adanya penemuan mayat tersebut.

Satu peristiwa yang unik dan jarang terjadi.

Keusilan Penghuni Gaib Situs Karuman

Saat berkunjung ke Situs Karuman ini, Penulis bersama seorang teman dan datang pada siang hari. Setelah ngobrol ngalor-ngidul tentang tempat ini bersama Elang, tepat pukul 12.00 WIB, penulis minta ijin untuk mandi di sumber air.

situs karuman; situs karuman dinoyo; situs karuman tlogomas; situs karuman tlogomas dinoyo malang; jejak masa muda ken arok; joko lola; jejak joko lola; karuman; dinoyo; sungai brantas; mbah aruman
Tempat Mandi di Situs Karuman, Dinoyo, Malang

Karena sudah terbiasa mandi di tempat-tempat seperti ini, Penulis pun tidak merasa canggung lagi. Namun, karena tempat mandi disini dalam kondisi tertutup, maka Penulis pun mandi dengan telanjang badan. Satu hal yang tidak pernah dilakukan saat mandi di tempat terbuka.

Nah, pada saat melepaskan celana dalam inilah, penulis bingung mau menaruhnya dimana sementara kepala sudah terlanjur basah. Sehingga penulis meletakkannya saja di dinding di atas pancuran lalu membasahi seluruh badan dengan air yang memancar deras ini.

Rasanya sungguh segar. Mandi dengan air yang memancar langsung dari sumbernya. Jauh berbeda dengan air di rumah yang harus melalui pipa-pipa PDAM terlebih dahulu.

Seusai mandi, penulis kebingungan mencari celana dalam yang diletakkan di atas dinding pancuran air. Padahal selama mandi, penulis masih sempat melihatnya dengan jelas karena berada tepat di depannya. Namun anehnya, setelah mandi, celana dalam yang ada di hadapan itu seolah hilang tanpa bekas.

Dalam keadaan masih telanjang bulat, penulis mencoba mencari celana dalam tersebut ke setiap sudut kamar mandi ini. Takutnya, terjatuh lalu terbawa air dan masuk ke dalam selokan. Namun, setelah mencari ke setiap sudut tempat mandi ini, pakaian penutup alat rahasia ini tidak juga ketemu.  

Dalam kondisi kebingungan, penulis berucap dalam hati. “Mbah… Mosok putune sek tas rene  wes digoda.. Balekno Mbah kampesku..

Setelah berucap seperti itu, tiba-tiba penulis melihat celana dalam itu kembali berada ditempatnya semula yaitu diatas dinding pancuran air. Bergegas, penulis mengambil lalu memakainya kemudian mengenakan seluruh pakaian lengkap dan kembali ngobrol di saung bambu.

Mbah… Mbah.. Usil benar..” Batin Penulis sambil melangkah keluar.

Kejadian ini berlangsung pada siang hari bolong. Dan mungkin, akan berbeda bentuk gangguan dan godaan dari para penghuni gaib tempat ini pada malam hari.

Sejenak, Penulis membayangkan bagaimana kenakalan dan keusilan dari sosok Joko Lola pada masa lalu sehingga sekarang, pada jaman yang jauh berbeda pun masih nakal dan suka usil. Dan, jika bukan beliau sendiri, maka para penghuni disini mungkin saja mengikuti jejaknya. 

Hahaha … Bercanda Mbah..

Akhir Kata

Kejadian-kejadian diatas menunjukkan bahwa setiap tempat memang memiliki penghuni gaib, ada yang baik dan ada pula yang suka iseng serta nakal seperti yang ada di Situs Karuman ini. Sehingga sebelum melakukan sesuatu ditempat ini sebaiknya berdoa terlebih dahulu memohon perlindungan Tuhan YME dan menyapa para penghuni gaibnya.

Bagi Anda yang berjiwa petualang, kejadian tersebut bukanlah hal yang harus ditakuti, tapi justru menjadi satu tantangan untuk semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita terhadap Tuhan YME.

Nah, tunggu apalagi? Mari uji nyali dengan berkunjung ke  Situs Karuman..

Objek Wisata Sejarah Lainnya :




0 comments:

Post a Comment